Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 16 September 2026
Trending
  • Prediksi skor Al Faisaly vs Al Ittihad di Liga Arab Saudi: Kans The Tigers taklukkan tuan rumah
  • Masih lanjut! 14 promo 9.9 kuliner favorit yang masih berlaku, ada PHD hingga HokBen
  • Pengamat ragukan kepastian Jokowi hadiri sidang Roy Suryo: Meski ada jaminan dan janji
  • 5 weton dengan jalan rezeki berliku menurut primbon Jawa, benarkah harus jatuh bangun sebelum mapan?
  • Prediksi skor Como vs RB Leipzig di Liga Champions: I Lariani siap libas tim tamu di Sinigaglia
  • 12 ramalan keuangan shio besok Jumat 11 September 2026: Karier, Bisnis, Hoki finansial
  • Diskusi “Bagi Indonesia”, keterlibatan politik etnik Tionghoa buktikan loyalitas kebangsaan
  • Opini: Menghidupkan olahraga bukan mencari kehidupan dari olahraga
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Pariwisata»Tugu Kilometer Nol Diserbu Pengunjung
Pariwisata

Tugu Kilometer Nol Diserbu Pengunjung

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover6 April 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Libur Idul Fitri 1447 Hijriah, Tugu Kilometer Nol Indonesia Jadi Tujuan Wisata Favorit

Selama libur Idul Fitri 1447 Hijriah, kawasan Tugu Kilometer Nol Indonesia di Kota Sabang menjadi salah satu destinasi utama bagi para wisatawan. Keberadaan tugu yang menjadi ikon geografis menandai titik paling barat Indonesia tersebut membuatnya ramai dikunjungi oleh berbagai rombongan wisata.

Lonjakan pengunjung terlihat jelas selama masa liburan ini. Banyak wisatawan rela menunggu cukup lama hanya untuk mengabadikan momen di depan Tugu Kilometer Nol. Kondisi serupa juga terjadi di area parkir dan jalur akses menuju lokasi. Kendaraan yang datang bersamaan menyebabkan arus lalu lintas melambat, terutama pada jam-jam sibuk.

Menurut Ketua Pokdarwis Desa Wisata Bahari Iboih, Tarmizi, lonjakan kunjungan selama libur Lebaran tahun ini sangat tinggi dibanding hari biasa. Ia menjelaskan bahwa rata-rata kunjungan berkisar antara 300 hingga 400 orang per hari. Namun, angka ini belum termasuk wisatawan yang sudah menginap di sekitar kawasan.

Mayoritas Wisatawan Berasal dari Luar Daerah

Mayoritas wisatawan yang datang ke Tugu Kilometer Nol berasal dari luar daerah. Terutama dari Sumatera Utara seperti Medan, serta beberapa wilayah lain di Aceh. Mereka umumnya datang dalam kelompok kecil maupun rombongan keluarga. Tarmizi memperkirakan bahwa lonjakan ini masih akan berlangsung hingga Minggu besok sebelum berangsur normal.

“Biasanya puncaknya sampai Sabtu, setelah itu mulai berkurang dan kembali normal,” ujarnya.

Berbeda dengan wisatawan domestik, jumlah wisatawan mancanegara selama periode ini relatif sedikit. Tingkat keramaian yang tinggi menjadi salah satu alasan. “Wisatawan luar negeri tetap ada, tapi tidak banyak,” kata Darwis. “Mereka biasanya memilih datang saat kondisi lebih sepi,” tambahnya.

Pengaturan Lalu Lintas dan Pengawasan di Area Keramaian

Untuk mengantisipasi kepadatan, pengelola kawasan bekerja sama dengan aparat TNI, Polri, dan perangkat gampong melakukan pengaturan di lapangan, terutama pada jalur kendaraan. “Kita upayakan arus tetap bergerak agar tidak terjadi kemacetan panjang, sehingga pengunjung tetap nyaman,” ujar Tarmizi.

Selain pengaturan lalu lintas, petugas juga melakukan pengawasan di area keramaian guna menjaga ketertiban. Pengunjung diimbau tetap menjaga kebersihan serta tidak merusak fasilitas yang tersedia.

Fasilitas dan Biaya Masuk

Tugu Kilometer Nol Indonesia sendiri merupakan salah satu ikon wisata utama di Sabang. Lokasinya di ujung barat Pulau Weh menjadikannya destinasi wajib bagi wisatawan yang berkunjung. Untuk masuk ke kawasan yang berada dalam wilayah Taman Wisata Alam (TWA) tersebut, pengunjung dikenakan retribusi Rp10.000 per orang pada hari biasa dan Rp15.000 saat hari libur.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Kakek-nenek Aceh terkendala di Malaysia saat pergi ke Mekkah

31 Agustus 2026

3 Rekomendasi Film Jalan-Jalan Gong Hyo Jin, Terbaru The Journey to Gyeongju

31 Agustus 2026

Jadwal dan Harga Tiket Bus AKAP Bali ke Jawa Senin (24/8), Cek Sekarang!

31 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Prediksi skor Al Faisaly vs Al Ittihad di Liga Arab Saudi: Kans The Tigers taklukkan tuan rumah

16 September 2026

Masih lanjut! 14 promo 9.9 kuliner favorit yang masih berlaku, ada PHD hingga HokBen

16 September 2026

Pengamat ragukan kepastian Jokowi hadiri sidang Roy Suryo: Meski ada jaminan dan janji

16 September 2026

5 weton dengan jalan rezeki berliku menurut primbon Jawa, benarkah harus jatuh bangun sebelum mapan?

15 September 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?