Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 28 Januari 2026
Trending
  • Shin Tae Yong Bocorkan Tekanan dan Konflik di Balik Layar Timnas dalam Podcast
  • Serangan Tawon Tewaskan Pasangan: Suami Tewas di Kebun, Istri Meninggal Beberapa Jam Kemudian
  • Pekan Depan, Kemenhub Uji Coba Penegakan Hukum ODOL di 5 Lokasi
  • OJK Tanggapi Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald
  • Top Skor Proliga 2026: LavAni Bintang Asing Ciptakan Kejutan, Megawati di Urutan Enam dengan 97 Poin
  • Dua Wanita dan Satu Pria Tersesat di Sukasada, Suami Tunggu Dua Hari di Rumah
  • Arsenal Kalah dari Man United, Rekor 20 Tahun Liga Inggris Chelsea Tetap Aman
  • Akhyana Kehilangan Motor Kesayangannya di Plumbon
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Beranda » Bupati Aceh Timur Resmikan 35 Hunian Sementara Arakundo
Nasional

Bupati Aceh Timur Resmikan 35 Hunian Sementara Arakundo

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover28 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Peresmian 35 Unit Huntara di Aceh Timur

Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., resmi meresmikan dan menyerahkan kunci 35 unit rumah hunian sementara (huntara) kepada warga terdampak banjir di Gampong Arakundo, Kecamatan Simpang Ulim, pada Sabtu (24/1/2026). Peresmian ini dilakukan secara simbolis sebagai bentuk komitmen pemerintah kabupaten dalam mempercepat pemulihan pasca-bencana banjir.

Sebanyak 35 unit huntara dibangun khusus untuk warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana. Dalam pernyataannya, Bupati menyampaikan bahwa di Gampong Arakundo tercatat sebanyak 190 kepala keluarga terdampak banjir. Rinciannya adalah 39 rumah rusak berat, 106 rumah rusak sedang, dan 91 rumah rusak ringan. Untuk mendukung para korban, disiapkan 35 unit huntara komunal serta empat unit huntara insitu. Dana Tunggu Hunian tidak dialokasikan untuk wilayah tersebut.

Pada kesempatan itu, Bupati juga menyerahkan kunci secara simbolis dan menyatakan bahwa seluruh unit huntara telah siap ditempati oleh warga, terutama menjelang bulan suci Ramadan. Ia menjelaskan bahwa setiap unit telah dilengkapi dengan fasilitas penunjang seperti mushala, dapur umum, WC, serta fasilitas listrik dan internet gratis.

“Seluruh fasilitas sudah kami cek langsung dan dipastikan selesai 100 persen. Pengerjaan dilakukan oleh PT Haka Utama Karya melalui Danantara,” ujar Bupati.

Progres Pembangunan Huntara di Wilayah Lain

Selain di Gampong Arakundo, pembangunan huntara juga sedang berlangsung di wilayah lain di Kecamatan Simpang Ulim, khususnya di Blang Nie, kawasan sekitar Jembatan Arakundo. Progres pembangunan di lokasi tersebut telah mencapai lebih dari 85 persen dan akan segera dilakukan peresmian serta penyerahan kunci kepada masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Aceh Timur juga terus mendorong pembangunan huntara di kecamatan lain yang belum tersentuh, seperti Gampong Grong-grong serta sejumlah desa di Kecamatan Pante Bidari, yakni Desa Sahra Raja dan Desa Sijudo.

Setiap unit huntara dilengkapi dengan dua ranjang, kasur, bantal, kipas angin, lemari plastik, serta terpal pada bagian lantai guna menunjang kenyamanan penghuni. Untuk keluarga dengan jumlah anggota lebih banyak, khususnya yang memiliki anak-anak, Bupati meminta pihak desa berkoordinasi dengan posko kabupaten untuk penambahan kasur jika diperlukan.

Data Kerusakan Rumah dan Progres Pembangunan Huntara

Berdasarkan pembaruan data per Jumat (24/1/2026), jumlah rumah rusak berat di Kabupaten Aceh Timur mencapai 3.834 unit. Dari jumlah tersebut, Dana Tunggu Hunian tercatat sebanyak 430 unit, sementara kebutuhan huntara mencapai 3.413 unit, terdiri atas 2.592 unit insitu dan 821 unit komunal.

Adapun progres fisik pembangunan huntara saat ini telah mencapai 749 unit, yang terdiri dari 637 unit insitu dan 112 unit komunal. Sementara itu, sebanyak 2.664 unit huntara belum memasuki tahap pembangunan, dengan rincian 1.955 unit insitu dan 709 unit komunal.

Bupati mengakui seluruh data kerusakan untuk pembangunan huntara tahap pertama telah ditangani. Namun, ia membuka ruang pengajuan data lanjutan pada gelombang kedua dengan catatan data yang disampaikan harus valid dan tidak bersifat manipulatif.

Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur telah menurunkan tim verifikasi ke gampong-gampong yang melibatkan berbagai unsur guna melakukan pengecekan dan validasi data di lapangan.

Harapan Bupati dan Apresiasi Terhadap Semua Pihak

Bupati berharap masyarakat dapat bersabar sembari pemerintah terus bekerja maksimal dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak, mulai dari pemerintah desa, relawan, hingga pihak swasta, atas kerja sama dan kepedulian dalam membantu warga terdampak banjir.

“Pemerintah Kabupaten Aceh Timur akan terus hadir dan bekerja bersama masyarakat hingga seluruh proses pemulihan selesai. Kami ingin memastikan warga dapat kembali tinggal dengan aman, layak, dan nyaman,” tutup Al-Farlaky.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Serangan Tawon Tewaskan Pasangan: Suami Tewas di Kebun, Istri Meninggal Beberapa Jam Kemudian

28 Januari 2026

Pekan Depan, Kemenhub Uji Coba Penegakan Hukum ODOL di 5 Lokasi

28 Januari 2026

OJK Tanggapi Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald

28 Januari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Shin Tae Yong Bocorkan Tekanan dan Konflik di Balik Layar Timnas dalam Podcast

28 Januari 2026

Serangan Tawon Tewaskan Pasangan: Suami Tewas di Kebun, Istri Meninggal Beberapa Jam Kemudian

28 Januari 2026

Pekan Depan, Kemenhub Uji Coba Penegakan Hukum ODOL di 5 Lokasi

28 Januari 2026

OJK Tanggapi Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald

28 Januari 2026
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?