Penulis: admin_indonesiadiscover

Perdebatan tentang Pelibatan TNI dalam Penanganan Terorisme Anggota Komisi I DPR, Amelia Anggraini, menyampaikan bahwa komisinya akan meminta pemerintah untuk menjelaskan dasar pertimbangan wacana pelibatan TNI dalam penanganan terorisme. Wacana ini muncul dari draf peraturan presiden yang belum ditandatangani. Amelia mendukung tindakan negara dalam memberantas terorisme, namun ia menegaskan bahwa wacana pelibatan TNI tidak boleh mengakibatkan melemahnya sistem demokrasi dan supremasi sipil. Menurutnya, pelibatan TNI harus selaras dengan aturan seperti UU TNI, UU Terorisme, dan prinsip supremasi sipil. Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan bahwa dokumen tersebut belum final dan hanya akan dibahas lebih lanjut. Ia meminta publik agar…

Read More

Kritik Terhadap Penggunaan Dana Bencana Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Fraksi Golkar, Khalid, mengingatkan pemerintah baik tingkat pusat maupun daerah agar tidak menggunakan dana bencana untuk membayar tunjangan atau biaya perjalanan dinas pejabat negara. Ia menyoroti bahwa kebijakan ini dapat menyebabkan penggunaan dana yang tidak tepat sasaran. “Karena pejabat melakukan survei dan monitoring lapangan, kemudian tunjangan atau biaya perjalanan dinasnya dibebankan ke dana bencana,” ujar Khalid, Minggu (11/1/2026). Ia menekankan pentingnya penggunaan dana bencana Sumatera, khususnya Aceh, agar bisa tepat sasaran sehingga pemulihan bisa segera diatasi. “Ini kerja-kerja kemanusiaan lho. Kita harus bekerja ikhlas untuk memulihkan Aceh pascabencana.…

Read More

Status Tanggap Darurat Bencana Banjir Diperpanjang Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Drs. Wasis Nugraha, mengumumkan bahwa status tanggap darurat bencana banjir di wilayah tersebut kembali diperpanjang selama tujuh hari ke depan atau hingga Senin (19/1/2026). Pernyataan ini disampaikan pada Senin (12/1/2026), setelah melihat kondisi yang masih memprihatinkan akibat banjir. Status tanggap darurat sebelumnya berakhir pada hari ini, namun karena situasi yang belum membaik dan hasil rapat bersama pihak terkait, maka keputusan untuk memperpanjang status tersebut diambil. Ini merupakan perpanjangan ketiga kali sejak awal bencana banjir terjadi. Kondisi Terkini Banjir di Kabupaten Banjar Berdasarkan data dari Pusdalops BPBD Kabupaten Banjar, hingga…

Read More

Gelombang Kerusuhan di Iran yang Menewaskan Ratusan Orang Di tengah gelombang kerusuhan yang sedang berlangsung di Iran, lebih dari 500 orang telah meninggal dunia. Situasi ini memicu ancaman dari pihak Teheran terhadap pangkalan militer Amerika Serikat jika Presiden Donald Trump melakukan intervensi dalam mendukung pengunjuk rasa. Menurut laporan terbaru yang dikumpulkan oleh aktivis di dalam dan luar Iran, kelompok HAM berbasis di AS, HRANA, telah memverifikasi kematian 490 pengunjuk rasa dan 48 personel keamanan. Selain itu, lebih dari 10.600 orang dilaporkan ditangkap dalam dua pekan terakhir aksi unjuk rasa. Sampai saat ini, Pemerintah Iran belum merilis angka resmi korban. Seorang…

Read More

Pernikahan Darma Mangkuluhur dan Patricia Schuldtz Dihadiri Keluarga Cendana Pernikahan antara Darma Mangkuluhur dan Patricia Schuldtz resmi digelar pada hari Minggu (11/1/2026) kemarin. Acara tersebut menjadi momen spesial yang dihadiri oleh seluruh anggota Keluarga Cendana, termasuk para kerabat dan sahabat dekat pasangan ini. Darma Mangkuluhur dan Patricia Schuldtz menggelar akad nikah dengan penuh kekhidmatan. Keduanya tampil dalam busana kebaya berwarna putih, sesuai dengan tradisi adat Jawa. Patricia Schuldtz, yang memiliki wajah bule, dirias dengan menggunakan tata rias khas Jawa Solo. Dahinya dihiasi paes berwarna hitam lengkap dengan aksesori berupa roncean bunga mawar asli. Keluarga Cendana berkumpul untuk menyaksikan prosesi sakral…

Read More

Kunjungan Damai Hari Lubis dan Eggi Sudjana ke Rumah Jokowi Memicu Spekulasi Kunjungan Damai Hari Lubis dan Eggi Sudjana ke kediaman Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) di Solo, Jawa Tengah, memantik beragam tafsir di ruang publik. Beberapa pihak menduga pertemuan itu sarat makna politis, sementara yang lain menilainya sebagai gestur personal atau bahkan dikaitkan dengan isu permintaan maaf. Damai Hari Lubis memilih tidak melawan arus spekulasi tersebut. Baginya, publik berhak menafsirkan apa pun. “Publik bebas berpendapat,” kata Damai, Minggu (11/1/2026). Namun di balik riuh tafsir tersebut, Damai menegaskan satu hal. Yaitu pertemuan itu, menurutnya, tidak berangkat dari kepentingan pribadi…

Read More