Laga PSBS Biak vs PSIM Yogyakarta: Wasit Tak Beri Hadiah Penalti Meski Ada Pelanggaran di Dalam Kotak
Pertandingan antara PSBS Biak melawan PSIM Yogyakarta dalam match day ke-23 Super League 2025/2026 berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta pada Jumat, 27 Februari 2026 pukul 20.30 WIB. Laga ini menjadi sorotan karena terjadi insiden pelanggaran yang mengakibatkan wasit utama melakukan review on field dan tidak memberi hadiah penalti untuk PSIM Yogyakarta meskipun ada tayangan ulang yang menunjukkan adanya pelanggaran.
Insiden di Menit Ke-76
Pada menit ke-76, wasit utama menerima panggilan dari wasit VAR setelah Nurhidayat melakukan pelanggaran terhadap Sheva di dalam kotak penalti PSBS Biak. Namun, setelah dilakukan review on field, wasit memutuskan bahwa pelanggaran tersebut tidak layak diberi hadiah penalti. Dalam tayangan ulang, terlihat jelas bahwa Nurhidayat menjatuhkan Sheva menggunakan tangannya, tetapi wasit tidak memberi sinyal penalti.
PSBS Biak kini tertinggal 1-3 dari PSIM Yogyakarta setelah gol-gol yang dicetak oleh Ramos Mingo, Ze Valente, dan Ezequiel Vidal.
Jalannya Laga Babak Pertama
PSBS Biak tampil agresif sejak menit awal dengan serangan-serangan yang terus-menerus mengancam gawang PSIM Yogyakarta. Pada menit ke-5, Fahreza mencoba tendangan spekulasi dari luar kotak penalti, tetapi bola melambung tinggi di atas mistar gawang.
Serangan balik PSBS Biak pada menit ke-10 nyaris membobol gawang PSIM Yogyakarta, tetapi umpan Ruyery berhasil dipotong oleh bek lawan. Pada menit ke-14, Yusaku Yamadera melesatkan assist mematikan yang hampir saja membahayakan gawang PSBS Biak, tetapi bola berhasil dipotong oleh pemain belakang.
PSIM Yogyakarta unggul pada menit ke-15 lewat tandukan Ramos Mingo setelah menerima umpan lambung dari Ezequiel Vidal. Serangan PSBS Biak pada menit ke-21 gagal membuahkan gol, meskipun lini belakang PSIM Yogyakarta sedikit kewalahan.
Cahya Supriadi melakukan beberapa penyelamatan gemilang, termasuk menepis tendangan Ruyery di menit ke-23 dan menangkap tendangan Pablo Andrade dari skema tendangan bebas di menit ke-28. Pada menit ke-31, Cahya Supriadi juga berhasil menepis tendangan Luquinhas.
Eduardo Barbosa berhasil mencetak gol untuk PSBS Biak pada menit ke-36 setelah menerima umpan cut back dari Luquinhas. PSIM Yogyakarta sempat mendapatkan momentum untuk kembali unggul pada menit ke-45, tetapi Fahreza gagal menerima umpan terobosan dari Nermin Haljeta.
Babak Kedua
PSIM Yogyakarta terus bermain terbuka dan menyerang setelah gawang Cahya Supriadi kebobolan. Pada menit ke-46, Ezequiel Vidal mengirim umpan crossing untuk Haljeta, tetapi gagal diterima dengan baik. Pada menit ke-50, Ruyery terlalu terburu-buru melesatkan tendangan ke gawang setelah mendapat umpan cut back dari Luquinhas, tetapi bola melenceng jauh dari target.
Pada menit ke-52, Ezequiel Vidal memiliki peluang emas di dalam kotak penalti PSBS Biak, tetapi tendangannya diblok oleh bek lawan. Fahreza melesatkan header pada menit ke-57, tetapi tandukannya jauh dari target.
PSIM Yogyakarta kembali unggul pada menit ke-64 setelah Ramos Mingo mencetak gol setelah menerima umpan Ze Valente dari skema tendangan bebas. Ze Valente menambah keunggulan buat PSIM Yogyakarta pada menit ke-68 setelah memanfaatkan bola liar pasca-Kadu gagal menepis tendangan Deri Corfe.
Pada menit ke-73, PSIM Yogyakarta mendapat peluang emas lewat tendangan bebas di sisi kiri luar kotak pertahanan PSBS Biak. Ze Valente sebagai eksekutor mengirim umpan ke Ezequiel Vidal, tetapi gagal membuahkan gol.
Susunan Pemain
PSBS Biak
Starter: Kadu, Arif Budiyono, Myeonghyeong Hwang, Nurhidayat, Pablo Andrade, Sandro Embalo (C), Damianus Adiman Putra, Eduardo Miguel Ramos Barbosa, Nelson Alom, Claudio dos Santos, dan Ruyery Alfonso Blanco Yus.
Cadangan: Dimas Gali, Patrias Rumere, Heri Susanto, Ilham Udin Armaiyn, Arjuna Agung, Samuel Viktor Gwijangge, Raja Imam Siregar, Thobias Junior Solossa, Moses Elias Almendo Madjar, Ians Mordekhai Rumbewas, Iqbal Hadi Perdana, dan Hari Ardiansyah.
Pelatih: Marian Mihail
PSIM Yogyakarta
Starter: Cahya Supriadi, Fahreza Sudin, Franco Ramos Mingo (C), Johannes Daniel Maria Van Der Avert, Rio Hardiawan, Yusaku Yamadera, Ze Valente, Rahmatshoh Ramatzoda, Nermin Haljeta, Ezequiel Vidal, dan Riyatno Abiyoso.
Cadangan: Dede Sapari, Irfan, Deri Corfe, Donny Warmerdam, Reva Adi, Rendra Teddy Wijanarko, Muhammad Iqbal, Ghulam Fatkur Rahman, Harlan Suardi, Andy Setyo, Sheva Maresca Amavisca, dan Raka Cahyana.



