Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 28 Januari 2026
Trending
  • Nutrijell Perkenalkan ‘House of Jelly’ di KidZania Jakarta, Edukasi Profesi Chef Kue untuk Anak dan Keluarga
  • Basarnas: Pergerakan Smartwatch Buktikan Farhan Masih Hidup
  • Shin Tae Yong Bocorkan Tekanan dan Konflik di Balik Layar Timnas dalam Podcast
  • Serangan Tawon Tewaskan Pasangan: Suami Tewas di Kebun, Istri Meninggal Beberapa Jam Kemudian
  • Pekan Depan, Kemenhub Uji Coba Penegakan Hukum ODOL di 5 Lokasi
  • OJK Tanggapi Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald
  • Top Skor Proliga 2026: LavAni Bintang Asing Ciptakan Kejutan, Megawati di Urutan Enam dengan 97 Poin
  • Dua Wanita dan Satu Pria Tersesat di Sukasada, Suami Tunggu Dua Hari di Rumah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Beranda » BRI Monetisasi Emas Mampu Kerek PDB Indonesia hingga Rp245 Triliun
Nasional

BRI Monetisasi Emas Mampu Kerek PDB Indonesia hingga Rp245 Triliun

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover26 Februari 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

IndonesiaDiscover –

BRI: Monetisasi Emas Mampu Kerek PDB Indonesia hingga Rp245 Triliun
Peresmian kegiatan usaha bulion BRI di Menara Gade, Jakarta, Rabu (26/2/20250.(MI/Insi Nantika Jelita)

DIREKTUR Utama (Dirut) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI, Sunarso, mengungkapkan monetisasi emas lewat kegiatan usaha bulion diperkirakan mengerek produk domestik bruto (PDB) Indonesia hingga Rp245 triliun. Hal ini disampaikan Sunarso usai peresmian bank emas atau bullion bank oleh Presiden Prabowo Subianto di Gade Tower, Jakarta, Rabu (26/2). 

Ia mengungkapkan potensi emas yang disimpan masyarakat secara mandiri amat besar hingga 1.800 ton. Dengan hadirnya layanan bank emas seperti, tabungan emas, deposito emas, hingga pembiayaan berbentuk logam mulia dapat menggenjot pertumbuhan ekonomi nasional.

“Bank emas akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dari sisi nominal sekitar Rp245 triliun. Itu akan menyumbang PDB kita,” ujar Dirut BRI. 

Baca juga : Presiden Prabowo Dijadwalkan Resmikan Bank Emas

Kehadiran bank emas melengkapi ekosistem emas Tanah Air dari hulu sampai hilir. Mulai dari industri pengolahan yang mampu memproduksi, hingga sektor yang memperdagangkan dan menyimpan emas sebagai investasi. Kegiatan usaha bulion pun diyakini dapat menciptakan nilai tambah ekonomi dan membuka 1,8 juta lapangan pekerjaan baru. 

“Singkat cerita tujuan berdirinya bank emas adalah meningkatkan nilai tambah emas. Dari emas sebagai raw material atau bahan baku, kemudian menjadi produk-produk turunan emas. Dan diperkirakan akan mampu menyerap tambahan tenaga kerja hingga 1,8 juta,” imbuhnya. 

Sebagai induk Holding Ultra Mikro (UMi), BRI memberikan apresiasi kepada Pegadaian yang telah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menjalankan kegiatan usaha bulion. Sunarso menegaskan pihaknya akan terus mendukung Pegadaian dalam menjalankan kegiatan tersebut guna mendorong pertumbuhan ekonomi.

Pegadaian resmi menjadi bank emas pertama di Indonesia. Hal ini setelah diterbitkan  surat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. S-325/PL.02/2024 menyetujui Pegadaian untuk melaksanakan kegiatan usaha bank emas alias bulion. Usaha tersebut mencakup deposito emas, pinjaman modal kerja emas, jasa titipan emas korporasi maupun perdagangan emas

“Pembentukan bullion bank bagi BRI sangat penting. Karena ini akan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru. Kami mendukung Pegadaian karena bagian dari holding ultra mikro yang 99% sahamnya dimiliki oleh BRI,” pungkas Sunarso. (E-4)

BRI Emas hingga Indonesia Kerek mampu Monetisasi PDB Rp245 Triliun
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Nutrijell Perkenalkan ‘House of Jelly’ di KidZania Jakarta, Edukasi Profesi Chef Kue untuk Anak dan Keluarga

28 Januari 2026

Basarnas: Pergerakan Smartwatch Buktikan Farhan Masih Hidup

28 Januari 2026

Serangan Tawon Tewaskan Pasangan: Suami Tewas di Kebun, Istri Meninggal Beberapa Jam Kemudian

28 Januari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Nutrijell Perkenalkan ‘House of Jelly’ di KidZania Jakarta, Edukasi Profesi Chef Kue untuk Anak dan Keluarga

28 Januari 2026

Basarnas: Pergerakan Smartwatch Buktikan Farhan Masih Hidup

28 Januari 2026

Shin Tae Yong Bocorkan Tekanan dan Konflik di Balik Layar Timnas dalam Podcast

28 Januari 2026

Serangan Tawon Tewaskan Pasangan: Suami Tewas di Kebun, Istri Meninggal Beberapa Jam Kemudian

28 Januari 2026
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?