
IndonesiaDiscover.com – Proses integrasi dua pengelola bandara badan usaha milik negara (BUMN) telah rampung. Kementerian BUMN mengumumkan PT Aviasi Pariwisata Indonesia atau InJourney secara resmi menggabungkan PT Angkasa Pura I (Persero) dan PT Angkasa Pura II (Persero) menjadi PT Angkasa Pura Indonesia (API) atau InJourney Airports.
’’Alhamdulillah, proses yang panjang telah menemui akhirnya, upaya kita untuk memperkuat pengelolaan bandara berhasil terwujud,’’ ujar Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Jumat (30/1) lalu.
Erick menyampaikan, kehadiran InJourney Airports dan PT Integrasi Aviasi Solusi atau InJourney Aviation Services (IAS) sebagai subholding InJourney Group merupakan terobosan besar dalam sektor industri aviasi dan kebandarudaraan.
Hal itu bentuk adaptif BUMN dalam menghadapi perubahan zaman. ’’Dengan transformasi ini, kita berharap pengelolaan bandara bisa lebih terintegrasi dan efisien,’’ ucapnya.
Sementara itu, Direktur Utama InJourney Airports Dony Oskaria menuturkan bahwa merger tersebut akan menjadikan bandara-bandara di dalam pengelolaan API Group menjadi lebih sehat dan profitable.
InJourney Airports akan menangani total 172 juta penumpang per tahun dan berada di urutan ke-5 perusahaan operator bandara terbesar di dunia, mengalahkan Vinci Airports (Prancis) dan GMR Group (India). Dalam beberapa tahun ke depan, API ditargetkan menjadi perusahaan pengelola bandara terbesar ke-3 di dunia. (agf/c6/dio)