Strategi Pengembangan UIN Raden Intan Lampung Tahun 2026
Rapat Kerja (Raker) Pemantapan Program Kerja dan Anggaran Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) Tahun 2026 yang berlangsung pada 17–19 April 2026 menghasilkan sejumlah rumusan strategis untuk arah pengembangan institusi ke depan. Hasil raker tersebut dibacakan oleh Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Bambang Irfani, Ph.D, di hadapan Rektor, pimpinan universitas, serta seluruh peserta raker.
Beberapa isu strategis menjadi fokus dalam Raker 2026, antara lain:
- Pendirian Fakultas Kedokteran
- Pertahankan Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) Unggul
- Peningkatan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari layanan akademik dan non-akademik
- Peningkatan jumlah mahasiswa baru
Langkah Strategis Pengembangan Institusi
Dalam rangka mendukung pengembangan institusi, beberapa langkah strategis telah dirumuskan, antara lain:
- Pengembangan program inovatif pengelolaan lingkungan berbasis waste to energy sebagai bagian dari ekoteologi dan kontribusi terhadap target Indonesia bebas sampah tahun 2029.
- Penguatan pengelolaan wakaf produktif sebagai instrumen pembangunan dana abadi kampus melalui penguatan lembaga nazir dan pusat layanan wakaf berbasis filantropi Islam yang profesional.
Selain itu, raker juga merekomendasikan penambahan program studi baru yang dinilai marketable dan sesuai kebutuhan pasar, seperti:
- Tarjamah di Fakultas Adab
- Pariwisata Syariah di FEBI
- Ilmu Hukum di Fakultas Syariah
- Desain Komunikasi Visual di FDIK
- Administrasi Kesehatan di FPI
- Fisika Medis di Fakultas Sains dan Teknologi
Program pascasarjana yang direkomendasikan antara lain:
- S2 PGMI
- S2 Pendidikan IPA
- S2 Pendidikan Bahasa Inggris
- S2 Pendidikan Matematika (Fast Track)
- S3 Islamic Studies
Peningkatan Mahasiswa Baru dan Kerja Sama Nasional-Internasional
Untuk meningkatkan jumlah mahasiswa baru, raker menekankan pentingnya pembentukan dan penguatan tim Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) yang terintegrasi hingga tingkat program studi. Di sisi lain, optimalisasi kerja sama nasional dan internasional juga menjadi perhatian, termasuk melalui kegiatan akademik dan non-akademik seperti bootcamp, summer camp, dan cultural camp, serta pelaporan melalui sistem resmi kementerian.
Pembukaan Fakultas Kedokteran akan dipercepat melalui pemenuhan aspek regulasi, penguatan sumber daya manusia, penyediaan sarana prasarana, serta kemitraan dengan rumah sakit. Selain itu, penguatan digital branding fakultas dan program studi juga menjadi bagian dari rekomendasi, melalui publikasi capaian tridharma, prestasi dosen dan mahasiswa, serta inovasi institusi secara terintegrasi melalui website dan media sosial resmi.
Peningkatan Sistem Pembelajaran dan Tata Kelola
Dalam aspek tata kelola, Raker menekankan penajaman program berbasis kinerja agar setiap anggaran berdampak nyata, efektif, dan efisien. Kebijakan ini juga diarahkan pada rasionalisasi anggaran, termasuk pengurangan belanja alat tulis kantor (ATK) dan kebutuhan administrasi konvensional.
UIN Raden Intan Lampung juga didorong untuk mempersiapkan dan mengimplementasikan sistem manajemen pendidikan berbasis standar internasional, seperti ISO 21001, ISO 9001, ISO 14001, dan ISO 17025. Upaya peningkatan reputasi internasional dilakukan melalui akreditasi internasional pada klaster ACQUIN dan ASIIN, serta penguatan pengelolaan data untuk mendukung pemeringkatan global seperti QS World University Rankings, Webometrics, THE Impact Rankings, dan UI GreenMetric.
Peningkatan Kompetensi Dosen dan Tenaga Kependidikan
Pendampingan intensif akan dilakukan terhadap sejumlah program studi prioritas menuju akreditasi unggul, seperti:
- Sosiologi Agama
- Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam
- Sejarah Peradaban Islam
- S2 Manajemen Pendidikan Islam
- S3 Hukum Keluarga
- S2 Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir
Lalu, S1 Aqidah dan Filsafat Islam, Pemikiran Politik Islam, Komunikasi dan Penyiaran Islam, serta Manajemen Dakwah.
Internasionalisasi dosen didorong melalui program visiting lecturer ke universitas mitra di tingkat Asia di luar ASEAN, serta peningkatan kualitas dan kuantitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Peningkatan kompetensi dosen dan tenaga kependidikan melalui pendidikan, pelatihan, dan sertifikasi berkelanjutan juga menjadi bagian dari rumusan. Termasuk upaya meningkatkan kualitas lulusan dan keterserapan kerja alumni di dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja (DUDIKA) maupun studi lanjut.
Hasil rumusan tersebut selanjutnya diserahkan kepada Rektor Prof. H. Wan Jamaluddin Z, M.Ag., Ph.D.



