Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 15 Maret 2026
Trending
  • Bukber Bersama Satwa, Itinerary Ngabuburit di Gembira Loka Mulai Rp75 Ribu
  • Juventus Incar Bintang Liga Premier Mantan Pemain Fiorentina, Isyarat Spalletti Soal Nomor 9
  • Persib Bandung Dihimpit Borneo FC, Ujian Berat bagi Bojan Hodak Lawan Persik
  • Renungan Katolik Harian: Setia Pada Hari Senin 9 Maret 2026
  • Xpander Cross 2026: Detail Lengkap, Spesifikasi Interior, dan Harga Terbaru
  • 5 Film Sci-Fi yang Menginspirasi Refleksi Hidup
  • 7 strategi investasi THR di saham dan komoditas
  • Fasilitas Unpatti Dibakar, HMI Minta Maaf: Apakah Sanksi DO Jadi Nyata?
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Puasa Air dan Energi untuk Keberlanjutan Lingkungan
Nasional

Puasa Air dan Energi untuk Keberlanjutan Lingkungan

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover23 Maret 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

IndonesiaDiscover –

Puasa Air dan Energi untuk Keberlanjutan Lingkungan
Ilustrasi(freepik.com)

KAMPANYE ahunan Switch off Earth Hour 2025 kembali digelar sebagai gerakan global untuk meningkatkan kesadaran penghematan energi dan keberlanjutan lingkungan.

Bertepatan dengan Hari air sedunia, Switch off Earth Hour 2025 mengusung tema 60 Minutes Electricity and Water Fasting, mengajak masyarakat untuk mematikan lampu dan peralatan elektronik yang tidak terpakai selama 60 menit, sekaligus menghemat penggunaan air.

Perwakilan Earth Hour Jakarta, Hilmy Dzaky Muchtar menjelaskan kampanye ini tidak hanya sebatas aksi satu jam, tetapi juga menjadi momentum bagi masyarakat untuk lebih sadar dalam mengadopsi gaya hidup hemat energi, ramah lingkungan, dan lebih bijak dalam penggunaan sumber daya air.

Baca juga : Earth Hour Kembali Dilakukan untuk Istirahatkan Bumi

“Earth Hour bukan hanya tentang memadamkan lampu selama satu jam, tetapi juga bertujuan untuk membangun kesadaran kolektif dan aksi nyata dalam melindungi lingkungan. Dengan partisipasi masyarakat yang semakin luas, diharapkan akan tercipta kebijakan dan inovasi yang lebih ramah lingkungan untuk masa depan yang lebih berkelanjutan,” kata Hilmy, Sabtu (22/3).

Ketua Umum Artha Graha Peduli (AGP) Heka Hertanto menyatakan pada momen ini, AGP bersama semua grup unit usaha di seluruh Indonesia memungut dan memilah sampah terutama sampah plastik. Heka mengajak warga tidak membakar sampah terutama sampah plastik karena ini berdampak pada pemanasan global.

“Ada sampah plastik yang tidak terurai puluhan tahun hingga ratusan tahun. Karena sampah plastik harus didaurulang, jangan dibuang ke sembarangan tempat Indonesia lagi darurat sampah plastik,” jelas Heka.

Baca juga : Ruang Kerja Modern Pancing Karyawan Hasilkan Ide Kreatif dan Inovatif

Ia berharap kampanye tersebut bisa mengurangi karbon karena perubahan iklim yang makin terasa saat ini. Itu yang bisa kita sesuaikan. 

“Harapan kita bahwa dengan Earth Hour ini paling tidak kita berupaya untuk membantu kondisi lingkungan dan iklim yang lebih baik dan mengurangi pemanasan global yang semakin panas,” ujarnya.

Ia berharap AGP bisa mengurangi sekitar 136 ton karbon selama 90 menit dari switch off selama 60 dan 90 menit tersebut.

“Insya Allah tahun-tahun berikutnya akan lanjut karena mengenai lingkungan tidak boleh berhenti sampai hari ini saja. Khusus saat ini AGP juga melakukan pengumpulan sampah, hingga sore tadi sudah terkumpul 3,9 ton sampah di sekitar unit,” pungkasnya. (H-2)

Air dan Energi Keberlanjutan Lingkungan Puasa untuk
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Bukber Bersama Satwa, Itinerary Ngabuburit di Gembira Loka Mulai Rp75 Ribu

15 Maret 2026

Apa Hukum Itikaf? Ini Dalil dan Penjelasannya

14 Maret 2026

Fasilitas Unpatti Dibakar, HMI Minta Maaf: Apakah Sanksi DO Jadi Nyata?

14 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Bukber Bersama Satwa, Itinerary Ngabuburit di Gembira Loka Mulai Rp75 Ribu

15 Maret 2026

Juventus Incar Bintang Liga Premier Mantan Pemain Fiorentina, Isyarat Spalletti Soal Nomor 9

15 Maret 2026

Persib Bandung Dihimpit Borneo FC, Ujian Berat bagi Bojan Hodak Lawan Persik

14 Maret 2026

Renungan Katolik Harian: Setia Pada Hari Senin 9 Maret 2026

14 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?