Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, 31 Maret 2026
Trending
  • Rekomendasi tempat hiking: Gunung Gajah Mungkur di Sukoharjo cocok untuk pemula
  • Jadwal MotoGP Amerika 2026 COTA Live Trans7: Marquez dan Bagnaia Siap Berlaga
  • Kunci Jawaban PAI Kelas 7 Kurikulum Merdeka: Soal Pilihan Ganda Bab 3 Halaman 67-70
  • Kode Redeem FF Hari Ini: Dapatkan Bundle Rampage Legendaris Gratis
  • Oknum TNI Diduga Pukul Pendaki Gunung Lewotobi di Flores Timur
  • Robert Leonard Marbun Dilantik Jadi Sekjen Kemenkeu, Ini Profilnya
  • Prediksi Skor Venezuela vs Trinidad dan Tobago, Head-to-Head & Statistik di FIFA Series 2026
  • Mengapa IU dan Byeon Woo Seok Pilih Bintangi Drakor Perfect Crown?
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Atap Ambrol, Siswa SDN 1 Plosorejo Blora Belajar di Aula Balai Desa
Nasional

Atap Ambrol, Siswa SDN 1 Plosorejo Blora Belajar di Aula Balai Desa

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover24 Januari 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kondisi Ruang Kelas SDN 1 Plosorejo yang Mengkhawatirkan

Atap di ruang kelas 3 Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Plosorejo, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, dalam kondisi ambrol. Genteng pecah terlihat berserakan di lantai ruang kelas tersebut. Sementara itu, meja dan kursi sudah ditumpuk dan tertutup debu tipis. Selain itu, plafon di ruang kelas 1 dan 2 juga mengalami kerusakan.

Kondisi ketiga ruang kelas yang membahayakan ini memaksa aktivitas belajar mengajar dipindahkan ke Aula Balai Desa. Meskipun begitu, masih ada satu ruang kelas lain yang kondisinya juga membahayakan, yaitu ruang kelas 6. Sebagian plafon di ruang kelas tersebut sudah ambrol.

Hal ini membuat siswa merasa waswas saat proses pembelajaran berlangsung. “Ya takut, kalau atapnya tiba-tiba jatuh kena kepala,” ujar Dimas, salah seorang siswa kelas 6 saat ditemui di sela-sela pembelajaran, Senin (19/1/2026). Lebih lanjut, Dimas berharap ruang kelasnya itu segera diperbaiki. “Harapannya agar segera diperbaiki,” ujarnya.

Belajar di Aula Balai Desa

Pandangan tak biasa terlihat di Aula Balai Desa Plosorejo. Sejumlah anak-anak tengah mengikuti proses pembelajaran. Dengan beralaskan tikar, para siswa tampak fokus mendengarkan guru yang tengah mengajar. Tak ada kursi atau meja. Saat menulis, para siswa itu harus berposisi seperti bersujud.

Di area Balai Desa, tampak sejumlah orang tua yang sedang menunggu anak-anaknya yang sedang belajar. Mereka merasa prihatin karena anak-anaknya harus belajar dengan fasilitas yang ala kadarnya. Sebab, ruang kelas di SDN 1 Plosorejo rusak parah.

“Prihatin mas, semoga cepat dibenerin sekolahnya, cepat dapat bantuan,” ujar Jartatik, salah seorang wali murid saat ditemui di sela-sela menunggui anaknya. Jartatik menyampaikan bahwa proses belajar mengajar dipindah ke Aula Balai Desa sejak sepekan yang lalu. “Sudah semingguan ini dipindah ke Balaidesa, semoga Dinas Pendidikan cepat turun tangan, cepat diperbaiki sekolahannya. Biar anak-anak bisa belajar dengan nyaman,” jelasnya.

Penjelasan dari Kepala Sekolah

Sugito, Kepala Sekolah SDN 1 Plosorejo, mengatakan ketiga ruang kelas sudah mulai rusak sejak 2023. “Ini mulai rusak tahun 2023. Kemudian tahun 2024 sudah mulai runtuh atapnya ruangan ini, sudah bolong. Kemudian saat ini malah lebih parah lagi,” terangnya, sembari menunjukkan atap yang ambrol di ruang kelas 3.

Sugito menyampaikan bahwa pembangunan sekolah terakhir kali dilakukan pada 2016. Adapun penyebab ambrolnya atap tersebut adalah bangunan yang sudah tua dan kayu dimakan rayap. “Penyebabnya dari rayap. Jadi usuk sama reng (penyangga atap) itu sudah dimakan rayap, terakhir dibangun tahun 2016. Tapi kelihatannya dulu hanya bagian atap dan lantai yang diperbaiki, dinding dan lain sebagainya itu masih bangunan lama,” terangnya.

Masalah dalam Pengajuan Perbaikan

Sugito menyebut ada beberapa ruang sekolah yang rusak. Selain tiga ruang kelas yang sudah tidak bisa digunakan, ada ruang lain yang kondisinya rusak, yakni ruang UKS. “Ada empat ruang, Kelas 1, 2, dan 3 dan ruang UKS. Itu ruang yang tidak difungsikan. Di ruang kelas lain juga sudah mulai rusak seperti kelas 6, tapi masih kami fungsikan,” jelasnya.

Pihak sekolah telah mengajukan agar ruang kelas yang rusak tersebut bisa mendapatkan bantuan untuk perbaikan. “Tahun 2024 saya sudah mengajukan. Terus kemudian tahun 2025 saya perbaharui lagi pengajuannya, dan yang ketiga kemarin ada proyek revitalisasi, saya sudah juga mengajukan. Tapi semuanya belum ada tindakan apapun juga.”

“Kendalanya dari Dapodik. Jadi waktu itu dari pihak desa belum memasukkan ke SIPD. Ya jadi di sana ada kendalanya mau dicover tapi dari desa belum ada pengajuan lewat SIPD. Jadi agak tertunda,” terangnya.

Proses Belajar Mengajar Sementara

Oleh karena itu, sebagian siswa yang ruang kelasnya rusak, proses belajar mengajar dipindahkan ke Aula Balai Desa dan Ruang PKK. “Pindahnya mulai tahun semester ini, minggu kemarin,” ujarnya. Pihaknya menyampaikan bahwa Dinas Pendidikan Blora belum melakukan peninjauan terhadap kondisi ruang kelas yang rusak tersebut.

“Kami berharap segera diperbaiki karena bagaimanapun juga ini adalah sarana yang harus diperbaiki agar anak-anak itu bisa belajar dengan nyaman,” jelasnya.

Adapun jumlah siswa di SDN 1 Plosorejo mencapai sekitar 123 peserta didik.




Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Rekomendasi tempat hiking: Gunung Gajah Mungkur di Sukoharjo cocok untuk pemula

31 Maret 2026

Oknum TNI Diduga Pukul Pendaki Gunung Lewotobi di Flores Timur

31 Maret 2026

Robert Leonard Marbun Dilantik Jadi Sekjen Kemenkeu, Ini Profilnya

31 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Rekomendasi tempat hiking: Gunung Gajah Mungkur di Sukoharjo cocok untuk pemula

31 Maret 2026

Jadwal MotoGP Amerika 2026 COTA Live Trans7: Marquez dan Bagnaia Siap Berlaga

31 Maret 2026

Kunci Jawaban PAI Kelas 7 Kurikulum Merdeka: Soal Pilihan Ganda Bab 3 Halaman 67-70

31 Maret 2026

Kode Redeem FF Hari Ini: Dapatkan Bundle Rampage Legendaris Gratis

31 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?