Indonesiadiscover.com, Pamekasan Pengarahan perdana yang di gelar Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Pamekasan Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur kepada seluruh warga binaan pemasyarakatan (WBP).
Kegiatan pengarahan ini dipimpin langsung oleh Kusnan, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Narkotika Kelas IIA Pamekasan yang baru, didampingi sejumlah pejabat struktural, yakni Kasi Binadik Bapak Rikie, Kasubsi Keamanan Bapak Abdullah, PLH Ka. KPLP Bapak Eeng, Kaur Umum Bapak Syaiful, serta petugas dari masing-masing blok.
Pengarahan perdana yang dilaksanakan secara serentak di aula masing masing Blok bertempat di lapangan utama Las pada Sabtu (17/05) sekitar pukul 08.00 wib.
Dihadapan seluruh warga binaan pemasyarakatan, Kusnan tak lupa memperkenalkan sebagai Kalapas Narkoti yang baru.
Selain perkenalan diri, Kalapas Narkotik Kelas IIA Pamekasan mengajak seluruh WBP untuk bersama-sama menjaga lingkungan Lapas dari praktik negatif seperti HALINAR (Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba).
“Saya hadir di sini bukan hanya sebagai pemimpin, tetapi sebagai bagian dari proses pembinaan kalian. Mari kita ciptakan Lapas ini sebagai tempat pembinaan yang bersih dari HALINAR. Kita jaga bersama ketertiban dan kebersihan demi kenyamanan dan keselamatan kita semua,” tegas Bapak Kusnan dalam arahannya.

Orang nomor satu di lingkungan Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur ini mengajak WBP untuk turut menyukseskan program akselerasi yang dicanangkan oleh Menteri Hukum dan HAM sebagai bentuk dukungan terhadap reformasi pemasyarakatan. Selain itu, beliau menekankan pentingnya menaati peraturan yang berlaku di dalam Lapas.
“Saya ingin kalian tidak ragu untuk bertanya tentang hak-hak kalian, terutama hak integrasi seperti remisi dan pembebasan bersyarat. Lapas ini terbuka untuk dialog dan kami siap membantu,”ungkapnya di sela sela sambutannya, Sabtu (17/05
Selanjutnya , kegiatan diakhir dengan kegiatan sesi tanya jawab yang hangat dan terbuka. Tampak dari para WBP diberikan kesempatan untuk menyampaikan keluh kesah, aspirasi, maupun saran selama menjalani masa pembinaan di Lapas Narkotika Pamekasan.
Dengan pengarahan perdana in, harapan saya menjadi awal yang positif dalam menciptakan hubungan yang harmonis antara Kalapas, jajaran petugas, dan warga binaan, menuju Lapas yang aman, bersih, dan berorientasi pada pembinaan yang manusiawi dan bermartabat, Pungkasnya.(*)



