Indonesiadiscover.com Club Slavia Prague akan menjamu Lens pada laga pembuka fase liga Liga Champions 2026-2027 di Fortuna Arena, Jumat (11/9/2026).
Duel ini menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk mengawali perjalanan di kompetisi elite Eropa dengan hasil positif.
Slavia Prague dan Lens sebenarnya pernah bertemu sebelumnya. Namun, pertemuan tersebut sudah berlangsung lebih dari tiga dekade lalu, tepatnya pada musim 1995-1996.
Kala itu, Slavia Prague menyingkirkan Lens dengan kemenangan agregat 1-0 pada putaran ketiga Piala UEFA.
Kini, kedua tim kembali berhadapan, tetapi dengan atmosfer yang jauh berbeda karena sama-sama tampil di Liga Champions.
Slavia Prague Sedang On Fire
Slavia Prague memasuki musim ini dengan kepercayaan diri tinggi.
Mereka kembali tampil di fase utama Liga Champions untuk musim kedua secara beruntun dan menjadi penampilan keempat sepanjang sejarah klub.
Kepastian tersebut didapat setelah Slavia mempertahankan gelar Liga Ceko pada musim 2025-2026.
Dari 30 pertandingan liga musim lalu, Slavia hanya sekali mengalami kekalahan. Mereka juga mengakhiri kompetisi dengan keunggulan delapan poin atas rival sekota, Sparta Prague.
Performa tersebut berlanjut pada awal musim baru.
Slavia belum terkalahkan dalam tujuh pertandingan Liga Ceko, dengan catatan lima kemenangan dan dua hasil imbang. Koleksi 17 poin membuat mereka berada di puncak klasemen.
Menjelang pertandingan Liga Champions, Slavia juga menghancurkan Brno dengan skor 4-0 di kandang pada Sabtu.
Ketajaman lini depan menjadi salah satu kekuatan utama Slavia. Dalam tujuh pertandingan liga musim ini, mereka mampu mencetak rata-rata tiga gol per laga.
Pertahanan mereka juga cukup solid karena baru kebobolan lima gol di kompetisi domestik.
Namun, ada satu catatan yang menjadi pekerjaan rumah besar.
Slavia Prague sudah 19 pertandingan Liga Champions tanpa kemenangan, dengan tujuh hasil imbang dan 12 kekalahan.
Kemenangan terakhir mereka di kompetisi tersebut terjadi pada September 2007 ketika mengalahkan Steaua Bucharest 1-0.
Musim lalu juga tidak berjalan baik. Slavia hanya meraih tiga hasil imbang dan menderita lima kekalahan dalam delapan pertandingan fase liga, sehingga finis di posisi ke-33 dari 36 tim.
Meski begitu, mereka punya modal bagus ketika menghadapi klub Prancis.
Slavia memenangkan empat dari enam pertemuan terakhir melawan wakil Prancis, dengan dua kekalahan.
Lens Datang dengan Modal Kurang Meyakinkan
Lens juga bersiap menjalani penampilan keempatnya di Liga Champions.
Sebelumnya, mereka tampil pada musim 1998-1999, 2002-2003 dan 2023-2024. Namun, dalam tiga kesempatan tersebut, perjalanan Lens selalu terhenti di fase grup.
Musim lalu menjadi salah satu musim terbaik Lens dalam beberapa tahun terakhir.
Les Sang et Or secara mengejutkan finis di posisi kedua Ligue 1, bahkan mampu memberikan tekanan kepada PSG dalam perburuan gelar.
Lens juga berhasil memenangkan Coupe de France untuk pertama kalinya pada Mei.
Mereka kemudian menambah trofi dengan memenangkan Trophee des Champions pada Agustus.
Namun, pergantian pelatih membuat awal musim Lens belum sepenuhnya stabil.
Dino Toppmoller kini dipercaya menangani Lens menggantikan Pierre Sage.
Lens membuka Ligue 1 musim ini dengan kemenangan telak 5-2 atas Auxerre.
Setelah itu, mereka justru menelan dua kekalahan beruntun, masing-masing dari Strasbourg dengan skor 1-2 dan Lorient 0-1.
Kekalahan terakhir dari Lorient terjadi pada Sabtu dan menjadi bekal yang kurang ideal sebelum bertandang ke Praha.
Meski demikian, Lens punya catatan menarik dalam pertandingan pembuka kompetisi Eropa.
Mereka tidak terkalahkan dalam laga pertama pada empat kampanye besar Eropa terakhir. Namun, seluruh pertandingan tersebut berakhir imbang.
Lens juga cukup produktif di Liga Champions. Dari 18 pertandingan fase grup yang pernah dimainkan, hanya tiga yang berakhir tanpa gol dari mereka.
Masalah terbesar Lens justru muncul ketika bermain tandang.
Mereka belum pernah menang dalam 13 pertandingan tandang terakhir di kompetisi Eropa level utama, dengan lima hasil imbang dan delapan kekalahan.
Kemenangan tandang terakhir Lens di kompetisi tersebut terjadi pada September 2005 ketika mereka mengalahkan Grodzisk 4-2 di Piala UEFA.
Berita Tim
Slavia Prague kemungkinan tidak diperkuat Lukas Provod dan David Zima yang masing-masing mengalami cedera pergelangan kaki dan gegar otak.
Tomas Holes juga masih harus menepi karena masalah kebugaran.
Mojmir Chytil menjadi salah satu pemain yang patut diperhatikan. Empat gol yang dicetaknya musim ini seluruhnya terjadi di kandang.
Namun, ia harus bersaing dengan Tomas Chory untuk mendapatkan tempat di lini depan setelah Chory mencetak dua gol ketika menghadapi Brno.
David Jurasek dan Emmanuel Ayaosi juga berpeluang masuk starting XI setelah keduanya mencetak gol sebagai pemain pengganti pada laga terakhir.
Di kubu Lens, Maik Nawrocki, Jonathan Gradit, Samson Baidoo, Nidal Celik dan Jhoanner Chavez masih menjalani pemulihan cedera.
Yacine Titraoui menjadi tanda tanya besar setelah mengalami cedera paha ketika melawan Lorient.
Matthieu Udol juga harus menjalani pemeriksaan sebelum pertandingan.
Kapten Florian Thauvin mengawali musim dengan performa impresif.
Ia telah mencetak empat gol dalam empat pertandingan, termasuk tiga gol pembuka pertandingan.
Thauvin diperkirakan kembali bermain di belakang striker bersama Thorgan Hazard.
Abdallah Sima akan menjadi pilihan utama di lini depan untuk menghadapi mantan klubnya.
Lens juga memiliki Jean-Clair Todibo yang baru bergabung dengan status pinjaman dari West Ham United. Ia berpeluang menjalani debut dengan mengisi lini belakang bersama Ismaelo Ganiou dan Kyllian Antonio.
Perkiraan Susunan Pemain
Slavia Prague (3-4-3):
Markovic; Chaloupek, N’Guessan, Zima; Isife, Sadilek, Nowak, Jurasek; Ayaosi, Chytil, Sturm.
Lens (3-4-2-1):
Risser; Todibo, Ganiou, Antonio; Aguilar, Haidara, Cuisance, Skoras; Thauvin, Hazard; Sima.
Prediksi Slavia Prague vs Lens
Pertandingan diperkirakan berjalan terbuka.
Slavia Prague memiliki produktivitas luar biasa di kompetisi domestik dengan rata-rata tiga gol per pertandingan dalam tujuh laga awal musim.
Sementara itu, Lens juga memiliki catatan bahwa mereka tidak pernah bermain 0-0 dalam 18 pertandingan fase grup Liga Champions sepanjang sejarahnya.
Kedua tim sama-sama memiliki lini serang yang bisa menciptakan masalah bagi pertahanan lawan.
Slavia memiliki keuntungan bermain di kandang dan sedang berada dalam momentum positif. Namun, rekor buruk mereka di Liga Champions membuat kemenangan tidak bisa dianggap mudah.
Lens juga memiliki pengalaman Eropa dan fleksibilitas taktik untuk mengimbangi permainan tuan rumah.
Dengan kondisi tersebut, duel ketat dan penuh gol berpeluang terjadi di Fortuna Arena.
Prediksi skor: Slavia Prague 2-2 Lens.



