Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 15 Agustus 2026
Trending
  • Mentan Amran Gandeng KNPI Untuk Kawal Ketahanan Pangan
  • Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026
  • 10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman
  • 5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl
  • Kunjungan ke Pabrik Yamaha, Komunitas XMAX Bali Jelajahi Standar Produksi Global
  • Video Call dengan Bayi: Termasuk Screen Time? Ini Jawabannya
  • Penawaran Umum RANS Ditutup Besok, Jutaan Investor Antre Daftar di Bursa
  • Terdakwa Korupsi Rp 300 M Soroti Bukti Kerugian dan Validitas Audit
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ekonomi»Pertumbuhan Ekonomi 5,61% Kuartal I-2026 Bertolak Belakang dengan Kinerja Emiten BEI
Ekonomi

Pertumbuhan Ekonomi 5,61% Kuartal I-2026 Bertolak Belakang dengan Kinerja Emiten BEI

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover11 Mei 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kinerja Emiten di Bursa Efek Indonesia Tidak Selaras dengan Pertumbuhan Ekonomi

Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2026 tercatat sebesar 5,61% secara tahunan (year on year/yoy). Angka ini lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan 5,39% pada kuartal IV 2026 dan 4,87% pada kuartal I 2025. Faktor utama yang menyebabkan pertumbuhan tersebut adalah momentum Lebaran, yang memberikan dampak positif terhadap sejumlah sektor seperti ritel, barang konsumsi, pariwisata, dan hotel.

Berdasarkan riset dari Indonesiadiscover.com, sejumlah emiten LQ45 masih mencatat pertumbuhan laba di kuartal I 2026. Namun, lima emiten dengan pertumbuhan laba tertinggi justru berasal dari sektor komoditas. Contohnya, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang melaporkan kenaikan laba sebesar 485,88% yoy, PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) dengan kenaikan 282,34% yoy, serta PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) yang naik 189,48% yoy.

Penyebab Pertumbuhan Ekonomi yang Tidak Sepenuhnya Optimal

Ekonom Panin Sekuritas, Muhammad Zaidan, menjelaskan bahwa lonjakan pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal I 2026 didorong oleh realisasi belanja pemerintah yang meningkat signifikan. Pengeluaran pemerintah mencapai 21,81% yoy. Di sisi lain, sektor penyediaan akomodasi dan makan-minum (mamin) tumbuh 13,14% yoy, yang sejalan dengan momentum Ramadan dan Lebaran.

Namun, dalam pandangan makroekonomi, kinerja beberapa perusahaan besar di Indonesia pada kuartal I 2026 relatif moderat. Beberapa pertumbuhan laba emiten disebabkan oleh faktor non-operational. Hal ini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak sepenuhnya didorong oleh aktivitas bisnis yang stabil.

Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas, Imam Gunadi, mengatakan bahwa pertanyaan utama bukan lagi apakah ekonomi tumbuh atau tidak, tetapi apa yang menjadi sumber pertumbuhan tersebut. Hal ini penting untuk menentukan positioning investor.

Kinerja Sektor Komoditas dan EBT

Sektor komoditas dan energi terbarukan (EBT) menunjukkan pertumbuhan kuat di kuartal I 2026. Contohnya, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) dengan kenaikan laba 459% yoy, serta BREN yang naik 25,6% yoy. Namun, sektor konsumer dan ritel justru mengalami tekanan, seperti PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) yang mengalami penurunan laba karena tekanan margin bahan baku impor.

Sementara itu, sektor perbankan juga menghadapi tantangan akibat tekanan net interest margin (NIM). Meskipun pertumbuhan PDB sebesar 5,61% sebagian besar didorong oleh efek Lebaran yang musiman, kinerja emiten sektor komoditas, EBT, dan telekomunikasi tergolong selaras dengan pertumbuhan ekonomi.

Tantangan di Kuartal II dan III 2026

Analis OCBC Sekuritas, Gani, menambahkan bahwa kinerja emiten sektor telekomunikasi dan komoditas akan tetap sejalan dengan pertumbuhan ekonomi. Namun, kinerja emiten secara keseluruhan di kuartal II dan III 2026 bisa lebih menantang akibat meningkatnya harga minyak bumi. Sektor komoditas diharapkan dapat tampil lebih baik, sementara sektor konsumer harus lebih selektif.

Gani merekomendasikan investor untuk memperhatikan saham BBCA, BBRI, BMRI, ISAT, TLKM, MEDC, MDKA, ANTM, dan MAPI. Sementara itu, Imam menilai kinerja sektor konsumer dan ritel masih kuat di sepanjang tahun 2026, terutama karena aktifnya perputaran uang di level bawah sampai menengah.

Rekomendasi Investasi di Tahun 2026

Abida Massi Armand, Analis Fundamental BRI Danareksa Sekuritas, menilai sektor komoditas emas dan mineral kritis seperti ANTM dan BRMS akan menjadi jawara di tahun 2026. Dari sektor telekomunikasi, ISAT dan TLKM masuk fase monetisasi, sementara sektor EBT dengan BREN juga menawarkan peluang yang menarik.

Di sisi lain, sektor konsumer diskresioner menghadapi tekanan daya beli kelas menengah, serta sektor properti yang masih menunggu penurunan suku bunga Bank Indonesia (BI Rate) yang lebih agresif. Abida merekomendasikan beli untuk ISAT, ANTM, dan BRMS dengan target harga masing-masing Rp 3.500 per saham, Rp 4.000 per saham, dan Rp 1.100 per saham.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Penawaran Umum RANS Ditutup Besok, Jutaan Investor Antre Daftar di Bursa

11 Juli 2026

BEI Evaluasi Aturan Papan Pemantauan Khusus

11 Juli 2026

Bursa Asia Tertekan Selasa (7/7) Akibat Kenaikan Laba Samsung dan Pelemahan Yen

11 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Mentan Amran Gandeng KNPI Untuk Kawal Ketahanan Pangan

2 Agustus 2026

Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026

14 Juli 2026

10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman

11 Juli 2026

5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl

11 Juli 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?