Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 29 April 2026
Trending
  • Naskah Khutbah Jumat 24 April 2026: Makna Ujian Dunia
  • Ramalan Zodiak Libra dan Scorpio 20 April 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan
  • Prediksi Skor Porto vs Tondela, Head-to-Head dan Statistik Liga 2026
  • Jepang Keberatan dengan Rencana Patung Perbudakan Seksual di Selandia Baru
  • Bareskrim ungkap modus rekening penampung narkoba The Doctor
  • Pesan WhatsApp Baru Masuk Setelah Dibuka? Ini Penyebab dan Solusinya
  • Omoda C5 2026 Hadir dengan Desain Menarik, Siap Gantikan Chery E5
  • Ramalan Cinta Zodiak Hari Ini: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»TKA Bikin Penilaian Hasil Belajar Siswa Lebih Objektif
Nasional

TKA Bikin Penilaian Hasil Belajar Siswa Lebih Objektif

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover3 Juni 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

IndonesiaDiscover –

TKA Bikin Penilaian Hasil Belajar Siswa Lebih Objektif
Siswa mengikuti pelajaran di SDN Grogol Selatan 08, Jakarta, Rabu (28/5).(Antara)

TES Kemampuan Akademik (TKA) yang akan dilakukan terhadap siswa sekolah dasar dan menengah dinilai sebagai metode seleksi objektif yang tepat diterapkan oleh pemerintah.

Pengamat Pendidikan dari Universitas Multimedia Nusantara, Doni Koesoema kemarin melalui keterangannya menyatakan, sejak Ujian Nasional (UN) dihapuskan, Indonesia tidak memiliki alat ukur objektif untuk menilai hasil belajar individu siswa pada aspek mata pelajaran tertentu. 

Sesuai amanat Pasal 57 dan 58 Undang Undang Sistem Pendidikan Nasional penentuan kelulusan siswa tetap merupakan keputusan sekolah. Sebab, sekolah merupakan pihak yang mengenal lebih dalam keseharian dan keseluruhan proses pendidikan siswa sesuai profilnya.  

“Adapun TKA menjadi salah satu alat ukur untuk menilai kualitas hasil belajar individu siswa oleh lembaga di luar sekolah. Dengan cara ini manipulasi nilai sekolah akan berkurang dan di saat yang sama sekolah mendapatkan feedback untuk meningkatkan kualitasnya,” paparnya.

Doni menjelaskan, TKA merupakan metode paling efektif untuk mengukur kemampuan calon mahasiswa perguruan tinggi secara objektif, mengurangi bias, serta sesuai standar global. Dia mencontohkan, selama ini Matematika adalah salah satu pelajaran yang paling sedikit mengalami bias sosial ekonomi siswa. Sebaliknya, Bahasa Inggris menjadi mata pelajaran dengan tingkat bias sosial ekonomi yang tinggi. 

“Siswa yang berasal dari kalangan kelas menengah umumnya memiliki penguasaan Bahasa Inggris yang lebih memadai. Dengan begitu perlu dilakukan penataan ulang pada porsi persentase masing-masing mata pelajaran yang akan diujikan agar seleksi menjadi lebih adil dan representatif,” tegasnya.

Doni juga menyarankan agar dilakukan pembenahan dalam berbagai aspek pelaksanaan TKA, khususnya terkait integritas selama proses ujian. Aspek yang memerlukan penyempurnaan dalam TKA yaitu pelaksanaan ujian sesuai standar evaluasi, tidak boleh ada manipulasi dan kecurangan saat dilaksanakan ujian di sekolahi.

Instrumen Evaluasi

Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian sebelumnya mengatakan TKA bukan sekadar pengganti UN ataupun penentu kelulusan, melainkan instrumen evaluasi kemampuan individu siswa. Hasil TKA dapat dimanfaatkan sebagai indikator tambahan dalam proses seleksi pendidikan. Pada jenjang Sekolah Menengah Atas, hasil TKA dapat menjadi pertimbangan dalam penerimaan mahasiswa baru melalui jalur prestasi di perguruan tinggi. 

“Sementara itu, pada jenjang Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama, hasil tes ini dapat digunakan dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru untuk memastikan proses seleksi dilakukan secara lebih objektif dan berbasis kemampuan akademik siswa,” ucapnya.

Menurut Hetifah,  soal-soal dalam TKA di tingkat SMA, misalnya, dirancang dengan mengacu pada konsep High Order Thinking Skills (HOTS), yaitu kemampuan berpikir tingkat tinggi yang menuntut siswa untuk menganalisis, mengevaluasi, dan menciptakan solusi dari suatu permasalahan. 

Pola soal ini serupa dengan jenis soal yang digunakan dalam Ujian Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri, sehingga diharapkan dapat mendorong siswa untuk mengembangkan daya nalar dan pemahaman mendalam terhadap materi. Pemerintah merencanakan pelaksanaan TKA untuk jenjang Sekolah Menengah Atas pada November 2025, dengan cakupan mata pelajaran tertentu yang akan ditentukan lebih lanjut. 

“Sebaik apapun alat bantu yang digunakan, tidak akan optimal tanpa kesungguhan semua pemangku kepentingan untuk melakukan evaluasi diri dan perencanaan perbaikan ke depan,” tutupnya. (E-2)

 

belajar Bikin hasil lebih Objektif Penilaian Siswa TKA
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Naskah Khutbah Jumat 24 April 2026: Makna Ujian Dunia

29 April 2026

Bareskrim ungkap modus rekening penampung narkoba The Doctor

29 April 2026

Jepang Keberatan dengan Rencana Patung Perbudakan Seksual di Selandia Baru

29 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Naskah Khutbah Jumat 24 April 2026: Makna Ujian Dunia

29 April 2026

Ramalan Zodiak Libra dan Scorpio 20 April 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan

29 April 2026

Prediksi Skor Porto vs Tondela, Head-to-Head dan Statistik Liga 2026

29 April 2026

Jepang Keberatan dengan Rencana Patung Perbudakan Seksual di Selandia Baru

29 April 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?