Indonesiadiscover.com,
JAKARTA – Pelaksanaan UTBK SNBT 2026 mulai dilakukan per hari ini 21 April 2026 hingga 30 April 2026. Tujuan dari pelaksanaan UTBK SNBT adalah memprediksi calon mahasiswa yang mampu menyelesaikan studi di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dengan baik dan tepat waktu. PTN adalah perguruan tinggi yang diselenggarakan oleh pemerintah, meliputi PTN Akademik dan/atau PTN Vokasi.
Berikut beberapa tujuan dari pelaksanaan UTBK SNBT:
Memberi kesempatan bagi calon mahasiswa untuk mengikuti tes secara fleksibel dengan memilih lokasi tes yang sesuai.
Menyeleksi calon mahasiswa yang diprediksi mampu menyelesaikan studi di PTN dengan baik dan tepat waktu berdasarkan hasil UTBK.
* Memberi kesempatan bagi calon mahasiswa untuk memilih PTN secara lintas wilayah.
Ketentuan Umum
Peserta SNBT hanya diperbolehkan mengikuti UTBK 2026 sebanyak satu kali. Hasil UTBK 2026 hanya berlaku untuk mengikuti SNBT dan penerimaan di PTN tahun 2026. Seleksi Jalur SNBT 2026 berdasarkan hasil UTBK 2026, dan ditambah portofolio bagi peserta yang memilih program studi seni dan/atau olahraga. Siswa yang telah dinyatakan lulus seleksi jalur SNBP 2026, SNBP 2025, dan SNBP 2024 tidak dapat mengikuti SNBT 2026.
Persyaratan Peserta
Peserta harus memiliki Akun SNPMB Siswa. Registrasi Akun SNPMB Siswa dapat dilakukan di Portal SNPMB. Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK). Siswa SMA/SMK/MA atau yang sederajat pada kelas terakhir tahun 2026, atau Peserta didik Paket C tahun 2026 dengan umur maksimal 25 tahun (per 1 Juli 2026).
Siswa yang belum mempunyai ijazah harus membawa surat keterangan siswa kelas 12 sekurang-kurangnya disertai dengan:
identitas, meliputi nama, kelas, NISN dan NPSN;
pas foto terbaru (berwarna);
tanda tangan Kepala Sekolah/Madrasah; dan
stempel/cap sekolah di atas foto siswa.
Siswa lulusan SMA/SMK/MA atau yang sederajat tahun 2024 dan 2025 atau Lulusan Paket C tahun 2024 dan 2025 dengan umur maksimal 25 tahun (per 1 Juli 2026). Bagi lulusan SMA sederajat dari luar negeri harus memiliki ijazah yang sudah disetarakan. Bagi peserta yang memilih program studi bidang Seni dan/atau Olahraga wajib mengunggah portofolio. Memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses studi.
Bagi peserta berkebutuhan khusus tunanetra wajib mengunggah Surat Pernyataan Tuna Netra. Membayar biaya UTBK.
Jadwal UTBK-SNBT 2026
Registrasi Akun SNPMB Siswa: 12 Januari – 07 April 2026
Pendaftaran UTBK-SNBT: 25 Maret – 07 April 2026
Pembayaran Biaya UTBK: 25 Maret – 08 April 2026
Unduh Kartu Peserta UTBK-SNBT: 11 – 15 April 2026
Pelaksanaan UTBK: 21 – 30 April 2026
Pengumuman Hasil SNBT: 25 Mei 2026
* Unduh Sertifikat UTBK: 02 Juni – 31 Juli 2026
Seluruh kegiatan pada hari yang sudah ditentukan akan dimulai dan diakhiri pukul 15.00 WIB. Jadwal pelaksanaan proses verifikasi dokumen peserta dan/atau pendaftaran ulang di PTN dapat dilihat di laman masing-masing PTN yang dituju.
Kisi-kisi soal
Materi Tes
Tes Potensi Skolastik (TPS)
Penalaran Umum
Pengetahuan dan Pemahaman Umum
Pemahaman Bacaan dan Menulis
Pengetahuan Kuantitatif
Tes Literasi
Literasi dalam Bahasa Indonesia
Literasi dalam Bahasa Inggris
* Penalaran Matematika
Apa Saja Model Soal UTBK-SNBT 2026?
Meskipun materi soal UTBK SNBT 2026 tidak ada perubahan dari tahun sebelumnya, namun terkait model soalnya, ada sedikit perubahan, nih. Secara umum, terdapat tiga model soal yang ditampilkan dalam UTBK SNBT Tahun 2026, yaitu:
Soal pilihan ganda dengan lima pilihan jawaban (A, B, C, D, E);
Soal pilihan majemuk kompleks yang ditampilkan dalam bentuk tabel dan memuat dua pilihan jawaban; dan
* Soal melengkapi rumpang (soal isian).
Jadi, yang berbeda di tahun ini, akan ada soal isian. Tapi, kamu nggak perlu khawatir, karena meskipun namanya soal isian, bentuknya bukan esai yang harus menjabarkan rumus atau memerlukan jawaban panjang. Melainkan, hanya soal isian singkat. Peserta hanya diminta untuk memberikan jawaban secara singkat, misalnya berupa angka, kata, frasa, ataupun simbol tertentu. Soal isian ini bertujuan untuk menguji kemampuan peserta dalam mengingat dan menerapkan pengetahuan.
Kisi-Kisi Materi Tes Potensi Skolastik (TPS)
Tes Potensi Skolastik (TPS) adalah tes yang didesain untuk menguji kemampuan berpikir kamu, khususnya kemampuan untuk memahami dan bernalar. Kemampuan ini diperlukan untuk dapat berhasil dalam pendidikan formal, khususnya pendidikan tinggi. TPS ini sudah pernah diujikan di UTBK tahun-tahun sebelumnya.
Tes Potensi Skolastik UTBK terdiri dari empat subtes, yaitu Penalaran Umum, Pemahaman Bacaan dan Menulis, Pengetahuan dan Pemahaman Umum, dan Pengetahuan Kuantitatif. Mari kita bedah materi TPS UTBK 2026 secara satu per satu, ya.
- Penalaran Umum (30 soal, 30 menit)
Penalaran Umum adalah subtes yang menguji kemampuan kamu dalam memecahkan masalah baru yang belum pernah dihadapi sebelumnya, serta kemampuan bernalar secara abstrak. Subtes Penalaran Umum terdiri dari tiga komponen, yaitu Penalaran Deduktif, Penalaran Induktif, dan Penalaran Kuantitatif.
Materi Penalaran Umum yang akan diujikan di UTBK 2026 ada sebanyak 30 soal dengan waktu pengerjaan selama 30 menit. Berikut kisi-kisi, detail jumlah soal, dan waktu pengerjaan subtes Penalaran Umum:
Penalaran Induktif (Jumlah: 10 soal | Waktu pengerjaan: 10 menit)*
Penalaran induktif adalah kemampuan untuk mengamati fakta-fakta atau kejadian untuk menemukan prinsip dan aturan yang mendasarinya. Berikut kisi-kisi materi yang akan diujikan dalam Penalaran Induktif:
* Kesesuaian Pernyataan
* Sebab-akibat
- Penalaran Deduktif (Jumlah: 10 soal | Waktu pengerjaan: 10 menit)
Penalaran deduktif adalah kemampuan seseorang untuk bernalar secara logis dengan menggunakan premis-premis dan prinsip yang telah diketahui sebelumnya. Berikut kisi-kisi materi yang akan diujikan dalam Penalaran Deduktif: - Simpulan Logis
Penalaran Analitik
Penalaran Kuantitatif (Jumlah: 10 soal | Waktu pengerjaan: 10 menit)
Penalaran Kuantitatif adalah kemampuan penalaran yang menekankan pada penarikan kesimpulan berdasarkan data-data atau informasi kuantitatif. Sehingga, kamu tidak perlu menghapalkan rumus-rumus matematika yang rumit, hanya memerlukan pengetahuan matematika sederhana. Berikut kisi-kisi materi yang akan diujikan dalam Penalaran Kuantitatif:- Kuantitas
- Hubungan matematika sederhana
- Aritmatika dasar seperti penambahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian



