Perluasan Jajaran Aspire Berbasis AI oleh Acer di Computex 2026
Acer, perusahaan teknologi asal Taiwan, mengumumkan peluncuran empat perangkat baru dalam jajaran Aspire berbasis AI pada ajang Computex 2026. Keempat perangkat tersebut adalah Acer Aspire X 16 AI, Acer Aspire 18 AI, serta desktop all-in-one Acer Aspire C27 AI dan Aspire C24 AI.

Pengumuman ini merupakan bagian dari strategi Acer untuk memperluas portofolio Copilot+ PC di segmen laptop produktivitas dan desktop keluarga. Seluruh perangkat baru ini berjalan dengan sistem operasi Windows 11 dan dilengkapi fitur AI yang dirancang untuk meningkatkan produktivitas, kreativitas, serta penggunaan harian.

Dalam rilis resmi mereka, Acer menyatakan bahwa jajaran Aspire terbaru ini menggabungkan kemampuan AI yang intuitif dengan prosesor generasi terbaru. Hal ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk membawa inovasi teknologi ke tingkat yang lebih tinggi.
Acer Aspire X 16 AI: Laptop Tipis dan Ringan dengan Performa Mumpuni

Model pertama yang diperkenalkan adalah Acer Aspire X 16 AI. Laptop ini ditujukan bagi pengguna yang membutuhkan perangkat tipis, ringan, tetapi tetap bertenaga untuk bekerja dan membuat konten. Ditenagai oleh prosesor Intel Core Ultra X9 dengan performa hingga 180 platform TOPS, laptop ini juga dilengkapi grafis Intel Arc dan sistem pendingin dual fan dengan Vortex Flow.
Layar OLED 16 inci 3K WQXGA+ dengan cakupan warna DCI-P3 100 persen dan refresh rate 120 Hz menjadi salah satu fitur utama dari perangkat ini. Kombinasi ini menjadikannya cocok untuk pengguna yang sering bekerja dengan dokumen, visual, maupun konten kreatif. Dari sisi mobilitas, laptop ini memiliki bobot sekitar 1,6 kg, ketebalan 15,9 mm, bodi aluminium, serta baterai yang diklaim mampu bertahan hingga 24 jam untuk pemutaran video.
Acer Aspire 18 AI: Layar Lebih Besar untuk Pengguna Rumahan dan Kreator Konten
Selain Aspire X 16 AI, Acer juga meluncurkan Aspire 18 AI. Laptop ini hadir dengan layar lebih besar, yakni 18 inci WUXGA dengan refresh rate hingga 165 Hz. Model ini ditujukan untuk pengguna rumahan, pelajar, dan kreator konten digital yang membutuhkan ruang kerja visual lebih luas.
Aspire 18 AI ditenagai prosesor Intel Core Ultra Series 3 dengan performa hingga 100 platform TOPS. Laptop ini juga dibekali baterai yang diklaim bertahan hingga 22 jam untuk pemutaran video, kamera FHD IR, Wi-Fi 7, dua port Thunderbolt 4, Bluetooth 5.4, serta engsel 180 derajat. Selain itu, perangkat ini hadir dengan kemasan 100 persen dapat didaur ulang dan memiliki sertifikasi EPEAT Gold, meski statusnya bisa berbeda di tiap negara.
Aspire C AI Series: Desktop All-in-One untuk Kebutuhan Keluarga dan Ruang Kerja
Untuk kategori desktop, Acer membawa Aspire C AI Series dalam ukuran 23,8 inci dan 27 inci. Perangkat all-in-one ini hadir dalam varian prosesor AMD Ryzen AI 400 Series berbasis arsitektur Zen 5 serta varian Intel Core Ultra Series 3. Keduanya ditujukan untuk kebutuhan rumah, pelajar, keluarga, hingga ruang kerja yang membutuhkan PC ringkas dengan layar besar.
Aspire C AI Series menggunakan layar FHD 1920 x 1080 piksel dengan refresh rate hingga 144 Hz, bezel tipis, rasio screen-to-body hingga 90 persen, serta opsi layar sentuh. Perangkat ini juga dilengkapi kamera pop-up 5MP IR dengan penutup privasi, Wi-Fi 6E, Bluetooth 5.3, dan desain ErgoStand untuk pengaturan posisi layar yang lebih fleksibel.
Fitur AI sebagai Benang Merah dalam Seluruh Perangkat Baru
Fitur AI menjadi benang merah dari seluruh perangkat baru ini. Acer membekali lini Aspire terbaru dengan pengalaman Copilot+ PC, termasuk fitur seperti Click-to-Do yang memungkinkan pengguna melakukan tindakan cepat berdasarkan konten yang tampil di layar. Selain itu, Acer juga menyertakan fitur seperti AcerSense dan Acer Intelligence Space, termasuk Acer QR Capture, Acer AI Image Generator, dan Acer Video Speed Controller.
Strategi Bisnis yang Mengubah Pandangan Pasar PC
Secara bisnis, langkah Acer ini menunjukkan bahwa PC berbasis AI tidak lagi hanya diposisikan sebagai perangkat premium untuk profesional. Acer mulai membawa fitur Copilot+ PC ke lini Aspire yang selama ini lebih dekat dengan pengguna mainstream. Strategi ini penting karena pasar laptop dan PC mulai bergerak dari sekadar adu spesifikasi prosesor, RAM, dan layar, menuju pengalaman komputasi yang lebih otomatis dan kontekstual.
Namun, Acer belum mengumumkan harga dan jadwal ketersediaan perangkat ini untuk Indonesia. Dalam siaran persnya, Acer menyebut spesifikasi, harga, dan ketersediaan akan berbeda di tiap kawasan. Konsumen di Indonesia perlu menunggu informasi resmi dari Acer Indonesia.
Kehadiran Aspire X 16 AI, Aspire 18 AI, dan Aspire C AI Series mempertegas arah baru industri PC: AI mulai menjadi fitur standar, bukan lagi sekadar tambahan. Tantangannya kini bukan hanya seberapa kuat klaim TOPS yang ditawarkan, tetapi seberapa nyata fitur AI tersebut membantu pengguna bekerja lebih cepat, lebih kreatif, dan lebih efisien dalam penggunaan sehari-hari.



