Posisi Como 1907 di Liga Italia dan Visi Pelatih Cesc Fabregas

Como 1907 saat ini berada dalam posisi yang cukup menggembirakan di klasemen Liga Italia. Mereka menempati urutan keenam dengan 27 poin, yang memberi mereka peluang untuk tampil di kompetisi Eropa pada musim mendatang. Namun, meskipun situasi ini menjanjikan, pelatih kepala Como, Cesc Fabregas, tampaknya lebih fokus pada aspek lain yang jauh lebih penting bagi perkembangan tim.
Pada pertandingan terbaru, Como berhasil mengalahkan Lecce dengan skor 3-0 dalam laga lanjutan Liga Italia 2025/26 di Stadion Via del Mare, pada hari Sabtu (27/12). Hasil ini membuktikan bahwa tim asuhan Fabregas mampu menunjukkan performa yang solid. Bagi sang pelatih, yang terpenting adalah kemajuan berkelanjutan dari para pemain, bukan sekadar angka di klasemen.
“Saya tidak pernah membicarakan klasemen, saya tidak tertarik. Saya ingin tim saya terus berkembang, memberikan segenap hati dan jiwa mereka, dan berprestasi. Para pemain terus berjuang,” ujar Fabregas. Ia menekankan bahwa kemenangan dan poin yang diraih merupakan hasil dari usaha kolektif, bukan tujuan utama.
Fabregas juga menyebut bahwa poin yang diraih dalam tahun kalender itu penting, tetapi tidak menentukan kesuksesan jangka panjang. Ia melihat klub dan timnya sedang berkembang pesat, terutama dalam hal pengembangan pemain muda.
“Terkadang kita terlalu keras mencari tujuan yang sempurna; masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Saya ingin melihat tim yang tumbuh dan mengembangkan nilai pada pemain muda kita. Jangan berpuas diri, kalau tidak, mereka akan menghancurkan kita,” tambahnya.
Gol-gol Kemenangan Como dan Peran Nico Paz

Gol-gol kemenangan Como dalam pertandingan melawan Lecce dicetak oleh Nico Paz, Jacobo Ramon, dan Anastasios Douvikas. Salah satu pencetak gol terbanyak bagi Como musim ini adalah Nico Paz, yang telah mencetak enam gol sepanjang musim. Ia menjadi salah satu pemain penting dalam strategi Fabregas.
“Kami memiliki pemain penting, dia di sini untuk berkembang dan membuat perbedaan dengan pergerakannya dan menciptakan ruang. Anda tidak melihat banyak pemain seperti dia di sepak bola modern; dia adalah gelandang serang murni,” ujar Fabregas tentang Paz. Ia memuji kemampuan pemain Argentina tersebut dalam memengaruhi alur permainan tim.
Namun, Fabregas juga menekankan bahwa Paz masih perlu beradaptasi dengan sepak bola modern. “Pada hari dia meninggalkan Como, dia mungkin akan bermain dalam situasi di mana dia perlu berpikiran terbuka untuk menemukan ruangnya. Ketika dia dalam performa terbaiknya, seperti saat melawan Lecce, dia memberikan banyak hal,” imbuhnya.
Dengan kemenangan ini, Como semakin memperkuat posisinya di klasemen. Meski ada harapan untuk tampil di kompetisi Eropa, Fabregas tetap menjaga fokus pada pembangunan tim secara keseluruhan. Ia percaya bahwa jika semua pemain bekerja sama dan berkembang, maka hasil positif akan datang secara alami.



