Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 27 Agustus 2026
Trending
  • Hongqi memulai perjalanan di Indonesia, menghadirkan nama yang terbentuk dari sejarah
  • Dokter Hewan: Merawat Kucing untuk Kesehatan Keluarga
  • Profil dan Biodata Asta RAN, Musisi yang Aktif Sejak SMA
  • Kementerian PKP Butuh Rp106 Triliun, Dana Terbesar untuk Bedah Rumah
  • 7 fakta misteri rumah kosong di Flex X Cop 2, temukan 5 mayat!
  • Kalender Liturgi Katolik Hari Ini: Jumat, 21 Agustus 2026, Pesta Wajib St Pius X
  • Hasil D Academy 8 Top 31 Grup 5, Wakil Cirebon dan Garut Lolos
  • Jangan terkena panas, kunjungi 10 destinasi dingin di Indonesia ini
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Pariwisata»Jamaah Haji Berbondong-Bondong ke Masjid Nabawi untuk Sholat Jumat Pertama
Pariwisata

Jamaah Haji Berbondong-Bondong ke Masjid Nabawi untuk Sholat Jumat Pertama

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover28 April 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Jamaah Haji Indonesia Antre di Lantai Dua Masjid Nabawi

Puluhan ribu jamaah dari berbagai negara menghadiri salat Jumat perdana di Masjid Nabawi, yang terletak di Kota Madinah, Arab Saudi. Acara ini digelar pada hari Jumat (24/4/2026) dan menjadi momen penting bagi para jamaah haji. Lantai satu masjid sudah penuh sejak pukul 10.00 WITA, sementara jamaah diarahkan ke lantai dua mulai pukul 10.30 WITA.

Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Madinah, Khalilurrahman, memberikan imbauan kepada jamaah haji Indonesia agar berangkat lebih awal agar bisa mendapatkan tempat salat di dalam masjid. Ia menyarankan agar jamaah tiba sekitar pukul 10.00 atau 10.30 WITA. Tujuannya adalah agar jamaah tidak ketinggalan dan bisa memperoleh tempat yang nyaman untuk salat.

“Masjid Nabawi itu pukul 11 sudah penuh,” ujarnya. “Jadi bagi jamaah yang akan melakukan salat di Masjid Nabawi perdana, imbauan kami berangkat mungkin sekitar jam 10 atau 10.30.”

Selain itu, ia juga menyarankan agar jamaah melakukan wudhu dari hotel. Hal ini dilakukan karena dikhawatirkan jika berwudhu di area masjid, jamaah bisa tertinggal atau terpisah dari rombongan.

Persiapan Menghadapi Cuaca Panas

Cuaca panas saat menuju Masjid Nabawi menjadi perhatian khusus. Untuk menghindari dehidrasi, Khalilurrahman menyarankan agar jamaah membawa air minum dan mengonsumsinya secara perlahan. Ia menjelaskan, “Minum tiga sekali, teguk dikit-dikit ya setiap 20 sampai 30 menit agar tidak dehidrasi.”

Selain air minum, jamaah juga diminta membawa alat pelindung diri seperti payung, masker, semprotan, dan sandal. Hal ini bertujuan untuk melindungi diri dari terik matahari yang cukup intens.

Peringatan tentang Sandal

Sandal menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan. Para jamaah haji Indonesia diminta untuk tidak menyimpan sandal di loker penyimpanan. Mereka disarankan untuk memasukkan sandal ke dalam kantong plastik dan membawanya ke dalam tas. Alasannya adalah karena jumlah pintu masuk Masjid Nabawi cukup banyak, sehingga risiko sandal tertinggal sangat tinggi.

“Jika terlupa, jamaah haji diimbau tidak segera keluar dari Masjid Nabawi. Mereka bisa mendatangi petugas haji yang selalu bersiaga di sekitar masjid dan meminta sandal,” kata Khalilurrahman. Petugas di area Masjid Nabawi memiliki stok sandal yang bisa diberikan kepada jamaah yang membutuhkan.

Kebersamaan dan Identitas Diri

Khalilurrahman juga meminta para jamaah haji untuk bergerak secara berkelompok saat ingin salat Jumat di Masjid Nabawi. Ia menyarankan agar jamaah bergerak dalam kelompok minimal 10 orang agar dapat saling membantu dan tidak kehilangan arah.

Selain itu, jamaah diminta untuk selalu membawa identitas diri seperti kartu nusuk dan kartu hotel. Hal ini bertujuan untuk memudahkan pengawasan dan bantuan jika diperlukan.

Meminta Bantuan Petugas Haji

Terakhir, Khalilurrahman meminta para jamaah haji Indonesia agar tidak sungkan meminta bantuan kepada petugas haji yang ada di lapangan. Ia menjelaskan bahwa banyak petugas yang menggunakan seragam haji dan siap membantu jamaah.

“Jangan sungkan untuk meminta bantuan kepada petugas. Banyak petugas yang menggunakan seragam seperti ini. Jadi jangan sungkan untuk minta bantuan kepada petugas,” ujarnya.




Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Jangan terkena panas, kunjungi 10 destinasi dingin di Indonesia ini

25 Agustus 2026

5 pilihan tas musim panas, gaya maksimal!

25 Agustus 2026

Harga tiket mulai Rp956.500, cek jadwal kapal Pelni Jayapura-Makassar September 2026

25 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Hongqi memulai perjalanan di Indonesia, menghadirkan nama yang terbentuk dari sejarah

25 Agustus 2026

Dokter Hewan: Merawat Kucing untuk Kesehatan Keluarga

25 Agustus 2026

Profil dan Biodata Asta RAN, Musisi yang Aktif Sejak SMA

25 Agustus 2026

Kementerian PKP Butuh Rp106 Triliun, Dana Terbesar untuk Bedah Rumah

25 Agustus 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?