Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 12 Juli 2026
Trending
  • 10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman
  • 5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl
  • Kunjungan ke Pabrik Yamaha, Komunitas XMAX Bali Jelajahi Standar Produksi Global
  • Video Call dengan Bayi: Termasuk Screen Time? Ini Jawabannya
  • Penawaran Umum RANS Ditutup Besok, Jutaan Investor Antre Daftar di Bursa
  • Terdakwa Korupsi Rp 300 M Soroti Bukti Kerugian dan Validitas Audit
  • Gubernur Khofifah Dianugerahi Penghargaan atas Penurunan Stunting Jatim 14,7 Persen
  • Sandro Tonali resmi bergabung dengan Tottenham Hotspur, jadi pemain termahal klub
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Teknologi»Video Call dengan Bayi: Termasuk Screen Time? Ini Jawabannya
Teknologi

Video Call dengan Bayi: Termasuk Screen Time? Ini Jawabannya

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover11 Juli 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Mengenal Video Call Bersama Bayi dan Manfaatnya

Tidak semua orangtua dapat selalu berada di samping anak kecil setiap hari. Ada yang harus bekerja jauh dari rumah, tinggal terpisah karena tuntutan pekerjaan, atau memiliki keluarga seperti kakek dan nenek yang tinggal jauh. Saat rasa rindu menghampiri, melihat wajah dan mendengar suara si Kecil menjadi hal yang sangat berarti.

Di era digital, panggilan video (video call) sering menjadi cara paling praktis untuk melepas rindu. Melalui layar ponsel, orang tua maupun anggota keluarga dapat menyaksikan senyum, celoteh, hingga tingkah lucu si Kecil secara langsung meski terpisah jarak. Namun, video call tetap membuat si Kecil menatap layar. Karena itu, tidak sedikit orang yang menganggap aktivitas ini sama dengan screen time.

Apakah Video Call Termasuk Screen Time?

Menurut penjelasan dari American Academy of Pediatrics (AAP), orangtua tidak perlu khawatir jika sesekali mengajak bayi melakukan video call dengan anggota keluarga atau kerabat. AAP menjelaskan bahwa video call tidak dianggap sebagai screen time pasif karena aktivitas ini merupakan bentuk interaksi sosial yang membantu bayi tetap menjalin hubungan dengan orang-orang terdekat.

Selain itu, durasi video call umumnya singkat dan melibatkan komunikasi dua arah, sehingga berbeda dengan bayi yang hanya menonton tayangan di layar. Meski pada awalnya bayi belum sepenuhnya memahami siapa atau apa yang muncul di layar, mereka tetap memperoleh manfaat dari suara, ekspresi wajah, dan interaksi yang terjadi selama video call.

Tips Mendampingi Si Kecil Saat Video Call

Saat mengajak si Kecil melakukan video call, sebaiknya orang tua tetap mendampinginya. Orang tua dapat membantu mengarahkan perhatian bayi, misalnya mengatakan, “Lihat, Ayah sedang melambaikan tangan,” atau “Nenek sedang tersenyum, coba lihat.” Dengan begitu, bayi akan lebih mudah menghubungkan suara, wajah, dan ekspresi orang yang sedang berbicara.

Semakin sering didampingi saat video call, bayi akan semakin terbiasa memperhatikan dan merespons orang di layar. Seiring bertambahnya usia, ia mulai mengenali anggota keluarga yang berada jauh, membalas senyuman, mengoceh, atau melambaikan tangan.

Membuat Video Call Lebih Bermakna untuk Si Kecil

Agar video call menjadi momen yang menyenangkan sekaligus bermanfaat bagi tumbuh kembang si Kecil, orang tua dapat menerapkan beberapa tips berikut:

  • Pilih waktu yang tepat dan batasi durasinya

    Lakukan video call saat si Kecil dalam kondisi kenyang, tidak mengantuk, dan suasana hatinya sedang baik agar ia lebih fokus selama berinteraksi.

  • Orang tua ikut terlibat dalam percakapan

    Dampingi si Kecil selama video call dan bantu mengajak ia berinteraksi dengan orang yang berada di layar. Kehadiran orang tua membuat bayi lebih mudah memperhatikan dan merespons.

  • Buat interaksi terasa nyata

    Misalnya, saat Kakek atau Nenek meniupkan ciuman, orang tua dapat meneruskannya dengan mencium si Kecil. Jika si Kecil berpura-pura menyuapi orang di layar, ajak ia melanjutkan permainan tersebut agar interaksi terasa lebih hidup.

  • Ajak bercerita atau bernyanyi bersama

    Mintalah anggota keluarga membacakan buku cerita atau menyanyikan lagu favorit si Kecil selama video call. Aktivitas ini dapat membuat suasana lebih menyenangkan sekaligus mendukung perkembangan bahasa dan kemampuan berkomunikasi.

Batasi Durasi Video Call dengan Si Kecil

Video call memang diperbolehkan karena melibatkan interaksi dua arah. Namun, orangtua tetap disarankan tidak melakukannya terlalu lama. Pasalnya, selama video call bayi masih terpapar cahaya dari layar ponsel, tablet, atau perangkat elektronik lainnya.

Hingga saat ini belum ada rekomendasi yang menetapkan batas aman durasi video call untuk bayi. Meski begitu, anak di bawah usia 2 tahun tetap dianjurkan meminimalkan paparan layar. Karena itu, interaksi secara langsung masih menjadi pilihan terbaik untuk mendukung tumbuh kembang si Kecil.

Jaga Jarak Ponsel Saat Video Call

Saat melakukan video call dengan si Kecil, sebaiknya orang tua tidak meletakkan ponsel terlalu dekat dengan tubuh bayi. Menurut studi yang dipublikasikan oleh National Institutes of Health (NIH), paparan radiasi ponsel dalam jangka panjang diduga berkaitan dengan peningkatan risiko beberapa penyakit, seperti leukemia, tumor otak, kanker kulit, kanker payudara, hingga gangguan tiroid. Meski risiko tersebut tidak muncul secara langsung dan masih terus diteliti, dampaknya diperkirakan dapat berkembang perlahan seiring waktu.

Agar lebih aman, usahakan menjaga jarak ponsel setidaknya 20 cm dari tubuh si Kecil selama video call berlangsung. Selain itu, hindari meletakkan ponsel di bawah bantal, kasur, atau tempat tidur bayi saat perangkat masih menyala.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Waktu luang jadi ruang kreatif untuk modifikasi skutik murah

11 Juli 2026

Harga iPhone 17e 512GB Stabil, Ini Update Terbaru iPhone 17e dan Seri iPhone 17 iBox

11 Juli 2026

8 cara melindungi anak dari konten dewasa di TikTok, wajib diketahui orang tua

11 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman

11 Juli 2026

5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl

11 Juli 2026

Kunjungan ke Pabrik Yamaha, Komunitas XMAX Bali Jelajahi Standar Produksi Global

11 Juli 2026

Video Call dengan Bayi: Termasuk Screen Time? Ini Jawabannya

11 Juli 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?