Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sunday, 1 November 2026
Trending
  • Vietnam Genjot Pariwisata Premium, Tambah 10.000 Kamar Hotel Mewah
  • 8 tips agar vacuum cleaner portable bisa awet dan tidak cepat rusak
  • Sosok 7 saksi yang diperiksa terkait dugaan kawat tertinggal di jantung pasien RSUD AWS Samarinda
  • 50 soal pilihan ganda akidah akhlak kelas 10 SMA: ukhuwah, amal saleh, toleransi hingga asmaul husna
  • Demo 28 Oktober di Bundaran HI, ini link CCTV, jalan terdampak, dan rute alternatif
  • Prediksi skor Manchester City vs Brighton: The Citizens diunggulkan menang di Etihad
  • Apa itu kasbon? Kenali pengertian, cara kerja, risiko, dan contohnya
  • Honda Modif Contest 2026: Modifikator Solo, Bandung, Madura rebut gelar juara nasional di Ambarawa
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Olahraga»PFA gelar final camp 2026: 59 bakat Papua bersaing untuk 20 kursi akademi
Olahraga

PFA gelar final camp 2026: 59 bakat Papua bersaing untuk 20 kursi akademi

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover10 July 2026No Comments4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Final Camp PFA Cari Bakat 2026 Dimulai di Timika

Papua Football Academy (PFA) resmi membuka Final Camp PFA Cari Bakat 2026 di Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Acara ini berlangsung pada Senin (6/7/2026), dengan peserta terbaik yang berhasil melewati tahapan seleksi sebelumnya.

Sebanyak 59 siswa dari berbagai wilayah di Papua akan bersaing memperebutkan 20 posisi sebagai anggota baru PFA. Mereka adalah hasil dari seleksi yang melibatkan 2.530 peserta dari 20 kabupaten/kota di Papua. Proses seleksi ini dilakukan melalui tahapan Layer Kota dan Visit sejak 1 Mei hingga 20 Juni 2026.

Program PFA Cari Bakat 2026 tidak hanya bertujuan untuk mencetak pemain sepak bola profesional, tetapi juga membentuk karakter dan melahirkan calon pemimpin masa depan Papua yang berkarakter dan disiplin. Direktur Akademik PFA, Coach Wolfgang Pikal, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang berhasil mencapai tahap akhir.

“Saya melihat kalian semua sudah sampai di sini. Itu artinya kalian telah melewati perjalanan dan perjuangan yang tidak mudah. Kalian adalah anak-anak terbaik yang berhasil lolos hingga tahap ini,” ujar Pikal dalam acara tersebut.

VP Relation PTFI, Engel Enoch, juga menyampaikan selamat kepada 59 peserta yang berhasil masuk Final Camp. Menurutnya, PFA bukan hanya tentang sepak bola, tetapi juga tentang pembentukan kepemimpinan dan karakter.

“PFA bukan hanya memilih pemain sepakbola. Kami yakin anak-anak ini akan menjadi pemimpin-pemimpin masa depan Papua. Karena itu proses ini tidak boleh dianggap sepele,” tegas Engel.

Dari 59 peserta, hanya 20 yang akan terpilih menjadi siswa PFA. Meski demikian, peserta yang belum lolos diminta untuk tetap semangat dan terus mengembangkan kemampuan mereka.

“Kami juga melihat karakter, kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah. Yang belum terpilih jangan putus asa, teruslah berjuang,” kata Engel.

Program PFA merupakan bentuk komitmen PT Freeport Indonesia dalam membangun sumber daya manusia Papua melalui olahraga. Selain fasilitas sepak bola, PFA juga berupaya membentuk pemimpin-pemimpin hebat di Tanah Papua.

“Kami membangun fasilitas bukan hanya untuk sepakbola, tetapi juga untuk membentuk sumber daya manusia dan pemimpin-pemimpin hebat Papua. Ini adalah kesempatan yang sangat baik bagi anak-anak semua,” ujarnya.

Engel juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjadikan Final Camp sebagai ajang membangun persaudaraan, saling mendukung, dan berkompetisi secara sehat.

“Kalian akan menjadi saudara dan keluarga. Bersainglah secara sehat, saling mengenal, saling menyemangati, tetap fokus, jaga kesehatan, dan manfaatkan pengalaman ini sebaik mungkin,” pesan Engel.

Selain itu, Engel turut mengapresiasi seluruh pelatih dan tim yang telah bekerja keras selama proses seleksi. Ia berharap bahwa seleksi ini benar-benar menemukan 20 talenta terbaik Papua.

Peserta Berharap Bisa Membawa Nama Baik Papua

Beberapa peserta dari berbagai daerah mengungkapkan antusiasme mereka terhadap Final Camp. Salah satunya adalah Israel Junior Eluay, peserta asal Kabupaten Jayapura, yang mengaku Final Camp merupakan kesempatan yang lama diimpikan.

“Ini momen yang saya tunggu-tunggu. Saya terus berlatih agar bisa membanggakan orang tua, marga, kampung, dan keluarga saya. Saya berasal dari SSB Kabupaten Jayapura,” ujarnya.

Alex Jikwa dari Kabupaten Jayawijaya juga mengungkapkan kegembiraannya. Ini adalah pertama kalinya ia datang ke Timika untuk mengikuti seleksi PFA.

“Saya mendapat informasi dari coach di SSB Tolikara. Orang tua sangat mendukung saya mengikuti seleksi ini. Saya berharap bisa memberikan hasil terbaik,” katanya.

Sementara Yoel Sokay, peserta asal Timika, mengatakan dirinya telah mengenal sepak bola sejak usia dini.

“Saya berasal dari SMP Negeri 2 Timika dan bergabung di SSB Papua Blessing. Saya mulai bermain sepak bola sejak usia tiga tahun karena ayah saya seorang pelatih,” ujarnya.

Melalui Final Camp ini, 59 peserta terbaik akan mengikuti serangkaian tes dan pembinaan sebelum dipilih 20 siswa yang akan bergabung sebagai angkatan baru PFA.

Sejarah dan Visi PFA

PFA berdiri sejak 31 Agustus 2022 dengan satu tujuan besar, yaitu membangun fondasi sepak bola Papua yang profesional dan berkelanjutan. Dalam waktu yang relatif singkat, PFA telah berkembang menjadi tempat lahirnya talenta-talenta muda dari Tanah Papua yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.

Selain kompetisi domestik, PFA juga memiliki program unggulan PFA Elite Camp yang memberikan pengalaman latihan dan kompetisi di luar negeri. Program ini dimulai dengan Elite Camp Korea Selatan pada tahun 2024. Batch kedua kemudian melanjutkan perjalanan ke Jepang, Austria pada tahun 2026, dan terbaru ke Australia pada tahun 2026.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Prediksi skor Manchester City vs Brighton: The Citizens diunggulkan menang di Etihad

1 November 2026

Prediksi skor Parma vs Udinese di Liga Italia: Statistik dan head-to-head di Serie A Italia

31 October 2026

Prediksi skor Manchester City vs Brighton: Statistik dan head-to-head di Piala Liga Inggris

31 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Vietnam Genjot Pariwisata Premium, Tambah 10.000 Kamar Hotel Mewah

1 November 2026

8 tips agar vacuum cleaner portable bisa awet dan tidak cepat rusak

1 November 2026

Sosok 7 saksi yang diperiksa terkait dugaan kawat tertinggal di jantung pasien RSUD AWS Samarinda

1 November 2026

50 soal pilihan ganda akidah akhlak kelas 10 SMA: ukhuwah, amal saleh, toleransi hingga asmaul husna

1 November 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?