Persiapan Menjelang Polytron Indonesia Open 2026
Sehari sebelum penyelenggaraan Polytron Indonesia Open 2026, Istora Senayan tampil dengan kesan megah dan penuh semangat. Berbagai elemen yang menarik perhatian mulai dari gerbang shuttlecock raksasa hingga panggung musik telah disiapkan untuk memberikan pengalaman yang lebih lengkap bagi para penonton.
Gerbang Shuttlecock Raksasa dan Layar LED
Salah satu hal pertama yang diperhatikan adalah gerbang raksasa berbentuk shuttlecock berwarna merah yang berdiri megah di depan kawasan Istora. Tulisan “Polytron Indonesia Open 2026” terpampang jelas, menandakan bahwa ajang bulutangkis terbesar di Tanah Air siap dimulai. Di bagian atas venue, layar LED besar menampilkan tulisan “Welcome to Polytron Indonesia Open 2026” yang menyala terang, menciptakan kesan modern dan menyambut ribuan penggemar yang akan memadati Istora selama sepekan ke depan.
Area Interaktif dan Booth Sponsor
Di dalam area utama, deretan booth sponsor berjajar rapi di sisi kanan dan kiri jalur masuk menuju pemeriksaan tiket. Kawasan yang biasanya hanya menjadi area lalu lintas penonton kini disulap menjadi ruang interaktif yang hidup. Di salah satu sudut kawasan, sebuah panggung besar berdiri menanti pengunjung. Sejumlah musisi papan atas Indonesia seperti Maliq & D’Essentials dan Marion Jola dijadwalkan tampil menghibur penonton. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa Indonesia Open tahun ini ingin menghadirkan pengalaman yang lebih luas daripada sekadar menyaksikan pertandingan bulutangkis.
Zona Anak Bertema Pokemon
Bagi keluarga yang datang membawa anak-anak, panitia juga menyiapkan area khusus bertema Pokemon. Karakter-karakter populer dari serial tersebut akan hadir melalui berbagai aktivitas dan permainan yang dirancang untuk menghibur pengunjung muda. Ini menjadi salah satu daya tarik tambahan bagi pengunjung yang datang bersama anak-anak.
Mixed Zone yang Ramah Penonton
Namun salah satu area yang diprediksi menjadi favorit para penggemar tetaplah mixed zone. Di lokasi inilah para pebulutangkis dunia akan melintas setelah menyelesaikan pertandingan dan menjalani sesi konferensi pers. Tidak seperti biasanya, panitia sengaja membuat area ini lebih panjang dengan pembatas yang relatif dekat dengan penonton. Konsep tersebut memungkinkan para penggemar berinteraksi langsung dengan atlet idolanya, mulai dari meminta tanda tangan hingga berswafoto.
Pernyataan Ketua Panitia Pelaksana
Menurut Ketua Panitia Pelaksana Polytron Indonesia Open 2026, Achmad Budiharto, konsep yang diusung penyelenggara bertumpu pada tiga hal utama, yakni harga tiket yang terjangkau, akses yang lebih terbuka bagi penggemar, dan kesempatan untuk berinteraksi lebih dekat dengan para atlet. Ia mengatakan, “Kami ingin Indonesia Open tahun ini bukan sekadar pertandingan bulu tangkis kelas dunia, tetapi juga sebuah pengalaman hiburan olahraga yang lebih dekat dengan masyarakat.”
Penataan Area Belakang Tribun
Tidak hanya itu, area belakang tribun yang sebelumnya kurang dimanfaatkan kini telah ditata ulang dengan pencahayaan yang lebih baik sehingga dapat menjadi ruang berkumpul yang nyaman bagi para penonton. Sementara di bagian atas arena, area food court tetap hadir di dua sisi venue. Menariknya, pengunjung tidak perlu khawatir tertinggal jalannya pertandingan saat menikmati makanan. Panitia memasang layar di area tersebut sehingga setiap momen penting di lapangan tetap dapat disaksikan.
Nuansa Megah di Ruang Pertandingan Utama
Saat memasuki ruang pertandingan utama, nuansa megah langsung terasa. Tiga lapangan berkarpet hijau berpadu dengan aksen merah di sekeliling arena menciptakan tampilan yang elegan dan khas. Beberapa layar LED berukuran besar yang terpasang di berbagai sisi tribun semakin memperkuat kesan modern yang ingin dihadirkan tahun ini.
Inovasi dari Polytron sebagai Sponsor Utama
Semangat inovasi juga datang dari Polytron sebagai sponsor utama turnamen. Perusahaan teknologi nasional yang tahun ini genap berusia 50 tahun itu ingin menunjukkan bahwa olahraga dan teknologi dapat berjalan beriringan. Salah satu bentuk nyatanya adalah kehadiran Polytron G3+ sebagai kendaraan listrik resmi yang digunakan untuk mobilitas para atlet selama turnamen berlangsung.
“Kendaraan yang melayani mobilitas atlet kelas dunia tentu harus memiliki standar juara. Melalui kehadiran G3+ Series di ajang ini, kami ingin membuktikan kepada masyarakat bahwa transisi ke kendaraan listrik bersama Polytron adalah pilihan yang make sense,” ujar General Manager Corporate Communications Polytron, Diantika.



