12 Jemaah Haji Kabupaten Mempawah Mulai Persiapkan Kepulangan ke Indonesia
Sebanyak 12 jemaah haji asal Kabupaten Mempawah sedang mempersiapkan kepulangan mereka ke Indonesia setelah menyelesaikan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Rencananya, para jemaah akan tiba di Tanah Air pada 20 Juni 2026. Seluruh jemaah dilaporkan dalam kondisi sehat dan mulai mengemas barang bawaan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan oleh penyelenggara.
Kepala Kantor Kementerian Haji (Kemenhaj) Kabupaten Mempawah, H. Mulyadi, menyampaikan bahwa seluruh jemaah dalam keadaan sehat wal afiat. Saat ini, mereka sudah mulai berkemas dan mempersiapkan diri untuk perjalanan pulang ke Indonesia.
Larangan Membawa Air Zam-zam dalam Koper
Mulyadi mengingatkan para jemaah agar mematuhi aturan terkait barang bawaan, khususnya larangan membawa air zam-zam di dalam koper bagasi maupun koper kabin. Menurutnya, keberadaan air zam-zam dalam koper dapat menghambat proses pemeriksaan barang saat keberangkatan.
“Kami mengimbau seluruh jemaah agar tidak memasukkan barang-barang yang dilarang ke dalam koper. Khusus untuk air zam-zam, jangan dibawa dalam koper, meskipun hanya satu botol air mineral yang dilapisi lakban atau dikemas dengan cara apa pun. Jika ditemukan, bisa berisiko menghambat proses pemeriksaan barang,” tegasnya.
Hanya Diperbolehkan Membawa Tiga Tas
Selain itu, setiap jemaah hanya diperbolehkan membawa tiga jenis tas, yakni tas paspor, satu koper bagasi, dan satu koper kabin. Tidak diperkenankan membawa tambahan barang bawaan di luar ketentuan tersebut.
“Jemaah hanya diperbolehkan membawa tiga tas, yaitu tas paspor, satu koper bagasi, dan satu koper kabin. Kami berharap seluruh jemaah mematuhi aturan ini agar proses kepulangan berjalan lancar dan tertib,” katanya.
Transit di Batam Sebelum Tiba di Pontianak
Mulyadi menjelaskan, rombongan jemaah haji dijadwalkan tiba di Batam pada Sabtu (20/6/2026) sore. Setelah itu, mereka akan menginap selama satu malam sebelum melanjutkan perjalanan menuju Kalimantan Barat.
“InsyaAllah jemaah akan tiba di Batam pada 20 Juni sore dan menginap satu malam di sana. Kemudian pada 21 Juni pagi akan bertolak menuju Pontianak dan disambut di Asrama Haji Pontianak,” jelasnya.
Ia berharap seluruh proses kepulangan berjalan aman dan lancar. Mulyadi juga mengajak masyarakat untuk mendoakan kesehatan serta keselamatan para jemaah hingga tiba kembali di kampung halaman.
“Kami memohon doa dari seluruh masyarakat Kabupaten Mempawah agar seluruh jemaah diberikan kesehatan, keselamatan, dan kemudahan dalam perjalanan pulang hingga dapat berkumpul kembali bersama keluarga tercinta,” tutupnya.
Jemaah Haji Kalbar Mulai Berdatangan Bertahap
Sementara itu, sejumlah jemaah haji 1447 H mulai tiba di Asrama Haji Kota Pontianak, Rabu 17 Juni 2026, setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Kepulangan jemaah haji Kalimantan Barat dilakukan secara bertahap melalui Bandara Internasional Supadio dan kemudian diarahkan ke Asrama Haji Pontianak sebagai tempat penerimaan dan pemulangan.
Adapun jadwal kepulangan jemaah haji Kalimantan Barat terbagi dalam lima kelompok terbang (kloter), yakni:
- Kloter 14 pada 17 Juni sebanyak 444 jemaah
- Kloter 15 pada 18 Juni sebanyak 445 jemaah
- Kloter 16 pada 19 Juni sebanyak 445 jemaah
- Kloter 17 pada 20 Juni sebanyak 444 jemaah
- Kloter 18 pada 21 Juni sebanyak 83 jemaah
Dengan demikian, ribuan jemaah haji dari Kalimantan Barat akan kembali ke daerah masing-masing secara bertahap selama lima hari proses kepulangan. Kedatangan para jemaah di Asrama Haji Pontianak disambut keluarga dan petugas, dengan suasana haru setelah mereka menunaikan rangkaian ibadah haji di Makkah dan Madinah.
Pihak penyelenggara memastikan proses pemulangan berjalan tertib, aman, dan lancar hingga seluruh jemaah tiba di daerah asal masing-masing.


