Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, 2 Maret 2026
Trending
  • Jalan Baru Aceh: Membangun Ekonomi dari Kacamata Wilayah
  • Siapkan Gaya Ramadan dengan Nashwa Zahira: Temukan OOTD Menarik di Shopee Big Ramadan Sale
  • Brigade Joxzin Kunjungi Polres Bantul, Tanyakan Perkembangan Kasus Pembunuhan Anggotanya di Sedayu
  • Tamparan Keras Sejarawan Prof Anhar Gonggong pada Dwi Sasetyaningtyas, Orang Pintar yang Bodoh
  • Prediksi Skor Le Havre vs PSG Ligue 1 1 Maret 2026: Head-to-Head dan Streaming Live
  • Retatrutide: Obat Kecil untuk Masalah Besar
  • Foto mesra Jefri Nichol dan Zahwa Massaid jadi sorotan, apakah hubungan?
  • Bukan menggantikan dokter, AI tingkatkan akurasi diagnosis kanker
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Daerah»Pemuda Desa Badung, Tewas Akibat Terkena Serpihan Ledakan Petasan Dahsyat di Proppo 
Daerah

Pemuda Desa Badung, Tewas Akibat Terkena Serpihan Ledakan Petasan Dahsyat di Proppo 

Redaksi Indonesia DiscoverBy Redaksi Indonesia Discover2 April 2025Updated:26 Juni 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

[contact-form][contact-field label=”Nama” type=”name” required=”true” /][contact-field label=”Surel” type=”email” required=”true” /][contact-field label=”Situs web” type=”url” /][contact-field label=”Pesan” type=”textarea” /][/contact-form]

Indonesiadiscover.com, Pamekasan Momen lebaran Idul Fitri yang seharusnya berkumpul dengan keluarga dan kerabat kini pemuda asal Desa Badung, kecamatan Palengaan kabupaten Pamekasan terkena ledakan petasan dahsyat saat menyaksikan pesta petasan pada Senin (31/03).

Pemuda yang meninggal dunia sempat dilarikan ke RSUD Smart Pamekasan, namun sekitar pukul 01.15 Wib nyawanya tak dapat  tertolong.

Agenda petasan di Desa Pangurayan kecamatan Proppo kabupaten Pamekasan , sudah menjadi tradisi setiap tahun di momen  lebaran hari raya Idul Fitri tiba.

Pesta petasan dinyalakan sejak sore hingga malam pukul 21.00 wib baru selesai.

Hal itu di katakan oleh seorang warga Desa Pangurayan menjelaskan,  pesta petasan ini tidak sedikit mengeluarkan modalnya dan bahkan bisa ratusan juta rupiah untuk membeli bahan peledak dan bahan bakarnya

“Modal untuk membuat petasan ini tidak sedikit biayanya, akan tetapi bisa mencapai ratusan juta rupiah, pasalnya modal itu untuk membeli bahan peledak dan bahan bakarnya,” ujarnya pada media

Ia juga mengatakan, untuk menyaksikan tempat ajang  pesta petasan mencapai ribuan manusia bahkan ada yang dari luar  kabupaten Pamekasan, ungkapnya.

Tapi naas momen indah itu kali ini memakan korban jiwa, bahkan tak hanya itu, mirisnya lagi anggota polres Pamekasan tang standby di Polsek Proppo sejak siang dan ratusan personil gabungan itu terkesan membiarkan dan hanya berdiam diri saja.

Padahal, ini sudah jelas petasan yang daya ledaknya tinggi dilarang dan bisa dikenakan undang-undang darurat bagi yang menyimpan atau memilikinya

AKBP Hendra Eko Triyulianto, Kapolres Pamekasan saat dikonfirmasi melalui WhatsApp mengatakan, memang sudah ada pemberitahuan sebelumnya ke Kamtibmas kalau itu cuma kembang api biasa.

” Pesta petasan ini sebelumnya sudah memberitahukan ke pihak Kamtibmas kalau petasan yang akan di nyalakan itu hanya kembang api biasa,” terang Kapolres Pamekasan.

Tetapi yang terjadi di lapangan petasan dengan ukuran besar dan mempunyai daya ledak tinggi disertai kobaran api layaknya seperti bom

Dikesempatan itu, RF yang merupakan salah satu penonton saat diminta keterangan mengatakan, pesta petasan ini biasanya dinyalakan di siang hari, berhubung kendala hujan maka pesta petasan itu dimulai setelah hujan reda,

” Ajang petasan ini biasanya dinyalakan di siang hari, dikarenakan faktor hujan maka pesta petasan itu dimulai menunggu hujan reda,” pungkasnya.(*)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Redaksi Indonesia Discover

    Berita Terkait

    Hasil PSS Sleman vs Persipura Jayapura 1-0, Barito Putera di Posisi 3 Babak Final

    28 Februari 2026

    Klasemen Championship: Persekat Kalahkan PSMS 2-0, Gagal Salip Bekasi City-Sumsel United

    27 Februari 2026

    Keajaiban Datang! 4 Zodiak Ini Dapat Kabar Baik dan Peluang Emas Mulai 19 Februari 2026

    22 Februari 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Jalan Baru Aceh: Membangun Ekonomi dari Kacamata Wilayah

    2 Maret 2026

    Siapkan Gaya Ramadan dengan Nashwa Zahira: Temukan OOTD Menarik di Shopee Big Ramadan Sale

    2 Maret 2026

    Brigade Joxzin Kunjungi Polres Bantul, Tanyakan Perkembangan Kasus Pembunuhan Anggotanya di Sedayu

    2 Maret 2026

    Tamparan Keras Sejarawan Prof Anhar Gonggong pada Dwi Sasetyaningtyas, Orang Pintar yang Bodoh

    2 Maret 2026
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
    • Home
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • PT. Indonesia Discover Multimedia
    • Indeks Berita

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?