Ratusan Jemaah Kulon Progo Siap Berangkat Haji 1447 H
Ratusan jemaah asal Kabupaten Kulon Progo mulai mempersiapkan diri untuk berangkat menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi dalam rangka menjalani Ibadah Haji 1447 Hijriah (H). Namun, mereka juga harus menghadapi tantangan terkait kenaikan harga avtur pesawat yang disebabkan oleh konflik di Iran. Meski begitu, pemerintah pusat telah menyiapkan subsidi besar untuk memastikan biaya tambahan ini tidak menjadi beban bagi jemaah.
Kenaikan Harga Avtur dan Tanggung Jawab Pemerintah
Kenaikan harga avtur terjadi sebagai dampak dari ketegangan di kawasan Timur Tengah, khususnya konflik antara Iran dengan negara-negara tetangganya. Hal ini berdampak langsung pada harga tiket pesawat yang ikut meningkat. Namun, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kulon Progo, Mulyono, menegaskan bahwa kenaikan tersebut tidak akan membebani jemaah.
“Sebab dari pemerintah pusat telah menanggung biaya avtur agar tidak membebani jemaah,” ujarnya. Subsidi sebesar Rp1,77 triliun diberikan melalui APBN untuk menutupi kenaikan biaya avtur. Dengan adanya subsidi ini, biaya haji 2026 yang dibebankan ke jemaah ditetapkan sebesar Rp54.193.807,00 per orang. Angka ini lebih rendah Rp2 juta dibandingkan biaya haji tahun lalu yang mencapai sekitar Rp56 juta per jemaah.
Biaya avtur akan ditanggung pemerintah untuk dua maskapai penerbangan haji, yaitu Garuda Indonesia dan Saudia. Ini dilakukan agar jemaah tetap dapat melakukan perjalanan tanpa mengkhawatirkan kenaikan tarif bahan bakar pesawat.
Jaminan Keamanan Perjalanan
Meskipun situasi di Asia Barat sedang tidak stabil, pihak Arab Saudi telah menjamin keamanan perjalanan para jemaah haji. Mulyono menyampaikan bahwa pihak kerajaan telah mengambil langkah-langkah penting untuk memastikan keselamatan jemaah selama menjalani ibadah.
Namun, ia tetap meminta jemaah untuk tetap waspada dan mengikuti petunjuk serta arahan dari petugas. “Semoga pelaksanaan Ibadah Haji tetap lancar, namun tetap hati-hati dengan situasi saat ini,” katanya.
Jumlah Jemaah dan Operasional Embarkasi Haji DIY
Sebanyak 384 jemaah calon haji asal Kulon Progo akan berangkat ke Tanah Suci Makkah melalui Embarkasi Haji DIY di YIA. Embarkasi ini akan beroperasi perdana dalam Ibadah Haji 2026. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kanwil Kemenhaj) DIY, Jauhar Mustofa, menyampaikan bahwa embarkasi ini akan melayani total 9.320 jemaah.
Jemaah yang akan diberangkatkan berasal dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Karesidenan Kedu, Jawa Tengah. Sebanyak 3.828 jemaah berasal dari DIY, sementara 5.492 jemaah lainnya berasal dari wilayah Kedu. Jauhar memastikan bahwa operasional embarkasi bisa berjalan lancar, setelah sebelumnya dilakukan simulasi sebanyak dua kali.
Keberangkatan pertama jemaah haji 2026 dijadwalkan berlangsung pada 21 April mendatang. Dengan persiapan matang dan dukungan penuh dari pemerintah, diharapkan Ibadah Haji 1447 H dapat berjalan dengan lancar dan aman bagi semua jemaah.



