Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, 15 September 2026
Trending
  • Opini: Menghidupkan olahraga bukan mencari kehidupan dari olahraga
  • 5 perjalanan Da Reum jadi dewasa di ending My Bias, My Boss
  • Sosok Kepala BPN Kab Bogor Sontang Manurung kantornya digeledah: karier moncer, harta Rp 4 miliar
  • Nasib Amar Brkic Keponakan Bupati Kebumen Seusai Loloskan Timnas Indonesia U20 ke Piala Asia 2027
  • Ramalan zodiak 10-16 September 2026: Cinta, karier dan kehidupan Aries, Gemini hingga Virgo
  • Nasib 115 santri usai dirawat diduga keracunan MBG di Sidoarjo, kini masuk RS lagi gara-gara ini
  • Peluang Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia jadi ancaman utama
  • Ramalan zodiak Cancer besok Senin, 14 September 2026: Jaga pikiran positif dan berani berbicara
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Pariwisata»Menikmati Keindahan Bromo dengan Aman: Pahami Risiko dan Aturan Wisata
Pariwisata

Menikmati Keindahan Bromo dengan Aman: Pahami Risiko dan Aturan Wisata

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover5 Juni 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Wisata Gunung Bromo: Keindahan yang Perlu Diwaspadai

Gunung Bromo di Jawa Timur menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Indonesia. Keindahan alamnya seperti matahari terbit yang memukau, lautan pasir yang luas, dan udara pegunungan yang sejuk menjadikannya ikon pariwisata di Jawa Timur. Namun, di balik pesonanya, wisatawan perlu memahami berbagai risiko yang dapat muncul selama berkunjung.

Potensi Aktivitas Vulkanik Perlu Diwaspadai

Sebagai bagian dari kawasan vulkanik aktif, Gunung Bromo memiliki riwayat erupsi yang berdampak pada aktivitas wisata dan masyarakat sekitar. Erupsi terakhir terjadi pada tahun 2019 yang menyebabkan hujan abu vulkanik dan gangguan pernapasan bagi warga maupun wisatawan. Karena itu, wisatawan disarankan memantau informasi resmi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) sebelum berangkat. Pemantauan aktivitas vulkanik dinilai penting untuk mengantisipasi kemungkinan peningkatan aktivitas gunung. Selain itu, keberadaan jalur evakuasi yang jelas dan sistem peringatan dini juga menjadi bagian penting dalam mendukung keselamatan pengunjung di kawasan wisata.

Medan Wisata yang Menantang

Perjalanan menuju kawasan kawah dan sejumlah titik wisata di Gunung Bromo memiliki tantangan tersendiri. Kabut tebal yang dapat muncul secara tiba-tiba berpotensi mengurangi jarak pandang wisatawan. Tidak hanya itu, angin kencang yang membawa debu dan pasir dari lautan pasir Bromo juga dapat mengganggu pernapasan dan aktivitas wisata. Jalur yang curam serta kondisi pasir yang licin juga menjadi faktor yang perlu diperhatikan, terutama bagi wisatawan yang belum terbiasa berjalan di medan pegunungan. Untuk mengurangi risiko tersebut, wisatawan dianjurkan menggunakan alas kaki yang memiliki daya cengkeram baik, mengenakan masker dan kacamata pelindung, serta menggunakan jasa pemandu wisata apabila belum memahami kondisi jalur wisata di kawasan Bromo.

Udara Dingin dan Ketinggian Bisa Memengaruhi Kondisi Tubuh

Gunung Bromo berada pada ketinggian lebih dari 2.300 meter di atas permukaan laut. Kondisi tersebut membuat udara di kawasan ini lebih tipis dibandingkan wilayah dataran rendah. Akibatnya, sebagian wisatawan dapat mengalami gejala seperti sesak napas, pusing hingga cepat lelah saat beraktivitas. Selain itu, suhu udara yang sangat dingin, terutama pada dini hari saat berburu matahari terbit, juga dapat meningkatkan risiko hipotermia apabila pengunjung tidak menggunakan pakaian yang memadai. Wisatawan disarankan mengenakan pakaian hangat berlapis, menjaga kecukupan cairan tubuh serta berkonsultasi dengan tenaga medis terlebih dahulu bagi yang memiliki riwayat gangguan pernapasan.

Sistem Kuota Diterapkan untuk Menjaga Keselamatan dan Kelestarian

Kepadatan wisatawan saat musim liburan menjadi salah satu tantangan dalam pengelolaan kawasan wisata Gunung Bromo. Selain berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan, jumlah pengunjung yang berlebihan juga dapat meningkatkan risiko kecelakaan dan kerusakan lingkungan. Penerapan sistem kuota wisatawan menjadi salah satu langkah yang dilakukan pengelola kawasan untuk mengendalikan jumlah kunjungan. Berdasarkan informasi yang dimuat di laman resmi Pemerintah Kabupaten Pasuruan, kawasan wisata alam Bromo-Tengger-Semeru kembali dibuka secara bertahap mulai 28 Agustus 2020 setelah sebelumnya ditutup akibat pandemi Covid-19. Gubernur Jawa Timur saat itu, Khofifah Indar Parawansa, menjelaskan bahwa pembukaan kembali kawasan wisata dilakukan secara bertahap dengan penerapan protokol kesehatan ketat dan sistem kuota pengunjung melalui pembelian tiket secara daring. Saat itu, sejumlah lokasi wisata memiliki batas kapasitas harian, di antaranya Bukit Cinta sebanyak 28 orang per hari, Penanjakan 178 orang per hari, Bukit Kedaluh 86 orang per hari, Savana Teletubbies 347 orang per hari dan Mentigen 100 orang per hari. Sementara itu, kawasan kawah Bromo masih mengikuti rekomendasi PVMBG terkait radius aman aktivitas vulkanik.

Aturan Resmi Kunjungan yang Wajib Dipatuhi

Mengacu pada Standar Operasional Prosedur (SOP) kunjungan wisata alam yang diterbitkan Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), seluruh wisatawan wajib membeli tiket masuk secara online melalui situs resmi pengelola sebelum memasuki kawasan wisata. Pengunjung juga diwajibkan menunjukkan bukti pembelian tiket atau dokumen perizinan kepada petugas di pintu masuk. Selain itu, wisatawan wajib mematuhi seluruh ketentuan konservasi yang berlaku selama berada di kawasan taman nasional. Beberapa larangan yang diberlakukan antara lain membuang sampah sembarangan, merusak fasilitas wisata, membawa minuman beralkohol, membawa narkotika, membawa senjata api maupun senjata tajam, melakukan vandalisme hingga menerbangkan drone tanpa izin resmi. Balai Besar TNBTS juga menegaskan bahwa pengunjung yang melanggar ketentuan dapat dikeluarkan dari kawasan wisata dan dikenakan sanksi sesuai peraturan yang berlaku.

Transportasi Resmi Jadi Pilihan yang Lebih Aman

Akses menuju Gunung Bromo memiliki karakter jalan yang berkelok, menanjak dan sebagian melalui medan berbatu. Kondisi tersebut memerlukan keterampilan mengemudi yang baik serta kendaraan dalam kondisi prima. Untuk meningkatkan faktor keselamatan, pengunjung disarankan menggunakan jasa Jeep wisata resmi yang dikelola masyarakat sekitar. Selain dinilai lebih aman karena dikemudikan oleh pengemudi yang berpengalaman, penggunaan transportasi lokal juga membantu mendukung perekonomian masyarakat di kawasan penyangga wisata Bromo. Dengan memahami berbagai potensi risiko, mematuhi aturan yang berlaku dan menjaga kelestarian lingkungan, wisatawan dapat menikmati keindahan Gunung Bromo secara aman sekaligus turut mendukung keberlanjutan salah satu destinasi wisata unggulan Indonesia.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Kakek-nenek Aceh terkendala di Malaysia saat pergi ke Mekkah

31 Agustus 2026

3 Rekomendasi Film Jalan-Jalan Gong Hyo Jin, Terbaru The Journey to Gyeongju

31 Agustus 2026

Jadwal dan Harga Tiket Bus AKAP Bali ke Jawa Senin (24/8), Cek Sekarang!

31 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Opini: Menghidupkan olahraga bukan mencari kehidupan dari olahraga

15 September 2026

5 perjalanan Da Reum jadi dewasa di ending My Bias, My Boss

15 September 2026

Sosok Kepala BPN Kab Bogor Sontang Manurung kantornya digeledah: karier moncer, harta Rp 4 miliar

15 September 2026

Nasib Amar Brkic Keponakan Bupati Kebumen Seusai Loloskan Timnas Indonesia U20 ke Piala Asia 2027

15 September 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?