Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 27 Mei 2026
Trending
  • Andhika Ramadhani Dikabarkan ke Persik Kediri! 23 Clean Sheet dan 5.628 Menit Bermain di Persebaya Surabaya
  • Jamaah Aceh Terakhir Tiba di Mekkah, 18 Orang Gagal Berangkat
  • Ramalan Zodiak Leo dan Virgo 21 Mei 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan
  • Kehilangan Rahim Akibat Kelalaian Pejabat, Ayu Aulia Minta Dinikahi dan Menyesal Pernah Aborsi
  • Jual Bayi Kandung Rp25 Juta di Palembang, Ayah Dihukum 6 Tahun
  • Katarak Picu 80 Persen Kebutaan di Usia 50 Tahun ke Atas
  • Veda Ega Pratama Dua Kali Juara di Mugello, Tanda Bahaya bagi Lawan Moto3 Italia 2026
  • Menteri HAM Pigai Nonton Film Pesta Babi, Yusril: Pembubaran Nobar Bukan Arahan Pemerintah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Pariwisata»Tugu Kilometer Nol Diserbu Pengunjung
Pariwisata

Tugu Kilometer Nol Diserbu Pengunjung

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover6 April 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Libur Idul Fitri 1447 Hijriah, Tugu Kilometer Nol Indonesia Jadi Tujuan Wisata Favorit

Selama libur Idul Fitri 1447 Hijriah, kawasan Tugu Kilometer Nol Indonesia di Kota Sabang menjadi salah satu destinasi utama bagi para wisatawan. Keberadaan tugu yang menjadi ikon geografis menandai titik paling barat Indonesia tersebut membuatnya ramai dikunjungi oleh berbagai rombongan wisata.

Lonjakan pengunjung terlihat jelas selama masa liburan ini. Banyak wisatawan rela menunggu cukup lama hanya untuk mengabadikan momen di depan Tugu Kilometer Nol. Kondisi serupa juga terjadi di area parkir dan jalur akses menuju lokasi. Kendaraan yang datang bersamaan menyebabkan arus lalu lintas melambat, terutama pada jam-jam sibuk.

Menurut Ketua Pokdarwis Desa Wisata Bahari Iboih, Tarmizi, lonjakan kunjungan selama libur Lebaran tahun ini sangat tinggi dibanding hari biasa. Ia menjelaskan bahwa rata-rata kunjungan berkisar antara 300 hingga 400 orang per hari. Namun, angka ini belum termasuk wisatawan yang sudah menginap di sekitar kawasan.

Mayoritas Wisatawan Berasal dari Luar Daerah

Mayoritas wisatawan yang datang ke Tugu Kilometer Nol berasal dari luar daerah. Terutama dari Sumatera Utara seperti Medan, serta beberapa wilayah lain di Aceh. Mereka umumnya datang dalam kelompok kecil maupun rombongan keluarga. Tarmizi memperkirakan bahwa lonjakan ini masih akan berlangsung hingga Minggu besok sebelum berangsur normal.

“Biasanya puncaknya sampai Sabtu, setelah itu mulai berkurang dan kembali normal,” ujarnya.

Berbeda dengan wisatawan domestik, jumlah wisatawan mancanegara selama periode ini relatif sedikit. Tingkat keramaian yang tinggi menjadi salah satu alasan. “Wisatawan luar negeri tetap ada, tapi tidak banyak,” kata Darwis. “Mereka biasanya memilih datang saat kondisi lebih sepi,” tambahnya.

Pengaturan Lalu Lintas dan Pengawasan di Area Keramaian

Untuk mengantisipasi kepadatan, pengelola kawasan bekerja sama dengan aparat TNI, Polri, dan perangkat gampong melakukan pengaturan di lapangan, terutama pada jalur kendaraan. “Kita upayakan arus tetap bergerak agar tidak terjadi kemacetan panjang, sehingga pengunjung tetap nyaman,” ujar Tarmizi.

Selain pengaturan lalu lintas, petugas juga melakukan pengawasan di area keramaian guna menjaga ketertiban. Pengunjung diimbau tetap menjaga kebersihan serta tidak merusak fasilitas yang tersedia.

Fasilitas dan Biaya Masuk

Tugu Kilometer Nol Indonesia sendiri merupakan salah satu ikon wisata utama di Sabang. Lokasinya di ujung barat Pulau Weh menjadikannya destinasi wajib bagi wisatawan yang berkunjung. Untuk masuk ke kawasan yang berada dalam wilayah Taman Wisata Alam (TWA) tersebut, pengunjung dikenakan retribusi Rp10.000 per orang pada hari biasa dan Rp15.000 saat hari libur.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Jamaah Aceh Terakhir Tiba di Mekkah, 18 Orang Gagal Berangkat

26 Mei 2026

Ke Lima Tempat Wisata Favorit di Blitar yang Wajib Dikunjungi

26 Mei 2026

Kronologi Jemaah Haji Indonesia Hilang di Makkah dan Upaya Pencarian Muhammad Firdaus Ahlan

26 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Andhika Ramadhani Dikabarkan ke Persik Kediri! 23 Clean Sheet dan 5.628 Menit Bermain di Persebaya Surabaya

26 Mei 2026

Jamaah Aceh Terakhir Tiba di Mekkah, 18 Orang Gagal Berangkat

26 Mei 2026

Ramalan Zodiak Leo dan Virgo 21 Mei 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan

26 Mei 2026

Kehilangan Rahim Akibat Kelalaian Pejabat, Ayu Aulia Minta Dinikahi dan Menyesal Pernah Aborsi

26 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?