Persiapan Operasional Pemberangkatan Jemaah Haji Tahun 1447 H/2026 M
Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, menyatakan bahwa persiapan operasional pemberangkatan jemaah haji tahun 1447 H/2026 M telah mencapai progres hampir 100 persen. Meskipun terdapat konflik di kawasan Timur Tengah, proses persiapan tetap berjalan sesuai rencana.
Gus Irfan menekankan bahwa penyelenggaraan haji tahun ini harus menjadi contoh pelayanan publik yang lancar, bersih, dan bebas dari segala bentuk penyimpangan. “Persiapan operasional terus kita matangkan dan sejauh ini berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Fokus utama kami adalah memastikan keamanan dan keselamatan jemaah melalui berbagai langkah mitigasi yang komprehensif,” ujar Menhaj saat berada di Jombang, Jumat (27/3/2026).
Dalam menghadapi besarnya ekosistem keuangan haji yang mencapai angka Rp18 triliun, Menhaj menegaskan bahwa aspek akuntabilitas menjadi hal yang mutlak. Untuk menjaga transparansi dan kebersihan tata kelola dana haji, Kementerian Haji dan Umrah melibatkan unsur profesional dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan, hingga Kepolisian dalam mengawal proses pengadaan dan tata kelola anggaran.
“Dana haji yang dikelola sangat besar, maka komitmen terhadap tata kelola yang bersih adalah mutlak. Kami ingin memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan benar-benar kembali dalam bentuk layanan terbaik bagi jemaah,” tegasnya.
Langkah-langkah strategis ini merupakan bentuk implementasi langsung dari arahan Presiden RI untuk menghadirkan pelayanan haji yang transparan dan berorientasi pada kepuasan jemaah.
Jadwal Penyelenggaraan Haji 1447 H/2026 M
Kementerian Haji dan Umrah sebelumnya telah merilis jadwal dan tahapan penyelenggaraan ibadah haji 2026. Berikut rangkaian jadwal resmi tahapan keberangkatan, puncak haji, dan kepulangan jemaah Indonesia tahun 1447 H/2026 M:
- 21 April 2026 (4 Dzulqaidah 1447 H) – Jemaah haji masuk asrama haji.
- 22 April – 6 Mei 2026 (5–19 Dzulqaidah 1447 H) – Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang 1 dari Tanah Air ke Madinah.
- 1 – 15 Mei 2026 (14–28 Dzulqaidah 1447 H) – Keberangkatan Gelombang 1 dari Tanah Air ke Madinah.
- 7 – 21 Mei 2026 (21 Dzulqaidah – 4 Dzulhijjah 1447 H) – Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang 2 dari Tanah Air ke Jeddah.
- 21 Mei 2026 (4 Dzulhijjah 1447 H) – Closing date keberangkatan (pukul 24.00 WAS).
- 26 Mei 2026 (9 Dzulhijjah 1447 H) – Wukuf di Arafah.
- 27 – 29 Mei 2026 (11–13 Dzulhijjah 1447 H) – Hari Tasyrik (Nafar Awal, Nafar Tsani).
- 27 Mei 2026 (10 Dzulhijjah 1447 H) – Iduladha 1447 H.
- 1 – 15 Juni 2026 (15–29 Dzulhijjah 1447 H) – Pemulangan Jemaah Gelombang 1 ke Tanah Air.
- 7 – 30 Juni 2026 (15 Dzulhijjah 1447 H) – Pemulangan Jemaah Gelombang 2 ke Tanah Air.
- 1 Juni 2026 (15 Dzulhijjah 1447 H) – Awal kedatangan jemaah haji gelombang 1 di Tanah Air.
- 16 Juni – 1 Juli 2026 (1–16 Muharram 1448 H) – Kedatangan jemaah haji gelombang 2 di Tanah Air.



