Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 18 Maret 2026
Trending
  • Menteri ‘Koboi’ Dicap, Purbaya Yakin Ekonomi Indonesia Stabil
  • Zakat Mal Bisa Diberikan ke Keluarga? Ini Jawabannya
  • Produk Apple Terbaru dengan MacBook Murah
  • Prabowo: Defisit Anggaran 3 Persen Hanya Dilewati Saat Krisis
  • Berita Terpopuler Kotim: Kecelakaan di Eks Golden, 1 Orang Terluka, Arus Mudik 2026 Terlihat di Sampit
  • DPRD Sumsel anggarkan Rp 486 juta untuk dua meja biliar di rumah dinas pimpinan
  • Susunan Pemain PSM Makassar vs Malut United, Hilman Syah Gantikan Reza Arya Pratama
  • Orang Pensiun yang Bahagia Sering Lakukan 7 Kebiasaan Ini, Kata Psikologi
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ekonomi»Indonesia Targetkan 97,5 Juta Hektare Kawasan Konservasi Laut pada 2045
Ekonomi

Indonesia Targetkan 97,5 Juta Hektare Kawasan Konservasi Laut pada 2045

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover28 Mei 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Indonesia Targetkan 97,5 Juta Hektare Kawasan Konservasi Laut pada 2045
Target konservasi laut 2045(Antara)

PEMERINTAH Indonesia memperkuat komitmennya dalam mencapai target konservasi laut 30% atau sekitar 97,5 juta hektare dari total wilayah laut nasional pada 2045.

Upaya ini ditandai dengan pembentukan Komite Nasional Kolaborasi Pengelolaan Kawasan Konservasi Perairan serta peluncuran Forum Nasional MPA-OECM (Marine Protected Areas – Other Effective Area-Based Conservation Measures) dalam acara bertajuk Sosialisasi Visi MPA dan OECM 2045 di Bogor, Rabu (14/5).

Inisiatif ini melibatkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Konsorsium MPA dan OECM—terdiri dari WWF Indonesia, Coral Triangle Center (CTC), RARE Indonesia, Konservasi Indonesia, Pesisir Lestari, dan Rekam Nusantara—dengan dukungan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN). Komite ini dibentuk sebagai wadah koordinatif untuk memperkuat efektivitas pengelolaan kawasan konservasi formal dan non-formal (OECM), sekaligus memperluas jangkauan konservasi melalui pendekatan kolaboratif.

Baca juga : WWF-KKP Perkuat Kerja Sama untuk Wujudkan Kelautan dan Perikanan Berbasis Ekonomi Biru

Direktur Konservasi Ekosistem KKP, Firdaus Agung, menyampaikan, data terkini menunjukkan bahwa tingkat kesehatan laut Indonesia masih berada di bawah 60%. Ini adalah indikator yang mengkhawatirkan bagi keberlanjutan sumber daya laut.

Kawasan konservasi pun menjadi elemen vital dalam menjaga produktivitas laut dan mencegah kerusakan ekosistem yang berdampak langsung pada sektor perikanan, wisata bahari, dan mitigasi perubahan iklim.

“Konservasi bukan melarang aktivitas, tapi mengendalikan pemanfaatan laut berbasis sains dan kesepakatan masyarakat. Ini adalah kompromi antara ekologi dan sosial ekonomi,” ungkap Firdaus.

Baca juga : Kolaborasi YKAN dan Masyarakat Lokal untuk Keberlanjutan Ekosistem Laut Papua Barat

Firdaus, menyatakan bahwa komite nasional ini akan menyusun rencana kerja, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta menyediakan data teknis untuk monitoring kawasan konservasi dan OECM.

Sementara itu, Forum MPA-OECM akan menjadi ruang berbagi pengetahuan, praktik baik, dan diseminasi strategi konservasi.

Executive Director Coral Triangle Center (CTC), Rili Djohani, menyebut pembentukan komite dan forum ini sebagai bukti keseriusan Indonesia dalam membangun tata kelola laut yang inklusif dan berdampak.

Baca juga : Perlindungan Lingkungan Laut Diperlukan dalam Penetapan Batas Maritim

Peran OECM dan Kearifan Lokal

Vice President RARE Indonesia, Hari Kushardanto, menekankan potensi besar OECM dalam mendukung target konservasi, dengan estimasi tambahan cakupan hingga 10 juta hektare.

“OECM mencakup wilayah-wilayah berbasis komunitas dan adat yang belum termasuk dalam kawasan konservasi formal, namun telah menjaga laut secara berkelanjutan,” kata dia.

Senada, Direktur Pesisir Lestari, Dina D. Kosasih, menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat lokal, khususnya perempuan dan lembaga adat, dalam perencanaan dan pengelolaan konservasi agar tercipta rasa kepemilikan dan keberlanjutan.

Simposium Nasional dan Harapan ke Depan

Semangat kolaboratif ini akan dilanjutkan dalam Simposium MPA-OECM Indonesia 2025 pada 15–16 Mei di IPB Convention Center. Acara ini menjadi ruang penting untuk memperkuat jejaring nasional, membuka data konservasi, dan menyusun strategi implementasi kawasan lindung yang adil, transparan, dan efektif.

Dengan target ambisius “30×45”, serta tata kelola berbasis sains dan inklusi sosial, Indonesia menegaskan perannya sebagai pemimpin regional dalam konservasi laut dan ekonomi biru. (Z-10)

HektarE Indonesia Juta Kawasan Konservasi Laut pada Targetkan
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Prabowo: Defisit Anggaran 3 Persen Hanya Dilewati Saat Krisis

18 Maret 2026

Menteri ‘Koboi’ Dicap, Purbaya Yakin Ekonomi Indonesia Stabil

18 Maret 2026

Strategi Dana Darurat 2026: Investasi Likuid dengan Bunga Tinggi

18 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Menteri ‘Koboi’ Dicap, Purbaya Yakin Ekonomi Indonesia Stabil

18 Maret 2026

Zakat Mal Bisa Diberikan ke Keluarga? Ini Jawabannya

18 Maret 2026

Produk Apple Terbaru dengan MacBook Murah

18 Maret 2026

Prabowo: Defisit Anggaran 3 Persen Hanya Dilewati Saat Krisis

18 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?