Pengalaman Traumatis Aurelie Moeremans dalam Memoar “Broken Strings”
Aurelie Moeremans, seorang aktris ternama asal Belgia yang kini tinggal di Indonesia, telah merilis bukunya yang pertama berjudul Broken Strings: Fragments of a Stolen Youth pada bulan Oktober 2025. Buku ini menceritakan pengalaman pahitnya sebagai korban dari proses child grooming dan manipulasi hubungan tidak sehat saat masih remaja. Dalam memoar nonfiksi ini, Aurelie mengungkapkan bagaimana dirinya menjadi korban tindakan orang dewasa yang membangun kepercayaan anak dengan tujuan untuk mengeksploitasi atau melecehkannya.
Buku yang ditulis dalam dua bahasa, yaitu Bahasa Indonesia dan Inggris, kini tengah viral dan telah diakses oleh ribuan orang secara daring. Kehadiran buku ini tidak hanya menarik perhatian publik, tetapi juga memicu diskusi tentang pola asuh orang tua Aurelie. Sejumlah figur publik Tanah Air pun ikut terlibat dalam isu ini, meskipun Aurelie sendiri meminta masyarakat untuk tidak mencari-cari tokoh nyata dari kisahnya dalam kehidupan nyata.
Sorotan Terhadap Pola Asuh Orang Tua
Seorang selebgram ternama, Tengku Zanzabella, yang berasal dari Medan, Sumatera Utara, mendadak menyoroti pola asuh orang tua Aurelie Moeremans. Ia mempertanyakan bagaimana seorang anak bisa mengalami pengalaman traumatis seperti yang diceritakan dalam buku tersebut. Zanzabella menyampaikan pendapatnya melalui media sosial, di mana ia mengatakan bahwa semua yang terjadi harus dibahas secara terbuka, termasuk peran orang tua dalam kasus ini.
“Dari awal pun ada keterlibatan orang tua di sana, karena semua sudah ramai, mari kita bahas pola asuh,” ujarnya dalam sebuah unggahan Instagram.
Viralnya buku Broken Strings juga menyeret nama-nama publik figur lainnya. Salah satunya adalah aktor Roby Tremonti, yang pernah menikahi Aurelie pada tahun 2011. Ia dianggap sebagai tokoh ‘Bobby’ dalam cerita Aurelie, sehingga menjadi sorotan warganet. Selain itu, aktris Nikita Willy juga turut dihujat lantaran dianggap sebagai sosok yang pernah melakukan perundungan pada Aurelie.
Pernyataan Aurelie dan Dukungan dari Zanzabella
Menyikapi banyaknya pihak yang ikut terseret dalam isu ini, Aurelie Moeremans meminta warganet untuk tidak lagi mencari-cari tokoh nyata dari kisahnya dalam kehidupan nyata. Ia menegaskan bahwa kisah dalam bukunya adalah fiktif dan tidak bertujuan untuk menuduh siapa pun.
Zanzabella sepakat dengan pernyataan Aurelie. Ia menyampaikan dukungan kepada aktris 32 tahun tersebut, sambil memberikan pesan bahwa ia penasaran dengan pola asuh orang tua Aurelie hingga putrinya bisa bertemu dengan sosok ‘Bobby’ seperti yang diceritakan dalam buku itu.
“Si Aurel ‘jangan mengejar ciri-ciri orang di dalam Broken Strings’, gue sepakat. Tapi gue saranin lu untuk ngebahas perasaan hancur lu semasa masih bersama orang tua lu sampai ketemu si ‘Bobby’, gue penasaran sama pola asuh mereka,” kata Zanzabella.
Dukungan Megan Domani
Selain Zanzabella, seorang aktris bernama Megan Domani, yang merupakan kekasih adik Aurelie, Jeremie Moeremans, juga memberikan dukungan kepada Aurelie setelah buku Broken Strings viral. Meski buku ini menuai pro dan kontra, Megan tetap memberikan dukungan kepada calon kakak iparnya.
Megan mengaku telah menghubungi langsung Aurelie yang kini tinggal di Amerika Serikat untuk menyampaikan dukungannya. Ia menyatakan bahwa ia selalu mendukung Kak Aurelie dan akan terus memberikan semangat.
“Aku udah chat langsung sama Kak Aurelie pastinya. Aku support kakak ipar aku pastinya. Aku semangatin terus pastinya,” ujarnya.
Ia juga merasa lega karena Aurelie akhirnya berhasil menceritakan pengalaman pahitnya dalam bentuk buku. “Aku seneng akhirnya Kak Aurelie bisa menuangkan semua di buku,” tutup Megan Domani.



