Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, 16 Maret 2026
Trending
  • KDMP: Kontrak Ekonomi Desa, Harapan dan Risiko Hukum
  • Jadwal Imsakiyah Kota Palu 7 Maret 2026, Kapan Waktu Berbuka?
  • Ulasan Nubia Neo 5: Ponsel Gaming Murah dengan Layar 120Hz dan Chipset Unisoc T820
  • 5 strategi bisnis saat momen mudik Lebaran
  • Tiga Berita Terpopuler Padang: Kafe Karaoke Ramai Pengunjung, Terdakwa Korupsi Trans Padang Divonis
  • Andie Dinialdie, Ketua DPRD Sumsel, Viral karena Anggaran Biliar Ratusan Juta
  • Pertandingan Kiper Liverpool Jadi Incaran Inter Milan, Juventus, dan AS Roma
  • 5 MBTI Pria Penggemar Sepatu Sneakers, Gaya Jadi Ciri Khas!
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Anti Gagal! 10 Tanaman Hidroponik Sederhana untuk Pemula
Ragam

Anti Gagal! 10 Tanaman Hidroponik Sederhana untuk Pemula

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover16 Maret 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Apa Itu Tanaman Hidroponik?



Faba Photography / Getty Images

Hidroponik adalah teknik bercocok tanam yang menggunakan media berbasis air sebagai pengganti tanah. Anda juga bisa memanfaatkan media alternatif seperti serat kelapa, perlit, atau vermikulit untuk menopang tanaman. Teknik ini sangat cocok bagi mereka yang ingin menanam tanaman di area terbatas tanpa harus mengandalkan tanah.

Kelebihan Tanaman Hidroponik

  1. Dapat Ditanam di Area Terbatas



    Carlina Teteris / Getty Images

    Salah satu keunggulan utama dari tanaman hidroponik adalah kemampuannya untuk ditanam di area yang sempit. Karena tidak memerlukan tanah, Anda bisa menanam tanaman di ruangan, balkon, atau bahkan di dalam rumah.

  2. Tanaman Lebih Cepat Tumbuh



    Prapat Aowsakorn / Getty Images

    Dengan menggunakan media air yang kaya nutrisi, tanaman hidroponik tumbuh lebih cepat dibandingkan dengan metode tradisional. Selain itu, tanaman juga terhindar dari hama yang biasanya muncul di tanah.

Kekurangan Tanaman Hidroponik

  1. Berpotensi Tertular Zat Berbahaya pada Tanaman



    Kevin Norris / The Spruce

    Meskipun efisien, tanaman hidroponik memiliki risiko tertular zat berbahaya atau penyakit melalui media air. Oleh karena itu, penting untuk memeriksa kualitas air secara rutin agar kondisi tanaman tetap optimal.

  2. Sering Mengabaikan Pencahayaan



    Kevin Norris / The Spruce

    Pencahayaan merupakan faktor penting dalam pertumbuhan tanaman hidroponik. Jika area yang digunakan minim cahaya, maka tanaman akan sulit berkembang. Untuk mengatasi hal ini, tersedia lampu LED khusus yang dapat digunakan sebagai pencahayaan tambahan.

10 Contoh Tanaman Hidroponik

  1. Selada



    Getty Images

    Selada adalah salah satu tanaman hidroponik yang paling mudah ditanam. Anda bisa menanamnya dalam jumlah kecil dan secara berkala. Selada siap dipanen setelah 25 hingga 60 hari.

  2. Bayam



    Getty Images

    Bayam juga cocok ditanam dengan teknik hidroponik. Tanaman ini tumbuh subur di suhu dingin di bawah 23 derajat Celsius dan siap dipanen dalam waktu 28 hingga 55 hari.

  3. Kale



    Trubus

    Tanaman kale memiliki akar yang besar sehingga membutuhkan tantangan lebih. Lebih baik menanamnya dalam jumlah kecil dan panen secara individu setelah 50 hingga 55 hari.

  4. Basil



    Getty Images

    Semua jenis basil dapat ditanam dengan baik menggunakan teknik hidroponik selama mendapatkan cukup cahaya. Basil siap dipanen setelah 65 hingga 70 hari.

  5. Seledri



    Wachirapan Sinyungtanakul / Getty Images

    Seledri membutuhkan waktu lebih lama untuk berkecambah, namun setelah mulai tumbuh, ia akan bertumbuh lebih lebat dan harum. Seledri membutuhkan cahaya matahari yang cukup untuk tumbuh.

  6. Daun Ketumbar



    Getty Images

    Daun ketumbar tumbuh lebih cepat dibandingkan seledri. Anda bisa mendapatkan daun ketumbar segar yang siap panen setelah 55 hingga 75 hari.

  7. Stroberi



    Epic Gardening

    Stroberi lebih menantang untuk ditanam dengan teknik hidroponik. Anda memerlukan tanaman kecil yang sudah berbunga. Pastikan nutrisi terpenuhi dengan menggunakan teknik film nutrisi (NFT). Stroberi siap dipanen setelah 28 hingga 42 hari.

  8. Tomat



    Simonkr / Getty Images

    Tomat dapat melakukan proses penyerbukan sendiri, namun mengguncang cabang-cabang yang berbunga dapat mempercepat pematangan. Tomat siap dipanen setelah 75 hingga 90 hari.

  9. Cabai



    Dmytro Skrypnykov / Getty Images

    Cabai aman dan mudah ditanam dengan teknik hidroponik. Gunakan tongkat kayu untuk menopang tanaman agar tidak roboh saat berbuah. Cabai siap dipanen setelah 70 hingga 85 hari.

  10. Mentimun



    Garsya / Getty Images

    Mentimun merupakan tanaman merambat yang membutuhkan penyerbukan manual saat ditanam di dalam ruangan. Mentimun siap dipanen setelah 56 hingga 60 hari.

Cara Penanaman Tanaman Hidroponik Rumahan

Ada beberapa sistem hidroponik yang cocok untuk pemula, antara lain:

  1. Sistem Sumbu



    Kevin Norris / The Spruce

    Sistem sumbu adalah cara paling sederhana. Anda hanya membutuhkan air, pupuk hidroponik, tali katun untuk sumbu, media tanam, serta nampan.

  2. Sistem Budidaya Air



    Kevin Norris / The Spruce

    Tanaman ditempatkan di lubang styrofoam yang mengapung di atas reservoir air. Gunakan wadah plastik yang dilubangi untuk menopang tanaman.

  3. Sistem Pasang Surut



    Kevin Norris / The Spruce

    Sistem ini bekerja dengan membanjiri media tanam dengan larutan air dan nutrisi, lalu air mengalir ke reservoir.

  4. Teknik Film Nutrisi



    Kevin Norris / The Spruce

    Teknik ini mirip dengan sistem pasang surut, namun larutan air dan nutrisi mengalir secara terus-menerus tanpa berhenti.

  5. Sistem Aeroponik



    Kevin Norris / The Spruce

    Sistem aeroponik bekerja dengan menyemprot akar tanaman dengan larutan air dan nutrisi secara berkala. Metode ini memerlukan pompa dan penyemprot yang canggih.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Honda X-Tracker 2026 Resmi Dirilis, Motor Trail Rp16 Jutaan Dilengkapi ABS

16 Maret 2026

Jadwal buka puasa Surabaya hari ini, Senin 9 Maret 2026, sambil urus SIM

16 Maret 2026

Ulasan Nubia Neo 5: Ponsel Gaming Murah dengan Layar 120Hz dan Chipset Unisoc T820

16 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

KDMP: Kontrak Ekonomi Desa, Harapan dan Risiko Hukum

16 Maret 2026

Jadwal Imsakiyah Kota Palu 7 Maret 2026, Kapan Waktu Berbuka?

16 Maret 2026

Ulasan Nubia Neo 5: Ponsel Gaming Murah dengan Layar 120Hz dan Chipset Unisoc T820

16 Maret 2026

5 strategi bisnis saat momen mudik Lebaran

16 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?