Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama berhasil menunjukkan ketangguhannya setelah mengalami kecelakaan pada sesi Free Practice 2 (FP2) Moto3 Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton Park, Sabtu (6/6/2026). Meski sempat terjatuh dan gagal menyelesaikan sesi latihan tersebut, ia mampu bangkit saat kualifikasi dan meraih posisi start kesembilan untuk balapan Minggu (7/6/2026).
Insiden yang terjadi hanya beberapa jam sebelum kualifikasi membuat para pendukungnya khawatir. Namun, Veda mampu menunjukkan mental yang kuat dengan tetap tampil kompetitif dalam sesi Q2.
Penyebab Kecelakaan Veda Ega Pratama di FP2
Setelah insiden tersebut, Veda akhirnya mengungkap penyebab kecelakaannya. Menurutnya, kesalahan kecil saat melakukan pengereman menjadi awal dari insiden tersebut.
“Pada pagi hari tadi, saya melakukan kesalahan di tikungan kelima karena mengerem sekitar 10 meter lebih lambat atau lebih dekat ke tikungan. Akhirnya saya terjatuh dan tidak bisa melanjutkan sesi FP2 karena ada beberapa komponen motor yang rusak dan harus diperbaiki,” ujar Veda usai sesi kualifikasi.
Kecelakaan itu menyebabkan sesi FP2 Veda berakhir lebih cepat dari yang direncanakan. Selain kehilangan waktu untuk menyempurnakan setelan motor, beberapa komponen pada motornya juga mengalami kerusakan sehingga membutuhkan perbaikan sebelum kualifikasi berlangsung.
Meski demikian, kondisi fisik Veda tidak mengalami masalah serius. Honda Team Asia langsung memberikan kabar terbaru untuk meredakan kekhawatiran para pendukung pembalap berusia 17 tahun tersebut.
“Pembalap OK. Veda Pratama mengalami kecelakaan saat sesi latihan terakhir tapi Rocket Boy tidak apa-apa. Fokus dan mulai masuk mode kualifikasi,” tulis Honda Team Asia melalui akun Instagram resminya.
Bangkit Saat Kualifikasi dan Tembus Baris Ketiga Grid
Setelah insiden di FP2, Veda langsung menunjukkan respons positif pada sesi Q2. Ia mampu tampil kompetitif sejak awal dan beberapa kali masuk dalam persaingan papan atas catatan waktu.
Pembalap Honda Team Asia itu sempat menempati posisi kedua sebelum akhirnya mencatatkan waktu terbaik sementara dan memimpin jalannya sesi. Veda bahkan membukukan lap 1 menit 46,845 detik yang membuatnya berada di puncak klasemen sementara.
Persaingan yang sangat ketat membuat posisi Veda terus berubah seiring meningkatnya kecepatan para rivalnya. Nama-nama seperti David Almansa, Máximo Quiles, Brian Uriarte, hingga Rico Salmela silih berganti memperbaiki catatan waktu.
Memasuki fase akhir kualifikasi, Veda memilih kembali ke pit untuk mengevaluasi strategi bersama tim. Keputusan itu membuat posisinya sempat turun, tetapi ia tetap mampu bertahan di kelompok sepuluh besar hingga sesi berakhir.
Pada akhirnya, Veda menuntaskan Q2 dengan catatan waktu 1 menit 48,845 detik dan mengamankan posisi kesembilan. Hasil tersebut membuatnya akan memulai balapan dari baris ketiga grid, sebuah posisi yang masih sangat terbuka untuk bersaing memperebutkan podium.
Veda Nilai Hasil Kualifikasi Sudah Positif
Meski belum mampu menembus dua baris terdepan, Veda mengaku cukup puas dengan hasil yang diraihnya. Ia menilai posisi start kesembilan masih memberikan peluang bagus untuk bertarung pada balapan utama.
“Hari ini hasilnya cukup bagus di sesi kualifikasi dan tidak terlalu buruk, karena saya akan start dari posisi ke-9 pada hari Minggu besok,” kata Veda.
Ucapan tersebut menggambarkan optimisme pembalap Indonesia yang musim ini tampil impresif di kelas Moto3. Keberhasilannya bangkit setelah crash menjadi sinyal positif menjelang balapan yang diprediksi berlangsung ketat.
Posisi start di baris ketiga juga memberi keuntungan tersendiri karena Veda tidak terlalu jauh dari kelompok terdepan. Jika mampu melakukan start yang baik dan menjaga ritme balap sejak lap awal, peluang untuk kembali bersaing di rombongan depan tetap terbuka lebar.
Modal Penting Jaga Posisi Tiga Besar Klasemen
Moto3 Hungaria 2026 menjadi seri penting bagi Veda dalam upaya mempertahankan posisinya di papan atas klasemen sementara. Saat ini, pembalap Honda Team Asia tersebut berada di peringkat ketiga dengan koleksi 71 poin dari tujuh balapan.
Posisi itu didapat setelah pembalap Spanyol Adrian Fernandez didiskualifikasi dari enam balapan awal musim 2026. Situasi tersebut membuat persaingan perebutan gelar semakin terbuka, termasuk bagi Veda yang berstatus rookie.
Dengan modal start dari posisi kesembilan, target finis di zona depan menjadi sangat realistis. Apalagi Veda sudah menunjukkan kecepatan yang kompetitif sepanjang akhir pekan meski sempat mengalami kecelakaan pada FP2.
Crash di tikungan kelima memang sempat mengganggu persiapannya. Namun, kemampuan Veda bangkit dalam waktu singkat dan langsung tampil kompetitif saat kualifikasi menjadi bukti kematangan mental yang terus berkembang di musim debutnya di Moto3.


