Aksi Balap Liar yang Mengganggu Warga di Jalan Timor Raya Km 32
Aksi balap liar yang kembali muncul di Jalan Timor Raya Km 32, Kelurahan Oesao, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, menjadi perhatian serius dari pihak kepolisian. Kejadian tersebut terjadi pada dini hari, Kamis (1/1/2026), dan mengganggu ketenangan warga sekitar serta membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.
Aksi balap liar ini berhasil dibubarkan oleh aparat kepolisian dalam patroli yang dipimpin langsung oleh Kapolres Kupang AKBP Rudy Junus Jacob Ledo. Sebelumnya, pihak kepolisian telah menerima laporan dari masyarakat tentang adanya sekelompok pemuda yang memanfaatkan ruas jalan nasional untuk melakukan aksi balap liar. Hal ini menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan pengendara dan gangguan terhadap ketertiban umum.
Kapolres Kupang, yang sejak sore telah bersiaga di Markas Komando Polres Kupang, segera bergerak cepat setelah menerima laporan. Ia memimpin regu patroli bersama personel Dalmas menuju lokasi kejadian. Patroli dilakukan sebagai respons cepat terhadap laporan masyarakat serta upaya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Kupang.
Saat tiba di lokasi, petugas menemukan puluhan sepeda motor yang terparkir dan sebagian sedang digunakan untuk aksi balap liar. Beberapa kendaraan diketahui menggunakan knalpot brong yang menyebabkan kebisingan dan menjadi keluhan warga setempat. Kehadiran aparat kepolisian membuat para pelaku langsung membubarkan diri dan meninggalkan lokasi. Petugas kemudian melakukan penyisiran di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada lagi aktivitas balap liar. Situasi di Jalan Timor Raya Km 32 pun kembali aman dan kondusif.
Pernyataan Kapolres Kupang
Kapolres Kupang AKBP Rudy Junus Jacob Ledo menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir segala bentuk aktivitas yang mengganggu ketertiban umum dan membahayakan keselamatan masyarakat. Ia menyatakan bahwa patroli rutin, khususnya pada malam hingga dini hari, akan terus ditingkatkan guna mencegah terulangnya kejadian serupa.
Ia juga mengimbau kepada para orang tua agar lebih memperhatikan aktivitas anak-anaknya, khususnya pada malam hari. Selain itu, ia mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas kepada pihak kepolisian.
Dengan adanya patroli rutin dan keterlibatan masyarakat, Polres Kupang berharap situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Kupang dapat terus terjaga, terutama dari aksi balap liar yang kerap menimbulkan kecelakaan lalu lintas.
Upaya Meningkatkan Kesadaran Masyarakat
Selain patroli intensif, pihak kepolisian juga terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ketertiban umum. Kapolres menekankan bahwa partisipasi aktif dari masyarakat sangat diperlukan dalam mencegah aksi-aksi yang meresahkan. Dengan demikian, kolaborasi antara polisi dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua pihak.
Pihak kepolisian juga berencana untuk melakukan sosialisasi lebih lanjut mengenai bahaya balap liar dan dampak negatifnya terhadap keselamatan dan lingkungan sekitar. Diharapkan dengan langkah-langkah ini, masyarakat akan lebih sadar dan proaktif dalam menjaga keamanan di wilayah mereka masing-masing.
Langkah-Langkah yang Dilakukan Polres Kupang
Beberapa langkah telah diambil oleh Polres Kupang dalam menghadapi isu balap liar:
Peningkatan patroli rutin
Patroli dilakukan secara berkala, terutama pada malam hingga dini hari, untuk mencegah kejadian serupa.
Petugas juga ditempatkan di titik-titik strategis yang sering menjadi tempat balap liar.Peningkatan koordinasi dengan masyarakat
Polres Kupang mengajak masyarakat untuk lebih aktif melaporkan kejadian yang mencurigakan atau aktivitas yang mengganggu ketertiban umum.
Dengan adanya informasi dari masyarakat, pihak kepolisian dapat bertindak lebih cepat dan efektif.Sosialisasi dan edukasi
Kepolisian akan terus memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama para orang tua, tentang pentingnya mengawasi aktivitas anak-anak dan menghindari aksi-aksi yang berbahaya.
Program edukasi ini akan dilakukan melalui pertemuan komunitas, media massa, dan platform digital.



