Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 5 April 2026
Trending
  • IHSG Turun di Bawah 7.000, Investor Asing Jual Rp22 T dalam Seminggu
  • Harga minyak turun setelah Trump diisukan akhiri perang Iran
  • Perjalanan 22 jam pemudik Serang dari Purwokerto, bawa gethuk hingga kelinci di motor
  • Jadwal Lengkap Timnas Indonesia Pasca FIFA Series 2026, Ajang Berikutnya Piala AFF
  • Ringkasan dan Soal HOTS Sejarah Kelas 11 SMA Bab 2 Pergerakan Kebangsaan Indonesia
  • Aturan Ganjil Genap Jakarta Berlaku Hari Ini?
  • 5 Penyebab Mesin Kehilangan Tenaga pada RPM Tinggi
  • Link Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria di Final FIFA Series Malam Ini
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Otomotif»BMW Kembangkan Material Alternatif Serat Karbon dari Tanaman Flax yang Ramah Lingkungan
Otomotif

BMW Kembangkan Material Alternatif Serat Karbon dari Tanaman Flax yang Ramah Lingkungan

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover19 Juni 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
BMW Kembangkan Material Alternatif Serat Karbon dari Tanaman Flax yang Ramah Lingkungan
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

IndonesiaDiscover –

 

BMW terus menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan, bukan hanya melalui elektrifikasi kendaraan, tetapi juga lewat inovasi material. Pabrikan asal Jerman ini baru saja mengumumkan pengembangan bahan alternatif serat karbon yang lebih ramah lingkungan, terbuat dari serat alami tanaman flax.

Material ini dikembangkan melalui kerja sama dengan perusahaan asal Swiss, Bcomp. Serat dari biji flax—yang umumnya digunakan untuk kain linen—diolah sedemikian rupa sehingga menjadi material kuat dan tahan lama. Teksturnya unik, menyerupai serat karbon, namun dengan tampilan yang lebih kompleks dan alami.

Serat dari tanaman flax lebih ringan dari serat karbon Serat dari tanaman flax lebih ringan dari serat karbon. Foto: BMW

BMW mengklaim material baru ini memiliki potensi untuk mengurangi emisi CO2 hingga 40 persen dibandingkan serat karbon konvensional. Tak hanya ramah lingkungan, material ini juga lebih mudah didaur ulang, terutama saat kendaraan mencapai akhir masa pakainya.

Dalam tahap uji coba, material flax ini sudah digunakan pada berbagai bagian bodi BMW M4 Coupe, termasuk atap, diffuser belakang, dan sisipan pada kap mesin. Selain itu, bahan ini juga telah lolos uji homologasi kendaraan dan terbukti kuat di lintasan balap. Komposit alami ini pertama kali digunakan oleh BMW M Motorsport di ajang Formula E musim 2019 dan terus dikembangkan untuk mobil balap seperti M4 DTM dan M4 GT4. Bahkan, akan dipakai di 24 Hours of Nürburgring.

Serat flax lebih ringan dari serat karbon Serat flax bakal diterapkan di sejumlah model BMW ke depannya. Foto: BMW

CEO BMW M, Franciscus van Meel menyatakan bahwa penggunaan komposit berbasis bahan alami menjadi bagian penting dari strategi lightweight design di dunia motorsport. Ke depannya, komponen berbahan flax ini juga direncanakan hadir dalam jajaran BMW M Performance Parts, bahkan berpotensi menjadi perlengkapan standar.

Selain BMW, sejumlah merek lain seperti Porsche, Volvo, dan Polestar juga turut mendukung pengembangan teknologi material ramah lingkungan dari Bcomp. Ini menandakan masa depan otomotif akan semakin hijau—bukan hanya dari tenaga penggeraknya, tetapi juga dari bahan pembentuknya. (HFD/TOM)

Sumber: Carscoops

Baca juga:

MG Menawarkan Evolusi Berkendara Canggih untuk Gaya Hidup Modern

Xpeng G7 Resmi Meluncur: SUV Listrik Canggih Kolaborasi Huawei dan Cip AI Turing

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

5 Penyebab Mesin Kehilangan Tenaga pada RPM Tinggi

5 April 2026

Hasil MotoGP Amerika Serikat 2026: Kemenangan Jorge Martin di COTA

5 April 2026

Honda Brio 2026 Menggegerkan Pasar! City Car Favorit Kini Dilengkapi Fitur Mewah yang Membuat Kompetitor Khawatir

5 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

IHSG Turun di Bawah 7.000, Investor Asing Jual Rp22 T dalam Seminggu

5 April 2026

Harga minyak turun setelah Trump diisukan akhiri perang Iran

5 April 2026

Perjalanan 22 jam pemudik Serang dari Purwokerto, bawa gethuk hingga kelinci di motor

5 April 2026

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia Pasca FIFA Series 2026, Ajang Berikutnya Piala AFF

5 April 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?