Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 21 Maret 2026
Trending
  • Bank Besar Kompak Buyback Saham Saat Harga Turun
  • Jenis-jenis Infaq Beserta Arti dan Contoh
  • LPEM UI: Ancaman Perang Bisa Dorong Defisit APBN ke 3,5%
  • Sipil Desak Prabowo Cabut Telegram Panglima TNI, Ini Alasannya
  • Gen Z, Perang Hibrid, dan Ketahanan Mental di Era Konflik Global
  • Mengenal Dana Triliun Rupiah Danantara
  • Bayi viral di bak sampah perumahan Bekasi, wajah ibu terpampang CCTV
  • Mudik Lebaran Dekat, Herman Khaeron Pastikan Stok BBM Aman
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Olahraga»Apa Itu Time Clock? Aturan Baru BWF Diuji Coba di Indonesia Masters 2026
Olahraga

Apa Itu Time Clock? Aturan Baru BWF Diuji Coba di Indonesia Masters 2026

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover7 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Aturan Baru Time Clock yang Akan Diterapkan di Indonesia Masters 2026

BWF (Federasi Bulu Tangkis Dunia) telah mengumumkan aturan baru yang akan diterapkan dalam turnamen bulu tangkis, termasuk Indonesia Masters 2026. Salah satu aturan tersebut adalah Time Clock, yang bertujuan untuk mempercepat ritme pertandingan dan memastikan setiap pemain menjalani permainan secara efisien.

Apa Itu Time Clock?

Time Clock adalah sistem penghitung waktu yang akan diterapkan dalam pertandingan bulu tangkis. Aturan ini menetapkan batas konsisten sepanjang 25 detik untuk jeda antar-reli ketika tidak ada insiden yang terjadi. Sistem ini dimaksudkan untuk mencegah pemain mengulur-ulur waktu dan memastikan pertandingan berjalan lancar tanpa gangguan.

Aturan ini sedang diuji coba di beberapa turnamen BWF World Tour sebelum diterapkan secara penuh. Uji coba akan dilakukan sepanjang tahun 2026 untuk turnamen-turnamen tertentu. Pengurus bidang hubungan luar negeri PP PBSI, Bambang Roedyanto, menyatakan bahwa Time Clock akan diuji mulai dari babak kualifikasi hingga main draw di Daihatsu Indonesia Masters.

Perubahan dalam Aturan Perawatan Medis

Sebelum adanya Time Clock, BWF sempat membuat aturan yang melarang pemain melakukan perawatan medis kecuali saat interval, yaitu setelah poin ke-11 atau akhir gim. Aturan ini sempat menjadi kontroversi, terutama setelah cedera serius yang dialami tunggal putra Malaysia, Lee Zii Jia, saat terkena getahnya di BWF World Tour Finals 2024.

Namun, BWF telah mengubah aturan tersebut sebelum Time Clock diterapkan sepenuhnya. Pemain kini diberi kebebasan lebih dalam melakukan aktivitas seperti minum air, mengelap keringat, atau memotong senar raket yang rusak. Aktivitas lain yang dibebaskan dalam batasan waktu meliputi perawatan mandiri dengan plester, kompres, dan semprotan pendingin.

Proses Pelaksanaan Time Clock

Sistem Time Clock akan diaktifkan saat umpire memperbarui skor pertandingan. Pemain yang mendapat giliran memberikan servis harus sudah berada dalam posisi siap sebelum batas waktu 25 detik berakhir. Sementara itu, pemain yang mendapat giliran menerima servis tidak boleh mengulur-ulur waktu sesudahnya.

Wasit memiliki hak untuk memberi pengecualian kepada pemain yang mengalami protes, cedera, atau membutuhkan waktu ekstra untuk mengelap lapangan. Sebelumnya, pemain yang dinilai mengulur-ulur waktu akan mendapat peringatan terlebih dahulu sebelum menerima kartu.

Manfaat dan Tantangan Aturan Ini

Dengan adanya Time Clock, para pemain akan memiliki kebebasan lebih dalam menjalani pertandingan, tetapi juga dibatasi dalam durasi agar ritme pertandingan tetap lancar. Aturan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pertandingan dan memastikan setiap pemain bermain secara fair play.

Meski begitu, aturan ini juga menimbulkan tantangan bagi pemain dan wasit dalam menjalankan proses pertandingan. Kepatuhan terhadap aturan harus dilakukan dengan baik agar tidak mengganggu jalannya pertandingan.

Penutup

Aturan Time Clock akan menjadi salah satu inovasi besar dalam dunia bulu tangkis. Dengan uji coba yang dilakukan di beberapa turnamen, BWF berharap aturan ini dapat diterapkan secara efektif dan memberikan manfaat bagi seluruh pemain dan penggemar bulu tangkis. Dengan demikian, pertandingan akan lebih cepat, adil, dan menarik untuk disaksikan.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Pembaruan klasemen Super League: Borneo FC kejar Persib, Malut United bangkit lagi dalam perburuan gelar

21 Maret 2026

Prediksi Skor Milan vs Inter: Derby Panas, Rossoneri Harus Menang

21 Maret 2026

Tiket Final Four dan Grand Final Proliga 2026 Mulai Dijual, Harga Terendah Rp150 Ribu

20 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Bank Besar Kompak Buyback Saham Saat Harga Turun

21 Maret 2026

Jenis-jenis Infaq Beserta Arti dan Contoh

21 Maret 2026

LPEM UI: Ancaman Perang Bisa Dorong Defisit APBN ke 3,5%

21 Maret 2026

Sipil Desak Prabowo Cabut Telegram Panglima TNI, Ini Alasannya

21 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?