Perbedaan Khiban dan French Khimar dalam Desain, Ukuran, Bahan, dan Gaya
Beberapa waktu terakhir, tren hijab di Indonesia sedang mengalami perubahan dengan munculnya dua model baru yang menarik perhatian, yaitu khiban dan french khimar. Jika dahulu hijab syar’i identik dengan kesan kaku atau monoton, kini model-model ini mulai populer berkat kehadiran selebgram yang memperkenalkannya. Dengan viralnya khiban, banyak orang mulai penasaran tentang apa saja perbedaan antara khiban dan french khimar.
Berikut adalah beberapa perbedaan utama dari segi desain hingga harga yang bisa membantu kamu memahami lebih jelas.
1. Desain Bagian Kepala Khiban vs French Khimar
Perbedaan paling mencolok antara khiban dan french khimar terletak pada bagian kepala. Khiban atau khimar bandana dilengkapi tali bandana di bagian dahi yang bisa diikat ke belakang kepala, baik di dalam maupun luar hijab. Detail ini berfungsi agar hijab tidak mudah bergeser dan membentuk wajah. Model hijab khiban juga bisa membuat wajahmu tampak lebih tirus.
Sementara itu, french khimar biasanya tidak menggunakan pet dan mengandalkan teknik ikat yang khas. Modelnya menyatu antara penutup kepala, penutup leher, hingga kadang menutupi bagian dada dengan ukuran lebih lebar, bahkan ada yang mencapai lutut. Bagian bawah dagu biasanya punya detail yang bisa ditarik ke atas untuk dijadikan cadar (niqab) instan.
2. Ukuran Panjang Khiban vs French Khimar

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, french khimar dirancang dengan ukuran yang lebar dan panjang, bahkan bisa sampai lutut. Tujuannya tentu saja untuk menutup atau menyamarkan lekuk tubuh lebih maksimal sesuai konsep busana syar’i.
Sementara khiban bandana tetap menutup dada dengan baik, namun umumnya tidak sepanjang french khimar. Oleh karena itu, khiban lebih fleksibel untuk aktivitas sehari-hari.
3. Bahan Khiban vs French Khimar

Dari segi bahan, ada perbedaan yang turut memperjelas beda khiban dan french khimar. Khiban terlihat premium karena menggunakan bahan dengan karakter flowy dan ringan seperti ceruty premium, Arabian crepe, hingga cradenza. Saat dikenakan, material tersebut akan menjuntai indah mengikuti gerak tubuh sehingga lebih elegan dan feminin.
Jatuhnya kain juga membantu menyamarkan lekuk tubuh sesuai dengan kaidah syar’i namun tetap modis. Sementara itu, french khimar biasanya memakai bahan seperti woolpeach, lexus, atau kain premium lain yang cenderung lebih tebal tetapi tetap adem sehingga nyaman digunakan.
4. Mix and Match Khiban vs French Khimar

Soal gaya yang ditampilkan, keduanya punya vibe berbeda. Khiban cenderung lebih modern, minimalis, dan cocok untuk gaya kasual atau daily outfit. Di tangan para hijabers stylish, khiban malah menjadi gaya kalcer yang unik dan kekinian.
Oleh karena itu, kamu tak perlu kaget saat khiban dipasangkan dengan barrel pants, oversized pants, sepatu sneakers retro, tote bag besar, dan sebagainya. Padu-padan tersebut dipilih agar mix and match khiban tidak monoton.
Sedangkan french khimar cukup memberikan kesan lebih syar’i dan elegan. Hal ini dikarenakan ukuran besar dan potongannya yang loose. French khimar biasanya lebih populer di kalangan muslimah yang sedang menjalani proses hijrah atau mengutamakan kenyamanan saat berada dalam acara keagamaan tertentu.
5. Harga Khiban vs French Khimar

Khiban tersedia dalam berbagai model dengan harga yang bervariasi, baik di toko offline maupun online. Di marketplace, harganya dijual mulai dari sekitar Rp30 ribuan, tergantung desain dan kualitas bahan yang digunakan.
Sementara itu, french khimar punya rentang harga yang kompetitif dengan khiban. Namun, untuk varian premium, FK atau french khimar dibanderol dengan harga lebih tinggi karena penggunaan bahan dan detail yang lebih eksklusif.
Sekarang kamu sudah paham kan di mana letak beda khiban dan french khimar? Semoga informasi di atas bermanfaat, ya!



