Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, 27 April 2026
Trending
  • Setelah Lebih dari 1 Tahun, Robig Zaenudin Pembunuh Gamma Dipecat Polri
  • 4 Perubahan Kecil Overthinker yang Bawa Ketenangan Batin
  • Prediksi Skor Bayern Munich vs VfB Stuttgart, Statistik dan Head-to-Head Bundesliga 2026
  • Muscab PKB Cirebon Memanas, 4 Nama Bersaing, Target 6 Kursi dan Wali Kota
  • Curhat Ilmiatini ke Tetangga Sebelum Dibunuh Mantan Suami, Pusing Dikejar Uang
  • IP Expo 2026 Kembali Hadir, Brand Bisa Bangun Kolaborasi dengan IP
  • Wuling Darion EV vs BYD M6, Persaingan MPV Listrik 2026 Makin Sengit di Indonesia
  • Bacaan Liturgi Senin 20 April 2026: Santo Teodorus Trichinas
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ekonomi»5 Kesalahan Umum yang Sering Dilakukan Pebisnis Pemula
Ekonomi

5 Kesalahan Umum yang Sering Dilakukan Pebisnis Pemula

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover27 April 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Pentingnya Mengelola Keuangan dengan Baik untuk Pengusaha Baru

Membuka usaha rintisan seperti toko, kafe, warung makan, warung kopi, katering, atau yang lainnya adalah langkah besar yang penuh tantangan. Jika kamu baru saja memulai bisnis, penting bagi kamu untuk selalu cermat dan belajar mengelola keuangan dengan sebaik-baiknya. Menjadi seorang pengusaha tidak hanya membutuhkan passion (gairah), tetapi juga kecerdasan dalam mengelola keuangan. Jangan sampai usahamu layu karena kesalahan-kesalahan yang kamu buat sendiri.

Berikut ini adalah lima kesalahan umum yang sering dilakukan oleh pengusaha yang baru merintis usahanya, kebanyakan sering tidak disadari:

1. Menganggap Omzet Sama dengan Profit



Menganggap omzet sama dengan profit merupakan kesalahan fatal yang sering dilakukan oleh pengusaha yang masih hijau. Keduanya sangat berbeda, dan keduanya tidak akan pernah bisa disamakan.

Omzet adalah keseluruhan hasil penjualan barang dan jasa dalam suatu masa jual. Sedangkan profit adalah selisih antara omzet dengan biaya yang dikeluarkan. Karena tidak bisa membedakan antara omzet dengan profit, kebanyakan entrepreneur muda dengan mudah menghabiskan omzet untuk kebutuhan di luar perusahaan.

Pada awal-awal perusahaan berdiri, kebanyakan perusahaan menghasilkan keuntungan atau profit yang sangat sedikit, dan bahkan seringkali minus. Di sinilah dibutuhkan kesabaran dan kekuatan mental dari sang pengusaha. Tak jarang usaha gulung tikar pada usia yang masih sangat muda hanya karena omzet dibelanjakan kebutuhan pribadi.

2. Berhasrat untuk Sukses Secara Instan



Dalam dunia usaha, untuk menuju kesuksesan tidaklah mudah. Seringkali pengusaha akan menemukan banyak jalan terjal. Intinya, tidak ada kesuksesan yang instan dalam sebuah bisnis yang dibangun dari nol.

Beberapa pengusaha muda juga ada yang begitu, yang menggebu-gebu untuk menikmati sukses secepat mungkin. Namun sayangnya seringkali hal ini dibarengi oleh tindakan-tindakan irasional yang menyebabkan keuangan perusahaan memburuk. Jika sudah begini, kebangkrutan sudah ada di depan mata. Itulah sebabnya banyak perusahaan yang pada akhirnya gulung tikar karena diawali dengan nafsu dan hasrat untuk sukses secara instan.

3. Tidak Menjaga Kualitas Produk



Inti dari keberlangsungan sebuah usaha adalah penjualan barang atau jasa. Entah itu warung makan, toko kelontong, jasa bengkel, jualan online, semuanya memiliki satu pola penting, yakni penjualan barang atau jasa.

Semakin banyak barang atau jasamu laku, maka perusahaan juga akan semakin sehat. Nah, persoalannya banyak pengusaha yang inkonsisten terhadap kualitas produknya. Kualitas produk yang tadinya bagus, lama kelamaan menurun dan tentu akan membuat kecewa banyak pelanggan.

Tidak ada cara lain selain mempertahankan kualitas produkmu, apapun itu. Pada dasarnya pembeli adalah raja karena merekalah yang mengeluarkan uang, dan sudah menjadi tanggung jawab penjual untuk menjual produk yang berkualitas.

4. Keras Kepala Tidak Mau Mengikuti Zaman



Saat ini persaingan usaha sudah sangat ketat, apalagi ditambah dengan pengusaha online yang menggurita di dunia maya. Jika kamu masih keras kepala dan gak mau mengikuti kemajuan zaman, maka siap-siaplah terlindas roda zaman itu sendiri.

Setidaknya kamu harus bisa mengikuti zaman yang serba digital saat ini. Kamu bisa memasarkan produkmu secara online melalui media atau jejaring sosial. Intinya, kamu jangan sampai kalah cepat dengan pemain-pemain baru yang lebih canggih. Jika selama ini tokomu bertahan hanya menggunakan sistem pembayaran tunai, gak ada salahnya jika kamu menyediakan cara pembayaran dengan sistem digital, seperti mesin EDC (gesek kartu), E-money, dan sebagainya. Kemudahan ini akan menjadi nilai plus di mata pelangganmu.

5. Tidak Jujur dan Sulit Dipercaya



Hampir semua pengusaha sukses di dunia mengatakan bahwa uang bukanlah modal utama untuk membangun sebuah bisnis. Lantas apa modal utamanya? Jawabannya adalah kepercayaan.

Ya, bagaimana kamu mau sukses jika kamu sulit untuk dipercaya oleh orang lain? Faktanya, membangun sebuah kepercayaan itu lebih sulit daripada membangun bisnis itu sendiri. Kepercayaan merupakan sebuah hubungan timbal balik dalam jangka waktu lama antara pengusaha dengan pelanggannya. Jika itu sudah tidak ada, maka bersiaplah menghadapi kehancuran usaha dari dalam. Jadi, buat kamu yang ingin sukses dan maju, maka jadilah pengusaha yang bisa dipercaya, karena kepercayaan itu gak akan bisa dinilai dengan uang.

Itulah lima kesalahan yang sering dilakukan pengusaha yang baru membangun usahanya. Semoga bisnis yang tengah kamu bangun saat ini dapat sukses kelak, ya!

FAQ Seputar Kesalahan yang Sering Dilakukan Pengusaha Baru Merintis

Apa kesalahan umum pengusaha yang baru merintis bisnis?

Kesalahan umum meliputi tidak mengenali target pasar, kurang riset, serta tidak memiliki perencanaan bisnis yang jelas sejak awal.

Kenapa bisnis baru sering gagal di awal?

Karena kurang pengalaman, minim strategi, serta tidak memahami kebutuhan pasar sehingga produk sulit diterima konsumen.

Apakah riset pasar penting sebelum memulai bisnis?

Sangat penting karena membantu memahami kebutuhan konsumen dan menentukan strategi agar produk relevan dan bisa bersaing.

Apa dampak tidak mencatat keuangan dalam bisnis?

Tanpa pencatatan, pengusaha sulit mengontrol arus kas sehingga berisiko mengalami kerugian tanpa disadari.

Bagaimana cara menghindari kesalahan saat merintis bisnis?

Dengan riset pasar, membuat perencanaan matang, belajar dari kompetitor, serta terus beradaptasi dengan kebutuhan pasar.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Mengenal SERTAKAN BPJS Ketenagakerjaan dan Manfaatnya

27 April 2026

Ekonom: Impor Minyak Rusia Tertunda Kontrak dan Pembayaran

27 April 2026

Harga BBM Malaysia Melonjak 10 Kali Akibat Konflik Timur Tengah

26 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Setelah Lebih dari 1 Tahun, Robig Zaenudin Pembunuh Gamma Dipecat Polri

27 April 2026

4 Perubahan Kecil Overthinker yang Bawa Ketenangan Batin

27 April 2026

Prediksi Skor Bayern Munich vs VfB Stuttgart, Statistik dan Head-to-Head Bundesliga 2026

27 April 2026

Muscab PKB Cirebon Memanas, 4 Nama Bersaing, Target 6 Kursi dan Wali Kota

27 April 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?