Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Monday, 19 October 2026
Trending
  • Kisah Penangkapan Widi Prasetijono, Eks Ajudan Jokowi yang Jadi Terdakwa Kasus Lahan
  • Jejak Tegas Brigjen Ade Safri: Dari Jerat Firli Hingga Pucuk Pimpinan Dirtipideksus
  • Strategi PM Lawrence Wong Lindungi Pekerja Singapura dari Gelombang PHK AI
  • Harga komputer makin mahal, pengiriman PC dunia anjlok 20 persen
  • Apakah mobil hybrid perlu di cas? Ini jawaban dan fakta lengkapnya!
  • Prediksi skor LASK Linz vs Liverpool: The Reds siap pesta gol di Raiffeisen Arena!
  • Duel argumen: Ahmad Doli Kurnia dan Hasyim Asy’ari terkait pasal selundupan PKPU
  • Kronologi Lengkap Penyerangan Bus Persib U-18 di Batang
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Pengendara Merokok Diancam Hukuman, Aturan Lalu Lintas Diperiksa MK
Nasional

Pengendara Merokok Diancam Hukuman, Aturan Lalu Lintas Diperiksa MK

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover14 January 2026No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kebiasaan Merokok Saat Berkendara Dinilai Berbahaya

Kebiasaan merokok saat mengemudikan kendaraan bermotor sering kali dianggap remeh oleh sebagian pengendara. Namun, kebiasaan ini justru dapat membahayakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya. Aktivitas merokok memaksa pengemudi menggunakan satu tangan untuk menyalakan rokok, sehingga kontrol terhadap kendaraan menjadi berkurang. Hal ini bisa berujung pada kecelakaan lalu lintas yang tidak terduga.

Isu ini kembali mencuri perhatian setelah seorang warga negara Indonesia (WNI) bernama Syahda Wardi mengajukan uji materiil ke Mahkamah Konstitusi (MK). Ia mengajukan gugatan terhadap Pasal 106 ayat (1) dan Pasal 283 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ). Permohonan tersebut terdaftar dengan nomor perkara 13/PUU-XXIV/2026 pada 6 Januari 2026.

Norma UU LLAJ Dianggap Tidak Jelas

Dalam permohonannya, Syahda menyatakan bahwa UU LLAJ mewajibkan pengemudi untuk mengemudikan kendaraan dengan wajar dan penuh konsentrasi serta memberikan sanksi pidana bagi pelanggar. Namun, norma tersebut dinilai masih multitafsir. Menurut pemohon, ketentuan dalam UU LLAJ belum memberikan kejelasan dan kepastian hukum terkait perbuatan yang secara nyata mengganggu konsentrasi pengemudi, termasuk aktivitas merokok saat berkendara.

Ia menilai bahwa ketidakjelasan norma dan lemahnya perlindungan hukum berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum dalam penegakan aturan lalu lintas. Dengan demikian, diperlukan penjelasan lebih rinci mengenai larangan merokok saat berkendara agar aturan dapat diterapkan secara efektif.

Aturan Larangan Merokok Sudah Ada

Di sisi lain, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya pernah mengingatkan masyarakat tentang larangan merokok saat berkendara melalui unggahan video di akun resmi @TMCPoldaMetro. Dalam unggahan tersebut, Ditlantas merujuk pada Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 12 Tahun 2009 tentang Perlindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat.

Pasal 6 huruf c dari peraturan tersebut secara tegas menyatakan: “Pengemudi dilarang merokok dan melakukan aktivitas lain yang mengganggu konsentrasi ketika sedang mengendarai sepeda motor.” Selain itu, UU LLAJ Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 106 Ayat (1) juga mewajibkan setiap orang mengemudikan kendaraan dengan wajar dan penuh konsentrasi.

Ancaman Sanksi Kurungan dan Denda

Bagi pengendara yang melanggar ketentuan tersebut, dapat dikenakan sanksi pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 283 UU LLAJ. Ketentuan tersebut menyatakan bahwa pelanggar akan dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp750.000.

Studi Internasional: Merokok Tingkatkan Risiko Kecelakaan

Bahaya berkendara sambil merokok juga telah banyak dikaji oleh peneliti internasional. Salah satunya adalah studi berjudul “Cigarette Smoking, Road Traffic Accidents and Seat Belt Usage” yang dilakukan oleh pakar kesehatan di Southampton, Inggris. Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa aktivitas merokok dapat memecah konsentrasi pengemudi dan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

“Ini menunjukkan peningkatan risiko kecelakaan yang menyebabkan cedera di jam-jam gelap (malam hari) bagi pengemudi yang merokok dibandingkan pengemudi yang tidak merokok. Keterlibatan kecelakaan juga meningkat,” tulis studi tersebut, dikutip dari ScienceDirect.

Kejelasan Norma Hukum Penting

Dengan adanya uji materiil yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi serta penguatan aturan dari berbagai regulasi dan temuan ilmiah, larangan merokok saat berkendara kembali menjadi perhatian publik. Kejelasan norma hukum dinilai penting agar penegakan aturan lalu lintas dapat berjalan efektif, sekaligus meningkatkan kesadaran pengendara.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Kisah Penangkapan Widi Prasetijono, Eks Ajudan Jokowi yang Jadi Terdakwa Kasus Lahan

18 October 2026

Strategi PM Lawrence Wong Lindungi Pekerja Singapura dari Gelombang PHK AI

18 October 2026

Jejak Tegas Brigjen Ade Safri: Dari Jerat Firli Hingga Pucuk Pimpinan Dirtipideksus

18 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Kisah Penangkapan Widi Prasetijono, Eks Ajudan Jokowi yang Jadi Terdakwa Kasus Lahan

18 October 2026

Jejak Tegas Brigjen Ade Safri: Dari Jerat Firli Hingga Pucuk Pimpinan Dirtipideksus

18 October 2026

Strategi PM Lawrence Wong Lindungi Pekerja Singapura dari Gelombang PHK AI

18 October 2026

Harga komputer makin mahal, pengiriman PC dunia anjlok 20 persen

18 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?