Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 19 Februari 2026
Trending
  • Tanggal 16 Februari 2026 Jadi Hari Apa? 3 Peringatan Penting
  • Saham pilihan siap melonjak di tahun kuda api: siapkan keuntungan
  • Skrining HIV di Bengkulu, Lima Wanita Diduga Terlibat Prostitusi Ditemukan
  • 3 Hari Sebelum Ramadan, Niat Qadha dan Panduan Lengkap Bayar Utang Puasa
  • Daftar Tim Lolos 16 Besar Piala FA: Arsenal dan Peluang City Bertahan
  • Jasa Raharja Gelar Mudik Gratis 2026: Syarat, Rute, dan Lokasi Keberangkatan
  • Ramalan Zodiak Libra Hari Ini: Finansial, Karier, Kesehatan, dan Lainnya
  • 6 Shio yang Rezekinya Tak Pernah Putus, Seperti Dipaksa Kaya oleh Nasib
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Otomotif»Apakah aroma mobil baru berbahaya bagi kesehatan?
Otomotif

Apakah aroma mobil baru berbahaya bagi kesehatan?

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover4 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Aroma Baru di Kabin Mobil: Simbol Kemewahan atau Bahaya Tersembunyi?

Saat pertama kali memasuki kabin mobil baru, aroma khas yang tercium sering kali dianggap sebagai tanda kemewahan dan kebanggaan bagi pemiliknya. Bagi banyak orang, aroma ini memberikan rasa puas secara psikologis, seolah-olah menandakan keberhasilan dan kesegaran dari sebuah produk yang baru saja keluar dari pabrik. Namun, di balik keharuman yang menarik ini, terdapat fakta ilmiah yang jarang diketahui oleh masyarakat luas.

Kandungan Senyawa Kimia Organik di Dalam Kabin



Aroma mobil baru bukanlah parfum yang sengaja disemprotkan oleh produsen, melainkan hasil dari proses yang dikenal dengan istilah outgassing atau penguapan senyawa kimia. Material seperti plastik, busa kursi, perekat karpet, kulit sintetis, dan pelapis dasbor melepaskan senyawa organik yang mudah menguap, dikenal sebagai Volatile Organic Compounds (VOC). Beberapa zat yang sering ditemukan dalam proses ini antara lain benzena, toluena, dan formaldehida yang digunakan dalam proses manufaktur komponen interior.

Zat-zat kimia ini dilepaskan secara masif saat mobil masih dalam kondisi sangat baru. Konsentrasinya dapat meningkat berkali-kali lipat ketika kendaraan terparkir di bawah terik matahari, karena suhu panas mempercepat proses penguapan material padat menjadi gas. Meskipun bagi sebagian orang aroma ini terasa menyenangkan, secara teknis individu tersebut sedang menghirup campuran polutan kimia dalam ruang yang tertutup rapat dan sempit.

Dampak Kesehatan dan Risiko Jangka Pendek



Paparan terhadap konsentrasi VOC yang tinggi di dalam ruang kabin dapat memicu berbagai reaksi fisik, terutama bagi individu yang memiliki sensitivitas tinggi terhadap zat kimia. Gejala yang paling umum ditemukan adalah sakit kepala, pusing, mual, hingga iritasi pada mata dan tenggorokan. Dalam beberapa kasus, pengemudi mungkin merasa cepat lelah atau mengalami gangguan konsentrasi akibat menghirup udara yang terkontaminasi zat sisa produksi tersebut selama perjalanan jauh.

Efek ini sering kali disebut sebagai “Sick Car Syndrome”, di mana kualitas udara di dalam kendaraan jauh di bawah standar kesehatan udara luar ruangan. Meskipun dampak jangka panjangnya masih terus diteliti, paparan benzena dan formaldehida dalam durasi yang sangat lama secara teori berkaitan dengan risiko gangguan kesehatan yang lebih serius. Oleh karena itu, penting untuk tidak menganggap remeh reaksi tubuh yang muncul saat berada di dalam kendaraan yang masih baru.

Langkah Mitigasi untuk Mengurangi Paparan Polutan



Ada beberapa cara efektif yang bisa dilakukan untuk meminimalisir risiko kesehatan tanpa harus kehilangan kenyamanan berkendara. Langkah yang paling utama adalah dengan melakukan ventilasi udara secara maksimal; membuka semua jendela selama beberapa menit sebelum mulai berkendara sangat disarankan untuk membuang udara jenuh kimia yang terperangkap di dalam. Hindari memarkir mobil langsung di bawah sinar matahari dalam waktu lama, atau gunakan pelindung kaca depan guna menjaga suhu kabin tetap rendah.

Selain itu, sangat disarankan untuk tidak menggunakan pengharum ruangan tambahan pada mobil baru, karena hal tersebut justru akan menambah beban kimia di udara kabin. Seiring berjalannya waktu, biasanya setelah enam bulan hingga satu tahun, tingkat outgassing akan menurun secara alami karena sebagian besar zat kimia telah menguap sepenuhnya. Dengan pengelolaan sirkulasi udara yang baik, risiko kesehatan dapat ditekan seminimal mungkin hingga aroma tersebut hilang dengan sendirinya.

Waktu Terbaik untuk Membeli Mobil Baru

Awal tahun sering dianggap sebagai waktu yang paling tepat untuk membeli mobil baru. Banyak produsen menawarkan diskon atau promo khusus di awal tahun, termasuk penawaran harga yang lebih murah dibandingkan periode lainnya. Selain itu, pembelian mobil baru di awal tahun juga memberi kesempatan bagi konsumen untuk mendapatkan model terbaru yang belum pernah dipasarkan sebelumnya. Dengan mempertimbangkan faktor-faktor ini, memilih waktu yang tepat untuk membeli mobil bisa menjadi langkah strategis untuk mendapatkan nilai terbaik.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Awal 2026, Penjualan Mobil Hybrid Sedikit Menurun, Tapi Innova Zenix Jadi Favorit Konsumen

19 Februari 2026

Februari 2026, Kredit Motor Murah: Cicilan Rp700 Ribu hingga Diskon Rp24 Juta!

19 Februari 2026

Harga Terbaru Toyota Veloz Hybrid EV 2026: Era Baru Mobil Keluarga

19 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Tanggal 16 Februari 2026 Jadi Hari Apa? 3 Peringatan Penting

19 Februari 2026

Saham pilihan siap melonjak di tahun kuda api: siapkan keuntungan

19 Februari 2026

Skrining HIV di Bengkulu, Lima Wanita Diduga Terlibat Prostitusi Ditemukan

19 Februari 2026

3 Hari Sebelum Ramadan, Niat Qadha dan Panduan Lengkap Bayar Utang Puasa

19 Februari 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?