Israel Adesanya, petarung UFC ternama, tampaknya sedang dalam fase yang penuh tantangan. Meski sering dianggap telah pensiun, ia justru menunjukkan semangat yang tinggi untuk kembali bertarung. Pemilik julukan The Last Stylebender ini sebelumnya terakhir kali tampil pada 1 Februari 2025 lalu. Dalam pertandingan tersebut, ia kalah dari Nassourdine Imavov, yang menjadi momen penting dalam perjalanan karierannya.
Setelah kekalahan tersebut, muncul spekulasi bahwa Adesanya akan menghadapi Sean Strickland. Namun, rencana itu tidak terwujud karena lawan yang seharusnya adalah Strickland justru mendapat jadwal bertarung dengan petarung lain. Hal ini memperkuat ketidakpastian tentang kapan Adesanya akan kembali melangkah ke ring.
Meskipun begitu, Adesanya secara tegas menolak isu pensiun yang sering beredar. Ia menegaskan bahwa dirinya masih ingin bertarung, bahkan jika itu berisiko. Bagi Adesanya, pertarungan bukan lagi sekadar tentang sabuk juara. Ia memiliki dua sabuk juara yang tersimpan di rumahnya, dan meskipun terlihat menarik, ia lebih fokus pada pengalaman bertarung itu sendiri.
“Setiap kali saya berada di Auckland, setiap hari saya selalu mendapat pertanyaan, ‘Oh, kudengar kau sudah pensiun’, dan saya selalu menjelaskan diri saya,” ujarnya. “Bagi saya, ini bukan lagi tentang sabuk juara. Saya punya dua sabuk juara yang berkilau di rumah. Kelihatannya bagus, tapi saya hanya ingin bertarung.”
Ia juga menyebutkan bahwa tujuannya adalah melakukan hal-hal seperti yang ia lakukan saat meraih sabuk juara. Meski performanya tetap baik, ia ingin bertarung dengan lebih bebas dan mencoba hal-hal berisiko seperti dulu. Contohnya, ia pernah mencoba gerakan berguling saat melawan Brad Tavares, meski akhirnya gagal. Kini, ia ingin mencoba hal-hal serupa lagi.
Adesanya kini menghadapi situasi yang cukup sulit. Catatan tiga pertandingan terakhirnya kurang memuaskan, dengan kekalahan yang terus-menerus menghiasi rekornya. Meski demikian, ia tetap menunjukkan semangat yang tak pernah padam. Momen comeback-nya masih menjadi misteri, tapi satu hal yang pasti: Israel Adesanya belum siap untuk berhenti bertarung.



