Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 30 April 2026
Trending
  • Setelah kecelakaan, atlet tinju emas Asian Games pulang dari rumah sakit, ini ujar Pino Bahari
  • 11 pengalaman istimewa yang membentuk cara pandang orang kaya
  • Jadwal Kapal Kupang-Waingapu Mei 2026, Termasuk Harga Tiket KM Wilis
  • Hasil Uber Cup 2026: Indonesia Kalahkan Kanada dengan Selisih Tipis, Di Bawah Taiwan
  • Daerah Berprestasi Dapat Insentif, Mendagri Tito Siapkan Rp1 Triliun
  • Bayi diikat di daycare Yogyakarta, polisi usahakan segera ungkap kasus
  • Gaji Tim Cook Sebagai CEO Apple, Bonusnya Tembus Triliunan
  • Tak Perlu Bingung! 5 HP All-Rounder Terbaik 2026 yang Membuat Hidup Digital Lebih Mudah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Kondom Langka Abad ke-19 Bergambar Erotik Dipamerkan di Museum Belanda
Nasional

Kondom Langka Abad ke-19 Bergambar Erotik Dipamerkan di Museum Belanda

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover4 Juni 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

IndonesiaDiscover –

Kondom Langka Abad ke-19 Bergambar Erotik Dipamerkan di Museum Belanda
Museum di Belanda memamerkan kondom langka dari abad ke-19 yang diukir erotik gambar biarawati dan tiga rohaniawan.(Albertine Dijkema/Rijksmuseum)

SEBUAH kondom langka dari abad ke-19 yang dihiasi ukiran erotik, menampilkan seorang biarawati dan tiga rohaniwan akan dipamerkan di sebuah museum di Belanda.

Diduga terbuat dari usus buntu domba, alat kontrasepsi ini berasal dari tahun 1830 dan kemungkinan besar merupakan suvenir dari rumah bordil, menurut pernyataan dari Rijksmuseum di Amsterdam, Selasa.

Joyce Zelen, kurator cetakan di museum tersebut, mengatakan kepada CNN, pada masa itu kondom dijual secara diam-diam atau di bawah meja. Contoh yang satu ini masih dalam kondisi “seperti baru,” ujarnya, dengan hasil tes UV menunjukkan kondom tersebut belum pernah digunakan.

Baca juga : Memorabilia Beatles Dilelang Daring oleh Sotheby’s

Suvenir Mewah Rumah Bordil

Fakta ini, ditambah dengan cetakan gambar dan panjang kondom yang mencapai 20 sentimeter, menunjukkan ini adalah “suvenir mewah dari rumah bordil,” tambah Zelen. “Benda ini lebih seperti sesuatu untuk ditertawakan bersama teman-teman daripada sesuatu yang benar-benar digunakan,” katanya.

Dalam ukiran tersebut, si biarawati tampak duduk dengan kaki terbuka sementara ketiga rohaniwan mengangkat jubah mereka, memperlihatkan penis yang ereksi. “Tulisan Voilà mon choix, yang berarti ‘Inilah pilihanku,’ menjadikan gambar ini sebagai parodi terhadap selibat dan juga kisah Judgement of Paris dari mitologi Yunani,” ujar pihak museum.

Zelen menjelaskan sang pembuat cetak kemungkinan meratakan usus buntu domba atau kambing, lalu menggunakan pelat tembaga yang telah dioles tinta untuk mencetak gambar ke permukaannya. Meskipun jenis kondom seperti ini tidak benar-benar digunakan, kondom lain yang memang dibuat untuk perlindungan pada masa itu juga dibuat dari bahan serupa, jelas Zelen.

Baca juga : KPK Lelang Apartemen sampai Ponsel Koruptor

Kondom-kondom ini memberikan perlindungan minimal terhadap kehamilan yang tidak diinginkan dan penyakit menular seksual seperti sifilis, yang menjadi masalah kesehatan masyarakat serius di Eropa abad ke-19, tambahnya.

Rijksmuseum membeli kondom ini dalam sebuah lelang enam bulan lalu dan ini adalah contoh pertama dari cetakan yang ditemukan pada kondom yang menjadi bagian dari koleksi museum.

Kondom ini akan dipamerkan di Print Room museum hingga akhir November sebagai bagian dari pameran tentang prostitusi dan seksualitas pada abad ke-19.

Dalam beberapa tahun terakhir, Rijksmuseum menarik perhatian dunia karena menyelenggarakan pameran terbesar sepanjang sejarah untuk lukisan karya pelukis Belanda Johannes Vermeer, serta karena mengembalikan artefak kolonial ke Sri Lanka setelah penelitian asal-usul yang dimulai sejak 2017. (CNN/Z-2)

Abad Belanda Bergambar Dipamerkan Erotik ke19 Kondom Langka Museum
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Bayi diikat di daycare Yogyakarta, polisi usahakan segera ungkap kasus

30 April 2026

Daerah Berprestasi Dapat Insentif, Mendagri Tito Siapkan Rp1 Triliun

30 April 2026

Gaji Tim Cook Sebagai CEO Apple, Bonusnya Tembus Triliunan

30 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Setelah kecelakaan, atlet tinju emas Asian Games pulang dari rumah sakit, ini ujar Pino Bahari

30 April 2026

11 pengalaman istimewa yang membentuk cara pandang orang kaya

30 April 2026

Jadwal Kapal Kupang-Waingapu Mei 2026, Termasuk Harga Tiket KM Wilis

30 April 2026

Hasil Uber Cup 2026: Indonesia Kalahkan Kanada dengan Selisih Tipis, Di Bawah Taiwan

30 April 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?