Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 29 Maret 2026
Trending
  • Daftar Harga iPhone Maret 2026: Model Terbaru dan Lama
  • Apartemen Mewah Medan Jadi Tempat Judi Internasional, 19 Orang Ditangkap Polda Sumut
  • Blusukan Prabowo di Senen Gagal, Warga Terkejut: Ini Pertama Kalinya Presiden Datang
  • Jadwal Live Timnas Indonesia vs Saint Kitts dan Nevis di FIFA Series 2026 SCTV
  • 12 Prediksi Shio Besok Minggu 29 Maret 2026: Cinta, Karier, dan Nomor Keberuntungan
  • Konflik Timur Tengah Ubah Peta Wisata Dunia, ASEAN Jadi Pemenang Perubahan Rute Global
  • 4 Bisnis Kekinian dengan Peluang Besar untuk Pemula
  • Perbandingan Harga Cicilan Honda Brio Satya dan Toyota Agya
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Korban tewas longsoran sampah di Filipina mencapai 8 orang
Nasional

Korban tewas longsoran sampah di Filipina mencapai 8 orang

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover14 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kecelakaan Longsoran Sampah di Cebu, Filipina

Sebanyak delapan korban tewas telah tercatat akibat longsornya gunungan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Binaliw di Kota Cebu, Filipina. Peningkatan jumlah korban ini terjadi setelah dua perempuan berhasil dievakuasi dari reruntuhan pada malam hari. Saat ini, operasi pencarian dan penyelamatan masih terus berlangsung untuk 28 orang yang belum ditemukan.

Proses Penyelamatan yang Berat

Tim penyelamat menggunakan derek untuk mencapai area yang sulit dijangkau di lokasi kejadian. Pada Senin pagi, operasi pencarian dilanjutkan untuk menemukan 28 orang lainnya yang masih hilang. Anggota Dewan Dave Tumulak, ketua Komite Penanggulangan Bencana Kota Cebu, menyampaikan bahwa hingga empat hari setelah kejadian, sebanyak 12 orang berhasil diselamatkan. Namun, 28 orang termasuk insinyur dan pekerja lapangan masih hilang.

Tumulak mengatakan harapan realistis untuk menemukan korban selamat mulai memudar. Hal ini disebabkan oleh hambatan dalam upaya penyelamatan dan evakuasi. Masalah keamanan serius dan kondisi lingkungan yang berbahaya menjadi penghambat utama dalam proses penyelamatan.

Keterlibatan Pihak Terkait

Juru Bicara Kantor Pertahanan Sipil (OCD) Junie Castillo mengakui bahwa jumlah orang yang terjebak di TPA mungkin lebih besar. “Kami sedang menyelidiki hal ini. Bahkan, pemerintah daerah dan tim penyelamat kami sedang berhubungan dengan keluarga para pekerja di sana dan rekan-rekan mereka,” katanya. Tujuan dari komunikasi ini adalah untuk mengetahui siapa dan berapa banyak yang hilang secara total serta siapa yang berada di daerah tersebut.

Penyebab Kejadian

OCD mengatakan pihak berwenang masih menyelidiki mengapa tempat pembuangan sampah itu runtuh. Dari penilaian awal dan koordinasi dengan unit pemerintah setempat, kejadian ini dapat disebabkan oleh gempa bumi yang kuat dan badai baru-baru ini yang melanda provinsi tersebut. “Tumpukan sampah di tempat pembuangan sampah ini telah melunak, jadi itu salah satu hal yang sedang kami selidiki,” kata Castillo.

Tantangan dalam Operasi Penyelamatan

Tim penyelamat dengan hati-hati membersihkan reruntuhan menggunakan ekskavator dan crane berkapasitas 50 ton. Mereka menghadapi bahaya dari tumpukan sampah yang tidak stabil serta gas metana dan karbon yang terus mengeluarkan. Otoritas setempat memperingatkan bahwa memotong logam menggunakan obor asetilena di lingkungan yang dipenuhi metana sangat berbahaya karena risiko kebakaran dan ledakan tinggi.

Dampak terhadap Operasi TPA

Insiden ini memaksa Kota Cebu untuk menghentikan sementara operasi pembuangan sampah di fasilitas tersebut. Hal ini menimbulkan kekhawatiran mengenai volume sampah harian yang terus meningkat. Sekitar 50 pekerja sanitasi terkubur pada Kamis ketika tumpukan sampah roboh menimpa mereka dari ketinggian sekitar 20 lantai di Tempat Pembuangan Sampah Binaliw, sebuah fasilitas yang dioperasikan swasta yang menangani sampah untuk kota berpenduduk hampir satu juta jiwa.

Pengalaman Korban

“Saya mendengar suara keras dan melihat bahwa tempat itu sangat berdebu,” kata Junel Arcilla, yang mendokumentasikan kejadian tersebut melalui teleponnya, dalam bahasa Cebuano. Pengalaman ini menunjukkan betapa mengerikannya kejadian yang terjadi di TPA Binaliw.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Apartemen Mewah Medan Jadi Tempat Judi Internasional, 19 Orang Ditangkap Polda Sumut

29 Maret 2026

Blusukan Prabowo di Senen Gagal, Warga Terkejut: Ini Pertama Kalinya Presiden Datang

29 Maret 2026

Konflik Timur Tengah Ubah Peta Wisata Dunia, ASEAN Jadi Pemenang Perubahan Rute Global

29 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Daftar Harga iPhone Maret 2026: Model Terbaru dan Lama

29 Maret 2026

Apartemen Mewah Medan Jadi Tempat Judi Internasional, 19 Orang Ditangkap Polda Sumut

29 Maret 2026

Blusukan Prabowo di Senen Gagal, Warga Terkejut: Ini Pertama Kalinya Presiden Datang

29 Maret 2026

Jadwal Live Timnas Indonesia vs Saint Kitts dan Nevis di FIFA Series 2026 SCTV

29 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?