Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 21 Februari 2026
Trending
  • 5 fakta penting dan rute tol Jakarta–Subang untuk perjalanan ke Jawa Barat
  • 7 rekomendasi baju koko lokal terbaik untuk Lebaran, nyaman dan modis
  • Persib vs Ratchaburi FC, Tantangan Berat Maung Menuju 8 Besar ACL 2
  • Daftar Lengkap Dana Desa 2026 Kabupaten Ketapang, 71 Desa Terima Lebih dari Rp370 Juta
  • Kekejaman Brigadir Rizka, Hancurkan Hati Suami dengan Pembunuhan dan Penipuan Uang
  • Mengenal Net Buy Asing dan Dampaknya pada IHSG
  • Harga Toyota Alphard G 2012 Bekas, MPV Keluarga Murah
  • Damri luncurkan rute baru Jakarta–Denpasar melalui Tol Trans Jawa: Jadwal, harga, dan titik naik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Apakah Suhu Dingin Mengurangi Tegangan Aki?
Ragam

Apakah Suhu Dingin Mengurangi Tegangan Aki?

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover27 Desember 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Pengaruh Suhu Dingin terhadap Kinerja Aki Kendaraan

Suhu lingkungan memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan efisiensi reaksi kimia di dalam sel baterai kendaraan. Fenomena penurunan performa aki saat cuaca dingin sering kali menjadi masalah bagi para pemilik mobil, terutama ketika kendaraan diparkir dalam waktu lama di area dengan kelembapan tinggi atau suhu ekstrem. Penurunan temperatur udara bukan hanya sekadar masalah kenyamanan, tetapi juga tantangan fisik bagi cairan elektrolit dalam menjaga kelancaran aliran listrik. Memahami bagaimana suhu dingin memengaruhi kinerja internal aki akan membantu dalam melakukan perawatan preventif agar sistem starter tetap handal meski dalam kondisi lingkungan yang tidak ideal.

1. Perlambatan Reaksi Kimia dan Peningkatan Resistansi Internal



Di dalam setiap unit aki, energi listrik dihasilkan melalui proses reaksi kimia antara pelat timbal dan cairan asam sulfat. Ketika suhu udara menurun drastis, aktivitas molekuler di dalam cairan elektrolit akan mengalami perlambatan secara signifikan. Secara teknis, suhu dingin meningkatkan viskositas atau kekentalan cairan elektrolit, yang mengakibatkan pergerakan ion-ion menjadi lebih lambat dan sulit mencapai pelat baterai untuk menghasilkan arus listrik.

Kondisi ini menciptakan hambatan dalam atau resistansi internal yang jauh lebih tinggi dibandingkan saat suhu normal. Sebagai ilustrasi, pada suhu sekitar 0° Celsius, sebuah aki mungkin kehilangan sekitar 20% hingga 30% dari kapasitas daya simpan murninya. Akibatnya, tegangan yang tersedia untuk menghidupkan mesin menjadi jauh lebih kecil, meskipun secara fisik aki tersebut sebenarnya tidak dalam kondisi rusak atau bocor.

2. Beban Kerja Mesin yang Meningkat Saat Suhu Rendah



Selain melemahkan kemampuan aki dalam mengeluarkan strum, suhu dingin juga menciptakan beban mekanis yang lebih berat bagi kendaraan. Oli mesin cenderung mengental saat terpapar udara dingin, sehingga komponen-komponen di dalam blok mesin menjadi lebih sulit untuk digerakkan. Hal ini memaksa motor starter untuk bekerja ekstra keras dan menarik arus listrik dalam jumlah yang sangat besar dari aki yang performanya justru sedang menurun.

Fenomena ini sering disebut sebagai penurunan daya Cold Cranking Amps (CCA). Aki harus menyalurkan energi puncak secara instan di saat reaksi kimianya sedang berada di titik terlemah. Kombinasi antara oli yang kaku dan arus listrik yang lambat inilah yang sering kali membuat suara mesin terdengar berat saat baru dinyalakan di pagi hari yang dingin. Jika kondisi ini dibiarkan terus-menerus tanpa adanya pemanasan mesin yang cukup, masa pakai aki akan terpangkas lebih cepat dari seharusnya.

3. Risiko Pengosongan Daya Permanen dan Pembekuan Elektrolit



Aki yang dalam kondisi lemah atau kekurangan setrum lebih rentan mengalami kerusakan permanen saat terpapar suhu dingin dibandingkan aki yang terisi penuh. Cairan elektrolit pada aki yang sehat memiliki kandungan asam yang pekat sehingga memiliki titik beku yang sangat rendah. Namun, pada aki yang dayanya sudah merosot, kandungan asam di dalamnya akan berubah menjadi lebih banyak air. Hal ini membuat cairan di dalam sel aki lebih mudah membeku pada suhu dingin yang ekstrem.

Pembekuan ini dapat menyebabkan kerusakan fisik pada struktur pelat internal atau bahkan menyebabkan dinding aki menjadi retak dan bocor. Oleh karena itu, memastikan aki selalu dalam kondisi terisi penuh melalui pengisian alternator yang rutin sangatlah krusial di wilayah dengan suhu rendah. Suhu dingin memang tidak secara langsung “membuang” arus seperti korsleting, namun ia menciptakan lingkungan yang mempercepat degradasi energi dan membuat aki kehilangan kemampuannya untuk menyimpan setrum dalam jangka waktu lama.

Bunyi Tik-tik, Krek-krek, Duk-duk dari Kaki-Kaki Mobil, Ini Penyebabnya

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Harga Toyota Alphard G 2012 Bekas, MPV Keluarga Murah

21 Februari 2026

Harga Mitsubishi Mirage 2013 Bekas Semakin Murah, Cek Disini

21 Februari 2026

Harga turun drastis! BYD Song Ultra EV hanya Rp438 juta, jarak tempuh 710 km

20 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

5 fakta penting dan rute tol Jakarta–Subang untuk perjalanan ke Jawa Barat

21 Februari 2026

7 rekomendasi baju koko lokal terbaik untuk Lebaran, nyaman dan modis

21 Februari 2026

Persib vs Ratchaburi FC, Tantangan Berat Maung Menuju 8 Besar ACL 2

21 Februari 2026

Daftar Lengkap Dana Desa 2026 Kabupaten Ketapang, 71 Desa Terima Lebih dari Rp370 Juta

21 Februari 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?