Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Tuesday, 27 October 2026
Trending
  • Klasemen Persebaya Surabaya melorot! Tavares bongkar 2 kesalahan jelang lawan PSM Makassar
  • Dua tahun Prabowo-Gibran, Kemenpora percepat transformasi dan ukir prestasi olahraga
  • DPRD NTT sebut ekonomi warga picu menjamurnya pengecer BBM
  • Bahaya Air Sabun untuk Wiper: Awas Kaca Mobil Rusak!
  • Kisah Awal Buya Hamka: Pencarian Jati Diri Sang Ulama Besar
  • Jadwal Pelni KM Tilongkabila hingga 26 November: Rute Bitung-Benoa & Singgahannya
  • Minta dipeluk permintaan terakhir Kamaruddin Simanjuntak sebelum meninggal, 2 tahun cuci darah
  • Gledson Paixao siap unjuk gigi bersama Persebaya Surabaya, waspadai ledakan PSM Makassar!
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Rusia Klaim Ukraina Tolak Gencatan Senjata, Perselisihan Kostiantynivka Memburuk
Nasional

Rusia Klaim Ukraina Tolak Gencatan Senjata, Perselisihan Kostiantynivka Memburuk

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover11 July 2026No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kostiantynivka: Perselisihan Antara Rusia dan Ukraina Terus Berlanjut

Ketegangan antara Rusia dan Ukraina kembali memanas, terutama di wilayah Kostiantynivka yang menjadi pusat perselisihan. Rusia menuduh Ukraina menolak usulan gencatan senjata selama enam jam di kota tersebut, sementara Kyiv membantah klaim tersebut dan menolak pernyataan Moskow bahwa kota strategis itu telah direbut.

Pernyataan ini muncul di tengah upaya baru Amerika Serikat (AS) untuk mendorong perundingan damai antara kedua negara. Menurut laporan dari Al Jazeera, Kementerian Pertahanan Rusia mengusulkan penghentian pertempuran selama enam jam di dalam dan sekitar Kostiantynivka pada Senin (6/7/2026). Menurut Moskow, jeda tersebut diperlukan untuk memfasilitasi penyerahan jenazah tentara Ukraina yang gugur kepada pihak Kyiv.

Rusia memberikan waktu hingga Minggu (5/7/2026) pukul 09.00 GMT bagi Ukraina untuk memberikan tanggapan. Namun, hingga tenggat berakhir, Moskow menuduh Kyiv tidak menyetujui usulan tersebut. Reuters juga melaporkan bahwa Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan Ukraina tetap melanjutkan penembakan di kawasan Kostiantynivka sehingga rencana gencatan senjata lokal tidak dapat dilaksanakan.

Hingga berita ini ditulis, Kementerian Pertahanan maupun Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina belum memberikan tanggapan resmi atas tuduhan tersebut.

Sengketa Kostiantynivka Belum Berakhir

Kostiantynivka adalah kota strategis yang telah lama menjadi target ofensif Moskow di wilayah Donetsk. Pada Jumat (4/7/2026), Rusia mengklaim pasukannya berhasil merebut kota tersebut. Kota ini dinilai penting karena menjadi salah satu pusat logistik dan jalur pertahanan utama Ukraina di kawasan timur.

Ukraina membantah klaim tersebut. Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky menegaskan pasukan Ukraina masih mempertahankan Kostiantynivka dan menyebut klaim Rusia sebagai propaganda. “Tentu saja itu tidak benar. Itu hanyalah kebohongan Rusia lainnya, upaya untuk menciptakan sensasi,” kata Zelensky melalui akun X, seperti dikutip dari Al Jazeera.

Zelensky bahkan menyindir Presiden Rusia, Vladimir Putin. “Jika Kostiantynivka berada di bawah kendali Rusia, mungkin Putin tidak akan kesulitan bertemu saya di sana untuk mencari jalan diplomatik mengakhiri perang ini,” ujarnya.

Kremlin Balas Sindiran Zelensky

Pernyataan Zelensky segera dibalas Kremlin. Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov mengatakan Kostiantynivka kini merupakan bagian dari wilayah Rusia sesuai klaim Moskow. Ia juga menegaskan undangan kepada Zelensky untuk bertemu Presiden Vladimir Putin di Moskow tetap terbuka.

Sebelumnya, Zelensky diketahui mengirim surat kepada Putin yang mengusulkan pembicaraan langsung sebagai bagian dari upaya perdamaian. Namun, Presiden Ukraina itu sejak lama menolak melakukan pertemuan di ibu kota Rusia.

Upaya Perdamaian Kembali Didorong AS

Perselisihan terbaru mengenai Kostiantynivka terjadi ketika AS kembali berupaya menghidupkan jalur diplomasi. Presiden AS, Donald Trump telah berbicara secara terpisah dengan Putin dan Zelensky mengenai peluang mengakhiri perang yang kini memasuki tahun kelima.

Menurut Kremlin, Trump menawarkan bantuan kepada Putin untuk mencari solusi atas konflik tersebut. Sementara itu, Zelensky mengatakan pembicaraannya dengan Trump membahas situasi di sepanjang garis depan perang yang membentang sekitar 1.200 kilometer.

Zelensky menyebut terdapat peluang nyata untuk mengakhiri perang apabila upaya diplomasi terus didorong. Seorang pejabat senior AS juga mengonfirmasi Trump dijadwalkan bertemu Zelensky dalam KTT NATO pekan ini untuk membahas langkah-langkah mengakhiri konflik.

Pejabat tersebut mengakui pertempuran di garis depan dalam beberapa bulan terakhir cenderung menemui jalan buntu, sehingga Washington melihat adanya urgensi baru untuk mendorong penyelesaian melalui jalur diplomatik.

Perang Masih Berlangsung

Di tengah upaya diplomasi tersebut, pertempuran di berbagai wilayah masih terus berlangsung. Pejabat Rusia di Krimea melaporkan satu orang tewas dan dua lainnya terluka akibat serangan Ukraina pada Minggu (5/7/2026).

Sementara itu, sengketa mengenai Kostiantynivka menunjukkan bahwa perang Rusia-Ukraina belum hanya berlangsung di medan tempur, tetapi juga dalam perang narasi. Ketika Amerika Serikat berupaya membuka kembali ruang dialog, Moskow dan Kyiv masih saling membantah mengenai penguasaan wilayah serta syarat penghentian pertempuran, menandakan jalan menuju perdamaian masih dipenuhi tantangan.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Dua tahun Prabowo-Gibran, Kemenpora percepat transformasi dan ukir prestasi olahraga

26 October 2026

Klasemen Persebaya Surabaya melorot! Tavares bongkar 2 kesalahan jelang lawan PSM Makassar

26 October 2026

Jadwal Pelni KM Tilongkabila hingga 26 November: Rute Bitung-Benoa & Singgahannya

26 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Klasemen Persebaya Surabaya melorot! Tavares bongkar 2 kesalahan jelang lawan PSM Makassar

26 October 2026

Dua tahun Prabowo-Gibran, Kemenpora percepat transformasi dan ukir prestasi olahraga

26 October 2026

DPRD NTT sebut ekonomi warga picu menjamurnya pengecer BBM

26 October 2026

Bahaya Air Sabun untuk Wiper: Awas Kaca Mobil Rusak!

26 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?