Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, 18 Agustus 2026
Trending
  • Mentan Amran Gandeng KNPI Untuk Kawal Ketahanan Pangan
  • Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026
  • 10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman
  • 5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl
  • Kunjungan ke Pabrik Yamaha, Komunitas XMAX Bali Jelajahi Standar Produksi Global
  • Video Call dengan Bayi: Termasuk Screen Time? Ini Jawabannya
  • Penawaran Umum RANS Ditutup Besok, Jutaan Investor Antre Daftar di Bursa
  • Terdakwa Korupsi Rp 300 M Soroti Bukti Kerugian dan Validitas Audit
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Olahraga»Alasan Fandi Pilih Nonton Timnas di Luar GBK Pakai Jersey Bertanda Tangan Kluivert
Olahraga

Alasan Fandi Pilih Nonton Timnas di Luar GBK Pakai Jersey Bertanda Tangan Kluivert

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover4 April 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Antusiasme Suporter yang Tak Pernah Padam

Di tengah kekalahan Timnas Indonesia 0-1 dari Bulgaria dalam final FIFA Series 2026, antusiasme suporter tetap membara. Meski pertandingan berakhir dengan hasil yang tidak menggembirakan, atmosfer di sekitar Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) tetap penuh semangat. Di luar stadion, ribuan suporter setia terus memberikan dukungan kepada tim nasional.

Salah satu cerita menarik datang dari Fandi, warga asal Jatibening, Bekasi, yang mencuri perhatian dengan jersey putihnya yang penuh tanda tangan. Jersey ini tidak hanya memiliki tanda tangan para pemain, tetapi juga mantan pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert. Meski tiba jauh-jauh menggunakan sepeda motor sejak pukul 16.00 WIB, Fandi memilih untuk tidak masuk ke dalam stadion dan lebih memilih menonton dari luar.

Perayaan di Luar Stadion

Di Plaza Tenggara, suporter berdatangan tanpa henti. Mereka membawa atribut seperti jersey, syal, dan ikat kepala. Beberapa bahkan membawa anak-anak atau keluarga. Semua tampak sangat antusias, berlari dan berjalan cepat agar bisa masuk ke dalam stadion.

Fandi mengaku datang dari Bekasi sejak pukul 16.00 WIB. Ia mengatakan bahwa ia tahu akan ada keramaian dan parkiran yang sulit. Ia sengaja mengenakan jersey putih yang penuh tanda tangan, termasuk dari mantan pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert. Ia mendapatkan jersey ini saat pertandingan melawan Australia beberapa waktu lalu.

Alasan Memilih Menonton di Luar GBK

Meskipun bangga dengan jersey tersebut, Fandi memilih untuk tidak masuk ke dalam stadion. Bukan karena tidak memiliki tiket, tetapi karena ingin merasakan suasana dari luar stadion melalui layar besar. Ia mengatakan bahwa ia ingin tahu bagaimana vibes-nya jika menonton dari luar.

Fandi sangat optimistis bahwa Timnas Indonesia akan menang dengan skor 3-0 atas Bulgaria. Namun, prediksi ini ternyata meleset. Timnas Indonesia kalah 0-1 setelah gol penalti Marin Petkov pada menit ke-38.

Laga yang Penuh Tekanan

Pada babak pertama, Timnas Indonesia tertinggal 0-1 lewat gol penalti yang dicetak Marin Petkov. Wasit mengecek VAR atas dugaan pelanggaran Kevin Diks ke Zdravko Dimitrov, dan akhirnya menunjuk titik putih sebagai penalti.

Meskipun tertinggal, suporter tetap antusias memberikan dukungan. Di babak kedua, John Herdman melakukan beberapa perubahan strategi. Ramadhan Sananta digantikan oleh Ivar Jenner, kemudian Elkan Baggott dan Eliano Reijnders masuk menggantikan Nathan dan Ragnar.

Upaya mengejar ketertinggalan hampir membuahkan hasil pada menit ke-72. Ole Romeny hampir saja mencetak gol indah, tetapi bola membentur tiang gawang. Beckham Putra dimasukkan pada menit ke-79 untuk menggantikan Joey Pelupessy.

Di sisi pertahanan, Emil Audero melakukan penyelamatan gemilang pada menit ke-81. Ia berhasil menepis bola hasil tendangan Nikolov dari jarak dekat. Meski terus berusaha, Timnas Indonesia gagal mencetak gol penyama hingga pertandingan berakhir.

Hasil Akhir dan Penutup

Dengan hasil ini, Bulgaria berhasil mengalahkan Timnas Indonesia dengan skor 1-0 dan berhak meraih juara FIFA Series 2026. Gol penalti Marin Petkov pada menit ke-37 menjadi penentu kemenangan Bulgaria.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Sandro Tonali resmi bergabung dengan Tottenham Hotspur, jadi pemain termahal klub

11 Juli 2026

Prediksi Skor Lincoln Red Imps vs Inter Club d’Escaldes Liga Champions UEFA 8 Juli 2026

11 Juli 2026

16 Bencana Besar Piala Dunia 2026: Tiga Negara Tuan Rumah Terpuruk, Kanada dan AS Kehilangan Gaya

11 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Mentan Amran Gandeng KNPI Untuk Kawal Ketahanan Pangan

2 Agustus 2026

Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026

14 Juli 2026

10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman

11 Juli 2026

5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl

11 Juli 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?