Prestasi Unsoed di Ajang Nasional
Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) kembali menorehkan prestasi yang membanggakan di tingkat nasional. Dua dosen dari Fakultas Pertanian Unsoed berhasil meraih penghargaan dalam ajang Indolivestock Innovation Awards 2026. Ajang ini diselenggarakan sebagai bagian dari Indo Livestock Expo & Forum 2026 di Nusantara International Convention and Exhibition (NICE), PIK 2, Tangerang, pada Rabu (17/6/2026). Prestasi ini semakin istimewa karena Unsoed berhasil meraih dua dari empat penghargaan utama yang diberikan.
Penghargaan tersebut memberikan apresiasi kepada akademisi, peneliti, praktisi, dan pegiat sosial yang menghasilkan inovasi berdampak bagi pembangunan pangan nasional. Di kategori Inovasi Pangan Berbasis Pertanian, Prof. Dr. Eni Sumarni, S.TP., M.Si. meraih penghargaan Amerta Sidhakarya Pangan Pariskara melalui inovasi berjudul “Aplikasi Root Zone Cooling pada Sistem Aeroponik untuk Produksi Benih Kentang dan Bawang Putih di Dataran Rendah Tropis”.
Inovasi ini menawarkan solusi teknologi untuk meningkatkan produksi benih kentang dan bawang putih di wilayah dataran rendah tropis yang selama ini menghadapi berbagai kendala budidaya akibat faktor iklim. Sementara itu, Dr. Santi Dwi Astuti, S.TP., M.Si. meraih penghargaan Anugerah Sidhakarya Pangan Nusantara pada kategori Inovasi Pangan Berbasis Pengolahan melalui inovasi “Mie Bebas Gluten Berbasis Tepung Singkong Termodifikasi dengan Teknologi Tepat Guna Non Ekstrusi”.
Inovasi ini menghadirkan alternatif pangan sehat berbahan baku lokal yang memiliki nilai tambah tinggi sekaligus mendukung diversifikasi pangan nasional. Indolivestock Innovation Awards 2026 diikuti oleh 40 inovasi unggulan dari berbagai lembaga penelitian dan 21 perguruan tinggi di Indonesia. Para peserta terdiri atas 12 guru besar, 17 doktor, 9 magister, dan 2 sarjana yang mengajukan berbagai karya inovatif untuk menjawab tantangan di sektor pangan, pertanian, peternakan, dan pemberdayaan masyarakat.
Proses seleksi dilakukan secara ketat oleh Yayasan Pengembangan Pangan Indonesia (YAPPI) bersama dewan juri yang terdiri atas para pakar dari berbagai bidang keilmuan. Penilaian dilakukan berdasarkan aspek kebaruan, dampak, keberlanjutan, potensi implementasi, serta kontribusi inovasi terhadap ketahanan dan kemandirian pangan nasional.
Rektor Universitas Jenderal Soedirman, Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc., Agr., IPU., ASEAN Eng menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas pencapaian yang diraih para dosen Unsoed. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa riset yang dikembangkan di lingkungan kampus mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat dan mendukung agenda pembangunan nasional.
“Penghargaan ini bukan sekadar pencapaian personal, melainkan bukti nyata komitmen Unsoed dalam melakukan hilirisasi riset dari laboratorium agar langsung berdampak pada masyarakat,” ujarnya. Lebih lanjut, Rektor menilai bahwa transformasi Indo Livestock Expo & Forum yang kini memperluas fokusnya ke sektor pangan secara menyeluruh menjadi ruang strategis bagi perguruan tinggi untuk menunjukkan kontribusinya dalam memperkuat ketahanan pangan.
“Transformasi ajang Indo Livestock 2026 yang kini memperluas cakupannya ke sektor pangan menyeluruh menjadi panggung yang tepat untuk membuktikan bahwa inovasi berbasis kearifan lokal kita mampu menjawab tantangan ketahanan pangan global,” tambahnya.
Prof. Dr. Eni Sumarni mengungkapkan bahwa penghargaan yang diterimanya menjadi motivasi untuk terus mengembangkan teknologi hasil riset agar semakin siap diterapkan secara luas di masyarakat. “Melalui inovasi Teknologi Root Zone Cooling (RZC) pada sistem aeroponik, kami ingin menunjukkan bahwa keterbatasan iklim tropis bukan penghalang bagi kedaulatan pangan.”
Sementara itu, Dr. Santi Dwi Astuti menegaskan bahwa inovasi pangan yang dikembangkannya berangkat dari kebutuhan untuk menghadirkan produk pangan sehat sekaligus meningkatkan nilai ekonomi komoditas lokal Indonesia. “Bagi saya, inovasi pangan harus mampu menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat sekaligus memberdayakan potensi pangan lokal.”



