Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 4 Maret 2026
Trending
  • 7 Jenis Kaca Modern yang Fungsional dan Indah
  • Dua Polisi Dipecat, Tiga Lainnya Jalani Sidang Etik dalam Kasus Pemerkosaan Calon Polwan di Jambi
  • 40 Soal PTS PAI Kelas 5 Semester 2 Kurikulum Merdeka + Kunci Jawaban
  • Hasil Liverpool vs West Ham: Skor 5-2, Gol Penalti dari Sepak Bola
  • 12 Ramalan Shio Besok Minggu 1 Maret 2026: Cinta, Karier, dan Angka Keberuntungan
  • Soal OSN IPS SD 2026 dan Jawaban Lengkap, Materi Kelas 3-6
  • Harga iPhone 16 Pro Turun Rp5,5 Juta, Ini Saatnya Upgrade Ponsel Terbaik
  • 5 Weton yang Diprediksi Cepat Capai Stabilitas Ekonomi pada Februari 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Pariwisata»Benarkah Penerbangan dari Bandara Kecil Lebih Hemat? Ini Penjelasan Ahli
Pariwisata

Benarkah Penerbangan dari Bandara Kecil Lebih Hemat? Ini Penjelasan Ahli

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover26 Desember 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



Harga tiket pesawat yang terus meningkat sering kali membuat rencana liburan terasa menjadi beban finansial yang berat. Namun, para ahli perjalanan menemukan satu strategi sederhana yang bisa membantu mengurangi biaya sekaligus mengurangi stres saat melakukan perjalanan.

Cara tersebut adalah dengan memilih terbang dari bandara yang lebih kecil atau alternatif. Apakah ini benar-benar efektif?



Menurut laporan dari Dollar Flight Club, bandara-bandara kecil yang biasanya berada sekitar 30 hingga 100 mil (48 hingga 160 km) dari bandara utama cenderung menawarkan tarif penerbangan yang lebih murah. Selain itu, antrean keamanan lebih singkat dan suasana bandara yang lebih lengang membuat pengalaman perjalanan terasa lebih santai.

Bandara alternatif ini sering menjadi basis maskapai berbiaya rendah seperti Avelo, Allegiant, Spirit, dan Frontier. Tarif yang ditawarkan bahkan bisa mencapai 50 persen lebih murah dibandingkan penerbangan dari bandara besar.



Salah satu alasan utama harga tiket lebih murah adalah biaya operasional bandara yang lebih rendah. Bandara sekunder umumnya memiliki biaya pendaratan, fasilitas, dan pajak per penumpang yang lebih kecil dibandingkan bandara utama. Penghematan ini memungkinkan maskapai menjual tiket dengan harga yang lebih kompetitif.

Tak hanya itu, saat maskapai membuka rute baru di bandara kecil, mereka sering menawarkan tarif perkenalan dalam periode terbatas. Pada enam hingga 12 bulan pertama pengoperasian rute, harga tiket biasanya dipatok lebih rendah untuk menarik minat penumpang.

Sebagai contoh, Dollar Flight Club mencatat tarif pulang-pergi rata-rata dari Orlando Sanford International Airport hanya sekitar 116,79 dolar AS (sekitar Rp 1,9 juta), jauh lebih murah dibandingkan Orlando International Airport yang mencapai 269,61 dolar AS (sekitar Rp 4,1 juta).



Perbedaan harga tentu bergantung pada wilayah, sehingga calon penumpang disarankan membandingkan seluruh opsi bandara yang tersedia. Di kota-kota besar dengan banyak bandara, pilihan ini semakin luas.

Di New York City, misalnya, penumpang tidak hanya bisa memilih JFK, LaGuardia, dan Newark, tetapi juga bandara regional seperti Islip (ISP) dan Newburgh (SWF). Sementara di Los Angeles, alternatif selain LAX meliputi Burbank (BUR), Long Beach (LGB), dan Ontario (ONT). Warga San Francisco Bay Area juga dapat membandingkan penerbangan dari SFO dengan Oakland (OAK) dan San Jose (SJC).

Menariknya, dalam beberapa kasus bandara alternatif justru bisa lebih dekat ke tujuan akhir perjalanan.

Waspadai Biaya Tambahan

Meski menawarkan harga tiket lebih murah, para ahli mengingatkan penumpang untuk tetap memperhitungkan biaya tersembunyi. Jarak bandara yang lebih jauh dari rumah atau destinasi bisa meningkatkan biaya transportasi darat, parkir, bahan bakar, atau layanan ride-hailing.

Selain itu, maskapai berbiaya rendah kerap memisahkan biaya tiket dengan bagasi dan pemilihan kursi, sehingga total pengeluaran bisa membengkak jika tidak diperhitungkan sejak awal.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

7 hotel dekat Bandara Ngurah Rai, ideal untuk transit

3 Maret 2026

Jadwal Kapal Labobar 2026: Diskon Tiket Mudik Lebaran Terbaru

2 Maret 2026

Jadwal dan harga tiket bus AKAP Bali ke Jawa Minggu (22/2), cek sekarang!

1 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

7 Jenis Kaca Modern yang Fungsional dan Indah

4 Maret 2026

Dua Polisi Dipecat, Tiga Lainnya Jalani Sidang Etik dalam Kasus Pemerkosaan Calon Polwan di Jambi

4 Maret 2026

40 Soal PTS PAI Kelas 5 Semester 2 Kurikulum Merdeka + Kunci Jawaban

4 Maret 2026

Hasil Liverpool vs West Ham: Skor 5-2, Gol Penalti dari Sepak Bola

4 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?