Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, 17 Agustus 2026
Trending
  • Mentan Amran Gandeng KNPI Untuk Kawal Ketahanan Pangan
  • Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026
  • 10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman
  • 5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl
  • Kunjungan ke Pabrik Yamaha, Komunitas XMAX Bali Jelajahi Standar Produksi Global
  • Video Call dengan Bayi: Termasuk Screen Time? Ini Jawabannya
  • Penawaran Umum RANS Ditutup Besok, Jutaan Investor Antre Daftar di Bursa
  • Terdakwa Korupsi Rp 300 M Soroti Bukti Kerugian dan Validitas Audit
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Olahraga»Jerman dan Brasil Ganti Pemain untuk Piala Dunia 2026, Ini Pengganti Lennart Karl dan Wesley
Olahraga

Jerman dan Brasil Ganti Pemain untuk Piala Dunia 2026, Ini Pengganti Lennart Karl dan Wesley

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover10 Juni 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Perubahan Skuad Jerman dan Brasil Jelang Piala Dunia 2026

Piala Dunia 2026 belum dimulai, tetapi Jerman dan Brasil sudah menghadapi tantangan dalam mempersiapkan skuad mereka. Kedua tim unggulan tersebut harus melakukan perubahan akibat cedera pemain penting yang terjadi pada masa persiapan turnamen. Lennart Karl dari Jerman dan Wesley dari Brasil harus absen, sehingga pelatih masing-masing menunjuk pemain pengganti untuk bergabung dengan tim.

Jerman Percayakan Kesempatan kepada Assan Ouedraogo

Pelatih Jerman, Julian Nagelsmann, memilih memanggil gelandang muda Assan Ouedraogo untuk menggantikan Lennart Karl yang mengalami cedera. Meski baru berusia 20 tahun, Ouedraogo bukan nama asing di sepak bola Jerman. Ia adalah salah satu talenta paling menjanjikan yang dimiliki Der Panzer saat ini.

Nagelsmann memberikan pujian tinggi kepada Ouedraogo, yang sempat mencetak gol pada debutnya bersama tim nasional. “Dengan Assan Ouedraogo, kami membawa pemain yang, seperti Lennart Karl, menjalani debut yang luar biasa bersama kami. Dia sangat bertalenta dan harus diberi kebebasan untuk bermain dengan percaya diri,” ujar Nagelsmann.

Ouedraogo dikenal sebagai gelandang modern yang mampu bermain di beberapa posisi sekaligus. Selain beroperasi di lini tengah, ia juga bisa dimainkan lebih menyerang atau bahkan di sektor sayap. Musim lalu bersama Leipzig, ia mencatatkan delapan kontribusi gol dari 20 pertandingan. Kemampuannya membaca ruang, membawa bola ke depan, serta melepaskan tembakan jarak jauh menjadi kelebihan yang paling menonjol.

Rekan setimnya di Leipzig dan tim nasional Jerman, David Raum, juga menggambarkan Ouedraogo sebagai sosok yang mudah diterima di ruang ganti. “Dia anak yang sangat baik dan akrab dengan semua orang. Saya rasa dia adalah kesayangan semua orang,” kata Raum.

Di balik bakat besarnya, perjalanan Ouedraogo tidak selalu mulus. Sejak pindah dari Schalke ke Leipzig pada 2024, ia beberapa kali dihantam cedera lutut dan hamstring yang membuat perkembangannya sempat terhambat. Namun, justru kemampuan bangkit dari masa sulit itulah yang membuat Nagelsmann semakin yakin terhadap potensinya.

“Kadang seorang pemain memang harus mengalami masa-masa sulit untuk belajar bangkit kembali. Assan sudah membuktikan itu,” ujar Nagelsmann.

Kini, kesempatan tampil di Piala Dunia menjadi panggung terbesar dalam karier mudanya.

Ederson Gantikan Wesley di Brasil

Sementara itu, Brasil harus kehilangan Wesley setelah pemain AS Roma tersebut mengalami cedera otot paha kiri saat Selecao mengalahkan Mesir 2-1 dalam laga uji coba terakhir. Cedera itu membuat Wesley dipastikan absen dari Piala Dunia 2026.

Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) menyampaikan rasa kecewa atas kabar tersebut karena Wesley selama ini menjadi bagian penting dalam persiapan tim. “CBF menyesalkan cedera yang dialami Wesley. Dia adalah pemain yang sangat dicintai dalam tim dan akan selalu menjadi bagian dari skuad ini dalam upaya meraih gelar Piala Dunia keenam Brasil,” tulis pernyataan resmi CBF.

Sebagai pengganti, pelatih Carlo Ancelotti memutuskan memanggil Ederson dari Atalanta. Pemain berusia 26 tahun itu memang belum memiliki banyak pengalaman internasional. Hingga saat ini ia baru mengoleksi tiga caps bersama tim senior Brasil. Namun performanya di Serie A bersama Atalanta membuat Ancelotti yakin bahwa Ederson mampu memberikan kedalaman tambahan di lini tengah.

Pemanggilan ini menjadi peluang emas bagi Ederson untuk membuktikan diri di level tertinggi. Apalagi Brasil datang ke Piala Dunia dengan target besar untuk kembali menjadi juara dunia setelah penantian lebih dari dua dekade.

Kesempatan Emas untuk Membuktikan Diri

Bagi Ouedraogo maupun Ederson, panggilan mendadak ke Piala Dunia adalah kesempatan yang mungkin hanya datang sekali dalam karier. Keduanya awalnya tidak diproyeksikan menjadi sorotan utama. Namun cedera yang menimpa Lennart Karl dan Wesley justru membuka pintu menuju panggung sepak bola terbesar di dunia.

Kini, tugas mereka bukan sekadar melengkapi daftar pemain. Ouedraogo dan Ederson dituntut untuk melakukan pembuktian. Mereka harus membuktikan keputusan Nagelsmann dan Ancelotti memilih mereka bukanlah sekadar solusi darurat, melainkan langkah yang bisa membantu Jerman dan Brasil dalam perburuan gelar juara dunia 2026.

Tantangan Kandidat Juara

Untuk diketahui, Piala Dunia 2026 menggunakan format baru yang akan diikuti 48 tim, sehingga pertandingan akan lebih banyak dan juga lebih lama. Pengamat sepak bola dari Spieltag Indonesia, Adrian menilai tim-tim kuat seperti Jerman dari Brasil masih menjadi kandidat untuk memenangkan Piala Dunia, bersama peringkat 10 besar FIFA lainnya.

Berbicara dalam podcast Tribunnews “SUPER TAKTIK: Peta Kekuatan Piala Dunia 2026 hingga Mimpi Timnas Indonesia,” Adrian menilai tantangan terbesar bagi kandidat juara adalah manajemen kebugaran pemain. Dengan jarak yang singkat antara akhir musim kompetisi Eropa dan kick-off Piala Dunia, tim harus memastikan pemain tetap dalam kondisi optimal hingga fase krusial.

“Favorit juara harus benar-benar mengatur fisik pemain supaya tetap fresh sampai fase gugur,” terang Adrian.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Sandro Tonali resmi bergabung dengan Tottenham Hotspur, jadi pemain termahal klub

11 Juli 2026

Prediksi Skor Lincoln Red Imps vs Inter Club d’Escaldes Liga Champions UEFA 8 Juli 2026

11 Juli 2026

16 Bencana Besar Piala Dunia 2026: Tiga Negara Tuan Rumah Terpuruk, Kanada dan AS Kehilangan Gaya

11 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Mentan Amran Gandeng KNPI Untuk Kawal Ketahanan Pangan

2 Agustus 2026

Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026

14 Juli 2026

10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman

11 Juli 2026

5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl

11 Juli 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?