Kemenangan Spektakuler Real Madrid atas AS Monaco
Real Madrid berhasil mencatat kemenangan terbesar mereka musim ini dengan mengalahkan AS Monaco dengan skor 6-1 dalam laga ketujuh babak penyisihan grup Liga Champions. Performa yang ditunjukkan oleh tim berjuluk Los Blancos tidak hanya mengejutkan, tetapi juga menjadi momen penting dalam perjalanan mereka di kompetisi antar klub terbesar Eropa ini.
Pertandingan ini terasa istimewa karena Real Madrid mampu bangkit setelah melewati beberapa hari yang penuh tantangan. Santiago Bernabéu menjadi saksi bagaimana para pemain tampil dengan semangat kolektif yang tinggi. Dendam seolah dikubur, dan stadion bersatu memberi dukungan penuh kepada tim kesayangan mereka.
Sejak menit awal, Real Madrid tampil agresif, menekan tanpa henti, dan benar-benar menguasai lawan lewat intensitas permainan yang konsisten. Mereka mampu membangun alur permainan yang menyerang dan efektif, sehingga membuat AS Monaco kesulitan untuk merespons.
Arda Guler Menjadi Bintang Utama
Dalam pertandingan ini, Arda Guler kembali menunjukkan kemampuannya sebagai salah satu pemain paling menonjol. Gelandang muda asal Turki itu menjadi bagian penting dari permainan tim asuhan Álvaro Arbeloa, dan kontribusinya mendapat pengakuan langsung dari sang pelatih setelah laga.
“Kamu lebih baik dari yang saya duga, kamu memiliki visi yang luar biasa,” ujar Arbeloa kepada Guler. Pujian tersebut tidak hanya menyoroti kualitas teknis, tetapi juga sikap dan ambisi Güler di lapangan.
Güler kembali dipercaya tampil sebagai starter, melanjutkan peran pentingnya setelah menjadi kunci kemenangan liga melawan Levante. Dalam beberapa pekan terakhir, peran Güler sempat sedikit berkurang setelah lini tengah diperkuat dengan pemain yang lebih mengandalkan fisik. Namun, melawan Monaco, ia menjawab kepercayaan itu dengan performa penuh energi dan kecerdasan bermain.
Kontribusi Besar Tanpa Bola
Sejak awal hingga akhir laga, Güler tampil sangat aktif. Bersama Jude Bellingham, ia menjadi otak permainan tim. Salah satu momen krusial datang dari assist brilian yang ia ciptakan, berawal dari aksi akrobatik Eduardo Camavinga, sebelum bola mengalir hingga berujung gol kedua tim pada menit ke-26. Alur permainan itu mencerminkan betapa cair dan kompaknya kerja sama antarpemain.
Tak hanya piawai mengatur tempo, Güler juga menunjukkan kontribusi besar tanpa bola. Ia kerap menjadi opsi umpan pertama di lini tengah yang kini terlihat lebih rapat dan terorganisir. Komitmen bertahan pun terlihat jelas, dengan beberapa kali ia sukses merebut kembali penguasaan bola.
Pemain bernomor punggung 15 itu akhirnya ditarik keluar pada menit ke-76 setelah mencatat tujuh kali perebutan bola. Sebelum diganti, ia nyaris mencetak gol keempat tim setelah menerima umpan matang di dalam kotak penalti, meski akhirnya gol tercatat sebagai bunuh diri lawan.
Peran Penting di Tim Real Madrid
Penampilan ini sekali lagi menegaskan status Arda Guler sebagai pemain dengan masa depan cerah di Real Madrid. Selain bakat alaminya sebagai playmaker, ia menunjukkan perkembangan signifikan dalam aspek permainan tanpa bola dan adaptasi taktik—dua area yang sebelumnya kerap dianggap sebagai titik lemah.
Kerja samanya dengan pemain lain di lini tengah dan lini serang terlihat semakin matang. Ia membangun koneksi yang solid dengan rekan-rekannya, sekaligus menunjukkan bahwa dirinya mampu berkontribusi lebih dari sekadar kreativitas.
Dengan performa seperti ini, Güler tak hanya kembali, tetapi juga mengirim pesan kuat bahwa ia siap menjadi bagian penting dari proyek jangka panjang Real Madrid. Malam gemilang melawan Monaco bisa jadi menjadi titik balik yang menentukan dalam perjalanannya.



