Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 29 Januari 2026
Trending
  • Kejutan Transfer: Dion Marx Resmi Bergabung dengan Persib Bandung
  • Tindakan Richard Lee Pasca-Jadi Tersangka, Gugat Polda Metro Jaya via Praperadilan, Doktif: Tekanan
  • Alvia Nur Vida: Dari Tari Hobi Jadi Jalur Hidup di Sanggar Tresna Budaya Semarang
  • Prediksi Pertandingan Arsenal vs Manchester United di Liga Inggris
  • Mental Juara dan Comeback Mengagumkan: Lima Gol di Emirates, United Kalahkan Arsenal
  • Pemkab Basel Pastikan Pasokan Gas Melon Lancar, Ribuan Tabung Didistribusikan Harian
  • Ter Stegen bantu Girona raih poin pertama di laga debut vs Getafe
  • Datangkan Kurzawa, Persib Puncaki Daftar Pemain Termahal Super League
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Beranda » Apindo Nyatakan Kondisi Perusahaan di Cimahi Terpuruk, Lebih Parah Dibanding Pandemi
Nasional

Apindo Nyatakan Kondisi Perusahaan di Cimahi Terpuruk, Lebih Parah Dibanding Pandemi

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover26 Februari 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

IndonesiaDiscover –

Apindo Nyatakan Kondisi Perusahaan di Cimahi Terpuruk, Lebih Parah Dibanding Pandemi
Buruh di Kota Cimahi saat menggelar unjuk rasa(MI/DEPI GUNAWAN)

ASOSIASI Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Cimahi menyebutkan, saat ini kondisi banyak perusahaan sedang terpuruk sehingga berdampak pada pemutusan hubungan kerja (PHK).

Sekretaris Apindo Kota Cimahi, Christina Sri Manunggal mengatakan, kondisi ini terjadi sejak pandemi Covid-19 beberapa tahun lalu. Meski telah normal, kondisi perusahaan bukan membaik namun malah kian terpuruk.

“Saat itu kita terpaksa berhenti. Kalau ini mungkin ada rentetan dari dampak pandemi waktu itu jadi panjang, efeknya krisis jadi berkepanjangan,” katanya, Rabu (26/2).

Baca juga : Menteri LH: Sampah Pasar Tradisional Tanggung Jawab Pengelola

Dia merasa kondisi sekarang lebih berat dibanding pandemi hingga berdampak pada produksi perusahaan. Lebih dari itu, kondisi perusahaan mengalami penurunan order karena masuknya produk impor terutama tekstil.

“Karena bahan baku mahal, ditambah persaingan impor dari luar yang masuk, jadi membuat industri cukup berat. Gak tau mungkin ini kelesuan ekonomi dunia atau apa saya kurang ngerti, tapi order berkurang,” tuturnya.

Agar bertahan dan tidak berhenti produksi, lanjut dia, perusahaan harus melakukan efisiensi. Namun demikian, perusahaan tetap berusaha mempertahankan pekerja di tengah kondisi ini.

Baca juga : Bencana di Kota Cimahi, 131 Rumah Rusak

“Supaya bisa bertahan, kita harus efisiensi segala pengeluaran. Pengusaha berusaha mempertahankan yang ada, cuma paling kontrak pekerja mulai sedikit dikurangi, belum bisa nambah karyawan,” jelasnya.

Di tengah kondisi itu, PT Mbangun Praja Industri (Bapintri) terpaksa melakukan PHK massal sebanyak 267 orang pekerja. Lebih tragisnya, perusahaan harus berhenti produksi karena terus mengalami kerugian.

“Info terakhir di PT Bapintri ada PHK sebanyak 267 orang, suratnya sudah kami terima. Perusahaan sudah tidak beroperasi lagi dikarenakan mengalami kerugian sejak Covid-19,” terang Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Jamsostek pada Disnaker Kota Cimahi, Febie Perdana.

 

 

Apindo Cimahi Dibanding Kondisi lebih Nyatakan Pandemi Parah perusahaan Terpuruk
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Tindakan Richard Lee Pasca-Jadi Tersangka, Gugat Polda Metro Jaya via Praperadilan, Doktif: Tekanan

29 Januari 2026

Pemkab Basel Pastikan Pasokan Gas Melon Lancar, Ribuan Tabung Didistribusikan Harian

29 Januari 2026

Pembaruan kasus kematian Lula Lahfa: Polisi periksa Reza Arap pada Senin 26 Januari 2026

29 Januari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Kejutan Transfer: Dion Marx Resmi Bergabung dengan Persib Bandung

29 Januari 2026

Tindakan Richard Lee Pasca-Jadi Tersangka, Gugat Polda Metro Jaya via Praperadilan, Doktif: Tekanan

29 Januari 2026

Alvia Nur Vida: Dari Tari Hobi Jadi Jalur Hidup di Sanggar Tresna Budaya Semarang

29 Januari 2026

Prediksi Pertandingan Arsenal vs Manchester United di Liga Inggris

29 Januari 2026
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?