Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 19 Maret 2026
Trending
  • Hasil ONE Friday Fights 146: Detchawalit Lanjutkan Dominasi dengan Hancurkan Denis Dotsenko
  • 4 cara mengubah baju bekas jadi uang banyak
  • Dendi Mengarungi 400 KM Rally Raid dengan BAIC BJ40
  • Reece James tetap di Chelsea, kontrak diperpanjang hingga 2032
  • Mudik Lancar Tanpa Sinyal: Gunakan Google Maps Offline!
  • Purbaya: Jangan Takut dengan Outlook Negatif Fitch, Ekonomi RI Tetap Kuat
  • Borneo FC vs Persib Bandung: Thom Haye Tak Hadir, Bojan Hodak Beri Respons Menarik
  • 5 Benda Jadul 1970-an yang Kini Berharga Jutaan hingga Miliaran
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ahli Neurosains Peringatkan Risiko Usulan Sekolah Jam 6 Pagi bagi Kesehatan Otak Anak
Nasional

Ahli Neurosains Peringatkan Risiko Usulan Sekolah Jam 6 Pagi bagi Kesehatan Otak Anak

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover8 Juni 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

IndonesiaDiscover –

Ahli Neurosains Peringatkan Risiko Usulan Sekolah Jam 6 Pagi bagi Kesehatan Otak Anak
Menurut ahli neurosains, kebijakan masuk sekolah pukul 06.00 WIB berisiko menurunkan kesehatan otak, prestasi akademik, dan kestabilan emosi anak dan remaja akibat kurang tidur.(freepik)

USULAN mulai sekolah pukul 06. 00 WIB di beberapa wilayah Jawa Barat mendapatkan perhatian besar dari berbagai kalangan, khususnya para ahli di bidang ilmiah. Dari perspektif neurosains, langkah ini dianggap sangat berisiko bagi kesehatan otak serta perkembangan anak dan remaja.

Seorang siswa neurosains, Trisa Triandesa, berbagi rasa khawatirnya. Ia menjelaskan  anak-anak di usia SD (6-12 tahun) biasanya lebih mudah bangun pagi dan otak mereka cukup siap untuk belajar di pagi hari.

Namun, mereka tetap memerlukan waktu tidur antara 9 – 11 jam setiap malam. “Kalau masuk sekolah jam 6 pagi, artinya mereka harus tidur jam 7 malam atau bahkan lebih awal jika rumah jauh. Apakah itu realistis, Kang? ” ungkap Trisa.

Baca juga : Dedi Mulyadi Atur Jam Masuk Sekolah Pukul 06.30, Ini Rincian Lengkap untuk TK hingga SMA

Dampak yang lebih serius, menurut Trisa, akan dialami oleh remaja SMP dan SMA (13-18 tahun). “Inilah yang paling terpengaruh, Kang. Otak remaja mengalami perubahan ritme sirkadian atau jam biologis saat masa pubertas,” jelasnya.

Perubahan alami ini membuat remaja kesulitan untuk tidur sebelum pukul 23.00 WIB. Akibatnya, jika mereka terpaksa bangun pada pukul 04.00 atau 05.00 WIB, hal ini dapat memicu kekurangan tidur yang berkepanjangan.

Baca juga : 3 Dampak Duduk dan Rebahan Terlalu Lama, Paling Fatal Bisa Membuat Otak Menyusut!

Kekurangan tidur dalam jangka panjang pada remaja membawa banyak dampak negatif. Trisa menjelaskan efek-efeknya, termasuk penurunan konsentrasi, masalah memori, emosi yang tidak stabil, peningkatan risiko depresi, dan penurunan prestasi akademik. “Penelitian di bidang neurosains menunjukkan waktu sekolah yang ideal adalah sekitar pukul 08. 30 atau lebih siang,” tegasnya.

Oleh karena itu, tujuan membentuk karakter dan disiplin anak tidak seharusnya mengorbankan kesehatan otak mereka. “Apakah kita ingin kualitas generasi Jabar di masa depan menurun? Nanti Kang Daddy yang akan disalahkan,” katanya. Ia menambahkan, “Banyak studi telah menunjukkan menunda jam masuk sekolah dapat meningkatkan prestasi, suasana hati, dan kesehatan mental. ”

Trisa menyerukan agar jam masuk sekolah dapat disesuaikan dengan perkembangan otak alami siswa dan berdasarkan penelitian ilmiah yang kuat. “Apa dasar ilmiahnya, siswa di Jabar harus masuk jam 6 pagi? Jika Anda peduli terhadap kesehatan mental dan masa depan anak-anak kita,” akhir kata Trisa, menekankan pesannya yang mendesak. (Instagram @TrisaTriandesa/Z-2)

Ahli anak Bagi Jam Kesehatan Neurosains Otak Pagi Peringatkan Risiko Sekolah Usulan
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

4 cara mengubah baju bekas jadi uang banyak

19 Maret 2026

Mudik Lancar Tanpa Sinyal: Gunakan Google Maps Offline!

19 Maret 2026

Purbaya: Jangan Takut dengan Outlook Negatif Fitch, Ekonomi RI Tetap Kuat

19 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Hasil ONE Friday Fights 146: Detchawalit Lanjutkan Dominasi dengan Hancurkan Denis Dotsenko

19 Maret 2026

4 cara mengubah baju bekas jadi uang banyak

19 Maret 2026

Dendi Mengarungi 400 KM Rally Raid dengan BAIC BJ40

19 Maret 2026

Reece James tetap di Chelsea, kontrak diperpanjang hingga 2032

19 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?