Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 11 Juni 2026
Trending
  • Jika Anda Sering Tonton Film Sama, Mungkin Sedang Proses 7 Perasaan Tersembunyi Ini
  • 5 Dampak Buruk Mengemudi Agresif, Komponen Kendaraan Cepat Rusak
  • ChatGPT Bisa Membaca Kartu Tarot, Tapi Bisakah Ia Memahami Manusia?
  • Peringati Hari Samudra Dunia 2026, KKP dan Mitra Lakukan Aksi Nyata Lindungi Laut
  • Aturan Ganjil Genap Jakarta Hari Ini, 8 Juni 2026 Berlaku untuk 25 Ruas Jalan
  • Marjane Satrapi: Cerita Iran dari Sudut Pandang Anak Perempuan
  • Berita Arema FC Terkini: Alfeandra Dewangga Jadi Target, Kontroversi Logo Warisan Sam Ikul
  • Ke Saloka Theme Park Semarang: Rute, Tiket, dan Pengalaman Seru!
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ekonomi»Peringati Hari Samudra Dunia 2026, KKP dan Mitra Lakukan Aksi Nyata Lindungi Laut
Ekonomi

Peringati Hari Samudra Dunia 2026, KKP dan Mitra Lakukan Aksi Nyata Lindungi Laut

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover11 Juni 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kegiatan Peringatan World Ocean Day dan Coral Triangle Day 2026 di Bali

Bertempat di Peninsula Island, ITDC Nusa Dua, Bali, pada hari Ahad (7/6/2026), berbagai pihak terlibat dalam peringatan World Ocean Day dan Coral Triangle Day 2026. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama WWF-Indonesia, Konservasi Indonesia, GIZ Indonesia, CTI-CFF, Coral Triangle Center, Yayasan Pesisir Lestari, Coca-Cola Europacific Partners Indonesia, dan mitra lainnya menggelar aksi nyata untuk menjaga keberlanjutan laut. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya ekosistem laut bagi kehidupan.

Mengusung tema “Kenali Lautmu, Wujudkan Aksimu”, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran publik tentang peran ekosistem laut dalam mendukung kehidupan, sekaligus memperkuat dukungan terhadap upaya konservasi dan pembangunan ekonomi biru. Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan, Koswara menekankan bahwa laut Indonesia memiliki peran strategis sebagai sumber pangan, penggerak ekonomi, dan penyangga keseimbangan lingkungan. Oleh karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara berkelanjutan melalui kerja sama lintas sektor yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

Koswara menjelaskan bahwa KKP terus memperkuat implementasi kebijakan ekonomi biru melalui program prioritas seperti perluasan kawasan konservasi, rehabilitasi ekosistem pesisir dan laut, pengembangan karbon biru, serta pengendalian sampah laut melalui Program Laut Sehat Bebas Sampah. Upaya ini diarahkan untuk menjaga keberlanjutan sumber daya kelautan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa menjaga keberlanjutan laut tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri. Dibutuhkan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, dunia usaha, mitra, akademisi, hingga masyarakat khususnya generasi muda, untuk bersama-sama mewujudkan masa depan laut Indonesia yang lebih produktif dan lestari,” ujar Koswara.

Chief Conservation Officer, WWF-Indonesia, Dewi Lestari Yani Rizki menegaskan bahwa kesehatan ekosistem laut merupakan fondasi bagi ketahanan pangan, ekonomi, dan iklim Indonesia, khususnya di kawasan Segitiga Terumbu Karang yang dikenal sebagai pusat keanekaragaman hayati laut dunia. Menurutnya, menjaga laut berarti menjaga masa depan bangsa Indonesia. Di jantung Segitiga Terumbu Karang, ekosistem pesisir dan laut menopang ketahanan pangan, mata pencaharian, serta ketahanan iklim bagi jutaan masyarakat.

“Karena itu, melalui momentum ini WWF-Indonesia bersama KKP dan mitra lainnya memperkuat berbagai aksi nyata, mulai dari pengurangan sampah plastik dari sumbernya, pemulihan habitat penting, hingga pengembangan ekonomi biru yang adil dan berkelanjutan. Melalui tema ‘Kenali Lautmu, Wujudkan Aksimu’, kami mengajak generasi muda untuk tidak hanya belajar tentang laut, tetapi juga terlibat langsung dalam upaya menjaganya,” ujar Dewi.

Berbagai kegiatan edukatif dan interaktif diselenggarakan dalam peringatan ini, antara lain:
* Workshop
* Talkshow
* Pameran
* Kampanye pengurangan sampah laut
* Festival Layang-Layang Spesies Laut 3D

Seluruh rangkaian kegiatan dirancang dengan pendekatan learning by fun agar masyarakat dapat memahami isu-isu kelautan melalui pengalaman yang menarik, partisipatif, dan mudah dipahami.

Melalui momentum World Ocean Day dan Coral Triangle Day 2026, KKP berharap semakin banyak masyarakat memahami keterkaitan antara kondisi ekosistem laut dengan ketahanan pangan, pertumbuhan ekonomi, dan kualitas lingkungan. Kesadaran tersebut diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku dan memperkuat gerakan bersama dalam menjaga sumber daya kelautan Indonesia untuk generasi mendatang.

General Manager The Nusa Dua, I Made Agus Dwiatmika menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan terhadap Peninsula Island, The Nusa Dua sebagai lokasi penyelenggaraan World Ocean Day dan Coral Triangle Day 2026. Menurutnya, kepercayaan ini mencerminkan komitmen bersama dalam menjadikan destinasi pariwisata tidak hanya sebagai ruang rekreasi, tetapi juga sebagai wadah edukasi, kolaborasi, dan aksi nyata untuk keberlanjutan lingkungan.

“Sebagai kawasan pariwisata terintegrasi yang mengedepankan prinsip sustainable tourism, The Nusa Dua terus mendorong berbagai inisiatif pelestarian lingkungan, termasuk pengelolaan sampah yang bertanggung jawab, konservasi kawasan pesisir, serta peningkatan kesadaran lingkungan bagi wisatawan dan masyarakat. Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, kami berharap semakin banyak pihak terinspirasi untuk mengambil peran aktif dalam menjaga kesehatan laut sebagai aset strategis yang mendukung keberlanjutan pariwisata, ekonomi, dan kualitas hidup generasi mendatang,” kata dia.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, menegaskan masa depan Indonesia sangat terkait dengan kesehatan lautnya. Karena itu, melalui kebijakan ekonomi biru, pemerintah mendorong pengelolaan laut yang produktif sekaligus lestari, sehingga manfaatnya dapat terus dinikmati oleh masyarakat dari generasi ke generasi.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Mengukur Dampak Rencana Bursa Mineral pada Perusahaan Pertambangan

11 Juni 2026

PGEO raih pinjaman besar untuk panas bumi, ini analisis ahli

10 Juni 2026

Tekanan Pasar Masih Berlangsung, Pinnacle Pertahankan Fleksibilitas Portofolio

10 Juni 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Jika Anda Sering Tonton Film Sama, Mungkin Sedang Proses 7 Perasaan Tersembunyi Ini

11 Juni 2026

5 Dampak Buruk Mengemudi Agresif, Komponen Kendaraan Cepat Rusak

11 Juni 2026

ChatGPT Bisa Membaca Kartu Tarot, Tapi Bisakah Ia Memahami Manusia?

11 Juni 2026

Peringati Hari Samudra Dunia 2026, KKP dan Mitra Lakukan Aksi Nyata Lindungi Laut

11 Juni 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?