Ringkasan Berita:
- Kapten Arema FC Johan Ahmat Farizi meminta seluruh rekannya menjaga fokus dan kekompakan.
- Akan tetapi, kesiapan lini permainan Singo Edan terganggu oleh masalah kebugaran yang dialami Alfeandra Dewangga di posisi gelandang bertahan serta penyerang Gustavo Henrique.
- Pihak fisioterapis mengonfirmasi kedua pemain kunci tersebut masih merasa nyeri.
Indonesiadiscover.com, MALANG –Arema FC terus mengasah persiapan jelang melakoni laga tandang perdana musim ini melawan PSM Makassar di Stadion BJ Habibie, Parepare, Sulawesi Selatan pada Minggu (13/9/2026).
Di tengah ambisi melanjutkan tren positif usai menang 4-0 di laga pembuka, skuad Singo Edan justru terancam tampil pincang.
Dua pemain pilar mereka, Alfeandra Dewangga dan Gustavo Henrique, dilaporkan masih dibekap cedera dan menjalani pemulihan intensif bersama tim medis.
Berikut ulasan selengkapnya:
Amunisi Lawan PSM Makassar
Kapten tim Arema FC Johan Ahmat Farizi menyampaikan, tiga poin di pertandingan pertama dengan mengalahkan Isenmulang Kalteng FC, menjadi modal dan amunisi bagus bagi tim Singo Edan.
Meskipun meraih poin sempurna di laga perdana, namun menurutnya perjuangan Arema FC baru akan diuji pada laga kedua ini.
Untuk itu, ia meminta para pemain untuk tetap menjaga fokus dan memperbaiki sejumlah kesalahan yang dilakukan pada laga pembuka kemarin.
“Untuk pertandingan ke depan bisa dikatakan mudah, bisa dikatakan sulit, tapi kami harus kompak, intropeksi diri dan terus berusaha menjadi lebih baik,” ucapnya kepada Indonesiadiscover.com, Rabu (9/9/2026).
Sebagai leader di tim Arema FC, Johan Ahmat Farizi menjadi pemain yang cukup disegani.
Hal tersebut terbukti saat ia menciptakan gol spektakuler ke gawang Isenmulang Kalteng FC di laga pembuka kemarin, Jumat (4/9/2026).
Gol tersebut tak hanya gol pertama yang berhasil dicetak di kompetisi Super League musim ini, melainkan juga menjadi yang spesial bagi pribadi Alfarizi.
Atas performa gemilang di laga pembuka tersebut, pemain berusia 36 tahun itu didapuk menjadi man of the match.
Alfarizi juga menunjukkan, bahwa umur hanyalah angka.
Selebihnya, ia ingin berusaha semaksimal mungkin dalam membantu Arema FC untuk meriah hasil maksimal dari pertandingan ke pertandingan.
“Gol kemarin itu gak nyangka. Jadi sudah terbiasa di latihan. Waktu ada momen saya coba. Alhamdulillah gol,” ungkapnya.
Baginya, hasil positif di laga perdana kemarin akan menjadi modal berharga menghadapi PSM Makassar.
Bermain sebagai tim tamu, tentu bukan menjadi hal yang mudah bagi Singo Edan untuk dapat mencuri poin.
Apalagi PSM Makassar di pekan pertama lalu juga kalah dari Persib Bandung dengan skor 3-1.
Alfarizi pun berpesan, untuk terus berusaha menjadi lebih baik dan meningkatkan kerjasama tim.
“Tiga poin kemarin bisa menjadi modal d pertandingan berikutnya dan motivasi, tapi yang paling penting, kami harus bekerjasama lebih baik lagi,” tandasnya.
Dewangga dan Gustavo Masih Nyeri
Arema FC terancam tampil pincang saat menjalani laga tandang menghadapi PSM Makassar.
Dua pemain Arema FC, yakni Alfeandra Dewangga dan Gustavo Henrique, masih diragukan dapat diturunkan akibat cedera.
Dewangga, yang tampil sebagai starter saat menghadapi Isenmulang Kalteng FC pada pekan pertama, Jumat (4/9/2026), mengalami cedera pada menit ke-64.
Alhasil, Dewangga terpaksa digantikan oleh Matheus Blade pada menit ke-66 pertandingan karena mengerang kesakitan sembari memegangi kakinya.
Meski demikian, dari hasil observasi dan pemeriksaan yang dilakukan oleh tim dokter Arema FC, kondisi Dewangga dilaporkan sudah mulai membaik.
Kendati begitu, masih ada beberapa kendala yang membuat eks pemain Persib Bandung dan PSIS Semarang itu belum dipastikan dapat merumput saat berhadapan dengan PSM Makassar.
“Dewangga sudah semakin membaik. Di laga kmarin dia hanya terlibat benturan saja,” ujar Fisioterapi Arema FC, Retta Arroyan, kepada Indonesiadiscover.compada Selasa (8/9/2026).
“Sekarang dia masih merasa sedikit nyeri di daerah lututnya saat dibuat jogging,” tambahnya.
Dengan jeda waktu sekitar empat hari jelang laga kontra PSM Makassar, Dewangga masih memiliki kesempatan untuk menjalani pemulihan.
Pemain berusia 25 tahun tersebut kini mendapatkan posisi utama di skuad Arema FC setelah didatangkan dari Persib Bandung pada awal musim ini.
Gaya permainan yang “ngeyel“ serta lihai membaca pergerakan bola menjadi keunggulan yang dimiliki Dewangga saat dipercaya mengisi posisi gelandang bertahan.
Tak heran, manajemen Singo Edan berani mengikatnya dengan kontrak berdurasi dua musim hingga 2027/2028.
Sementara itu, Gustavo Henrique juga masih diragukan tampil akibat cedera yang dialaminya saat berlaga di Piala Presiden 2026.
Top skor Piala Presiden 2026 dengan torehan empat gol tersebut harus menjalani masa pemulihan lebih lama hingga benar-benar pulih total.
Saat ini, sudah banyak perkembangan positif yang dirasakan oleh penyerang berusia 30 tahun tersebut.
Kendati begitu, Gustavo Henrique masih memerlukan waktu sebelum bisa melakoni laga debut resminya bersama Arema FC di ajang Super League.
“Gustavo progresnya semakin membaik. Kira-kira dia masih membutuhkan waktu dulu untuk bermain,” kata Retta.
Sebelumnya pelatih Arema FC, Marcos Santos sempat memprediksi Gustavo Henrique baru bisa dimainkan pada pekan kedua Super League musim ini.
Sayangnya, melihat perkembangan dari cedera otot paha yang dialami, Gustavo masih harus menjalani pemulihan intensif.
Marcos Santos pun berharap cedera yang dialami oleh para pemainnya tidak terlalu mengkhawatirkan dan bisa segera kembali ke lapangan.
“Semoga dia (Dewangga) bisa terus bermain dan bisa keluar dari situasi saat ini. Kondisinya tentu akan mendapatkan evaluasi lebih lanjut dari tim medis,” tandasnya.
Ikuti saluran SURYA MALANG di >>>>> News.google.com



